BERMEGAH KARENA SALIB – BAGIAN II (Minggu, 14 Oktober 2012)

Image

 

Pdt. J.S Minandar

 

Yakobus 1 :1-9

PENDAHULUAN

Apapun yang dapat dicapai dalam dunia entahkah itu kedudukan, harta bahkan kekuasaan tidak bisa dijadikan kebanggan. Mengapa ? karena, segala yang didapat dari dunia seperti rumput dipadang yang berbunga dan mudah ditemukan tetapi tidak akan bertahan lama,  itu sebabnya tidak ada yang dapat dibanggakan dari dunia (Mazmur 103:15). Rasul Paulus menuliskan suratnya untuk jemaat Galatia,  Rasul Paulus menuliskan “Tetapi aku sekali-kali tidak mau bermegah (berbangga), selain dalam   salib Tuhan kita Yesus Kristus,  sebab olehnya dunia telah disalibkan bagiku dan aku bagi dunia” Galatia 6:14. Rasul Paulus tidak mau bermegah selain dalam salib Yesus sebab oleh dunia telah disalibkan dan Rasul Paulus bagi dunia. 

Sebagai orang percaya “SALIB YESUS” adalah kebanggan kita. Apa yang dimaksud “Salib” menjadi kebanggaan? Apakah dengan memakai assesories salib dikatakan berbangga? Sebenarnya kebanggan salib  bukan terlihat secara hafiah.

Ada 3 alasan mengapa bermegah karena salib :

 1.   Salib Adalah Kekuatan Allah

I Korintus 1:18“Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.”

“Pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka  yang akan binasa” Bagi kita yang diselamatkan (yaitu orang-orang yang percaya kepada Yesus) pemberitaan SALIB ialah: KEKUATAN ALLAH.

Salib adalah bukti kemenangan atas maut dan dosa. Salib menjadi KEBANGGAN kita, sebagai orang-orang yang diselamatkan artinya satu-satunya yang bisa memindahkan manusia dari maut (neraka) kepada hidup (sorga), ialah “SALIB YESUS!”

Yohanes 5:24- “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataanKu dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunya hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.”

 Image

2. Salib Bukti Kita Pengikut Yesus

Orang percaya yang belum bangga dengan salib Yesus, ia bukan pengikut Yesus yang sejati oleh sebab itu kita harus bangga akan salib Yesus. Matius 16:24- “ Lalu Yesus berkata kepada murid-muridNya: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku”.  artinya, sebagai orang percaya kemananpun harus memikul salib karena dengan memikul salib itu membuktikan bahwa ia menyangkal dirinya. Jadi bagaimana dengan orang-orang yang tidak mau memikul salib? Lukas 14:27– “Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku”.

Apakah yang dimaksud dengan menyangkal diri dan memikul salib? Apakah menyangkal diri sama halnya dengan tidak mengakui diri lagi, berpura-pura hilang ingatan dan tidak mengenal diri? sedangkan memikul salib artinya membuat salib secara fisik lalu membawa salib itu kemanapun pergi? Itu salah besar !!

Memikul salib tidak dapat diartikan secara harafiah, bahkan ada yang berpikir bahwa orang yang mengiring Yesus seperti memiliki “Lampu Ajaib”. Dimana ketika tuanya ingin sesuatu tinggal mengosok lampu ajaib itu, ucapkan perintah dan terkabulkan. Sama halnya dengan  beberapa orang percaya yang hanya meminta terus menerus. Cukup mengosok lampu ajaib maka semua yang diinginkan terjadi dan ketika permintaan tidak dikabulkan maka akan mengancam. Menjadi orang kristen bukan hanya menerima berkat terus menerus tetapi harus  memikul salib. Mungkinkah ini artinya, untuk jadi orang percaya harus selalu menderita? Seperti Yesus waktu mendekati penyaliban. Dipukuli, dihina bahkan  melewati Via Dolorosa (jalan sengsara)?  Tentu tidak selamanya ada penderitaan karena sampai saat ini ada begitu banyak pertolongan Tuhan, berkat-berkat, kesembuhan bahkan mujizat yang nyata dialami orang percaya.  Inti kekristenan  bukan hanya materi sebab ada tujuan lain yang tidak bernilai fana tetapi kekal yaitu, Keselamatan.

Jadi praktek  menyangkal diri dan memikul salip itu seperti apa? Galatia 5:24- “Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan  keinginannya.

Manyalibkan daging

Apa sajakah keinginan daging tesebut? Galatia 5:19-21, Yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah,kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu–seperti yang telah kubuat dahulu–bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.”  

Rasul Paulus terus ingatkan 15 hal perbuatan daging agar jemaat Galatia sadar dan bertobat sehingga mendapat bagian hidup kekal. Menaklukkan kedaginggan sama halnya dengan bangga akan salib.

3. Hidup Yang Disalibkan

Roma 6:6 “Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalib-kan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita meng-hambakan diri lagi kepada dosa.” Kematian manusia lama akan menghilangkan kuasa dosa yang ada pada diri setiap orang. Roma 6:6  “karena kita tahu,…” artinya: saat percaya Yesus, hidup lama sudah dimatikan  sebab kematian Yesus telah membuat manusia lama kita mati.

Kesaksian : seorang diaken bertempat tinggal kota malang akan pergi pelayanan kekota lain dengan menggunakan Bus.  Beberapa menit di terminal Bus akhirnya seorang kondektur datang membawa tiket sekaligus uang kembali dari diaken tersebut. 10 menit kemudian diaket itu menghitung uang kembalinya dan ternyata uang kembali tersebut lebih Rp.1000,- . diaken ini berpikir hanya masalah biasa, menurutnya kelebihan uang tersebut hanyalah  jumlah kecil dan tidak akan pengaruh apa-apa jika tidak dikembalikan. Tetapi Roh Kudus berbicara didalam hatinya agar segera mengembalikan uang tersebut. awalnya diaken itu menolak suara itu namun Roh Kudus terus berbicara didalam hatinya untuk segera mengembalikan uang 1000 itu. Beberapa jam kemudian, sampailah diaken itu ditempat tujuan dan kondektur tersebut berdiri dipintu bus dan akhirnya diakenpun turun serta melewati kondektur tersebut seraya berkata “Ini uang kembalian yang lebih”. Kondektur itupun menahan diaken itu dan berkata “saya tahu siapa anda karena saya berjemaat di tempat Anda. Saya pindahan dari kota lain dan mencari gereja yang pas untuk saya bertumbuh. Sekarang saya yakin kemana saya akan pergi”.

Diaken itupun terdiam dan beberapa saat kemudian diaken itu berjalan mengarah tiang listrik, dia bersandar dan berkata “ hampir saja saya menjual namaMu dengan uang 1000,-“  Ternyata kondektur tersebut adalah anak Tuhan dan ia dapat melihat bagaimana cara hidup orang benar yang jujur serta  hidup yang lama sudah disalibkan akan membawa kemuliaan bagi Tuhan.

Banggalah dengan salib Yesus sebab salib adalah kekuatan Allah, salib melayakkan kita menjadi pengikut Yesus serta menjadi kristen sejati yang menyangkal diri dan memikul salib. Menyalibkan semua kedagingan.­_

 

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s