SUMBER PENCOBAAN ( Minggu, 11 November 2012 )

Image

Pdt. J.S Minandar

YAKOBUS 1:13-15

PENDAHULUAN

Dalam Mahkota Kehidupan, diterima  bukan hasil perjuangan atau usaha dan kebaikan kita. Melainkan hasil perjuangan Yesus Kristus di atas  kayu disalib, sehingga kita yang tadinya dinaungi  kematian beroleh kehidupan dan berada pada naungan keselamatan, Yohanes 3:16; 5:24. Setelah menerima mahkota kehidupan , kita tidak langsung meninggal seperti penjahat yang disalibkam di samping Yesus. Kita memiliki kesempatan hidup dan tentu akan ada banyak tantangan untuk mempertahankan jaminan atau mahkota kehidupan.

TANTANGAN

Tantangan dalam mempertahankan Mahkota Kehidupan adalah “pencobaan”, Yakobus 1:12. 

v Bila tahan uji  hadapi pencobaan,terima Mahkota Kehidupan.

v Bila tidak tahan uji  hadapi pencobaan, kehilangan Mahkota Kehidupan.

ALAT UJI

Alat uji kekuatan pengikut Yesus dalam mempertahankan Mahkota Kehidupan ialah “pencobaan.  Alat uji berfungsi untuk melihat kekuatan seorang anak Tuhan dalam pengiringan akan Tuhan.  Walaupun pencobaan alat uji Yakobus mengingatkan bahwa   pencobaan bukan berasal dari Tuhan, Yakobus 1:13- “Allah tidak dapat dicobai oleh yg jahat,  dan Allah tidak mencobai siapa pun.”  Apabila pencobaan alat uji dari manakah asal pencobaan

 SUMBER PENCOBAAN

Ada 2 sumber pencobaan :

 1.   Sumber pencobaan berasal iblis

Yang sifat pencobaan jahat dan jelek serta memiliki tujuan untuk mencuri, membunuh dan membinasakan. Yohanes 10:10a, “Pencuri (Iblis)  datang  hanya untuk mencuri dan membunuh   dan membinasakan…”. Ada Bentuk pencobaan yang Iblis gunakan untuk  mencobai orang percaya:

  • Jasmani (menyerang hal jasmani)
  • Jiwani ( menyerang perasaan,emosi dan keinginan)
  • Rohani  (iman)

Contoh Ayub Dicobai Dari Sisi Jasmani Ayub 1:11- “Tetapi ulurkanlah tanganMu dan jamahlah segala yang dipunyainya, ia pasti mengutuki Engkau di hadapanMu.”  Iblis yakin, kalau materi Ayub diserang Ayub akan mengutuki Allah.  Iblis minta ijin kepada Allah untuk menyerang kekayaan Ayub. Mengapa Iblis harus minta ijin Allah? Karena Iblis tidak dapat menyentuh orang percaya dengan pencobaan, tanpa seijin Allah. Ayub 1:13-19. Kekayaan Ayub habis dalam satu hari dan 10 anak Ayub mati bersamaan dalam sebuah tragedi.

Dan iblis mau mencobai Ayub di stadium kedua  Dari Sisi Jiwani sebab pencobaan Iblis terhadap kekayaan Ayub, tidak membuat Ayub goyah. Itulah mengapa Ayub 2:2,3 – Allah bertanya kepada Iblis dan membanggakan Ayub karena keberhasilan Ayub. Iblispun menjawab di Ayub 2:4-6 “Tuhan ijinkan Iblis mencobai jiwa Ayub” Penyakit yang Ayub derita membuat jiwa Ayub terguncang dan   Ayub 2:9 isteri Ayub tidak mendukung Ayub, malah anjurkan agar Ayub cepat mati. Ayub 2:11 Elifas, Bildad dan Zofar (sahabat Ayub) mempersalahkan Ayub.

 Dan stadium terakhir yaitu, pencobaan Terhadap Roh Ayub tidak ada catatan yang  menjelaskan Iblis mencobai roh Ayub.  Mengapa ? Ayub 1:8; 2:3 Berulangkali Allah membanggakan Ayub di hadapan Iblis bahwa Ayub, orang yang: saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.”  Karena Ayub “saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan”  Sebab itu Iblis tidak bisa mencobai roh Ayub.

Kesimpulan

Iblis tidak dapat menyerang roh kita,  kalau kita tidak membuka hati (memberi) kesempatan kepada Iblis. Kalau begitu, apa Iblis tidak dapat menyerang roh orang-orang percaya?  Tentu saja bisa!

2.   Keinginan Diri Sendiri

Yakobus 1:14  “Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.” Orang yang membuka hati bagi Iblis, sehingga Iblis mencobai roh orang tersebut. Contoh D A U D

 I Tawarikh 21:1 “Iblis bangkit melawan orang Israel dan  ia (Iblis) membujuk Daud untuk menghitung orang Israel. Yang membujuk Daud untuk menghitung bangsa Israel adalah Iblis. Bandingkan dengan 2 Samuel 24:1. “Bangkitlah pula murka Tuhan terhadap orang Israel; Ia (Tuhan) menghasut Daud melawan mereka, firmanNya: “Pergilah, hitunglah orang Israel dan orang Yehuda.”  Orang mengira ayat ini bertentangan satu dan lainnya. Apakah memang demikian?  Sama sekali tidak . DAUD MEMBUKA HATI BAGI IBLIS (Iblis tidak bisa mencobai roh kita kalau kita tidak membuka hati kepada Iblis). Iblis bisa mencobai jasmani dan jiwani Ayub atas seijin Allah. Tapi Iblis tidak bisa mencobai roh Ayub, karena Ayub tidak memberi kesempatan kepada Iblis untuk masuk di hati Ayub. “Berbeda Dengan Daud” Setelah Daud sukses menjadi raja dan membuat Israel menjadi besar. I Tawarikh 21:1, Iblis menggelitik hati Daud untuk jadi sombong. Sebab di bawah pimpinan Daud Israel jadi hebat, negaranya diperluas, rakyatnya kaya, tentaranya banyak.  Ternyata Daud tergoda oleh Iblis, dan mengikuti bujukan Iblis. Sehingga,  2 Samuel 24:1  Bangkit murka Tuhan kepada Daud, karena Daud telah membuka hati kepada Iblis, yang membuat Daud  jadi sombong dengan menghitung tentara Israel. Seba itu Amsal 4:23 menuliskan “Jaga hati dengan segala kewasapadaan” dan Efesus 4:27 “Jangan beri kesempatan kepada Iblis”Karena Daud memberi kesempatan bagi Iblis, sehingga Iblis berhasil membuat Daud jadi sombong, maka Tuhan murka kepada Daud, sehingga Daud harus menelan hasil kesombangannya. Daud harus memilih 1 dari 3 pilihan yang sangat menyakitkan. Yaitu, Tawarikh 21:11-12

  • Tiga tahun kelaparan di seluruh Israel
  • Tiga bulan dikejar-kejar dengan pedang oleh musuh.
  • Tiga hari Israel dilanda sampar (epidemi – wabah penyakit).

dan Daud memilih yang ke 3 (tiga hari dilanda penyakit sampar). Akibatnya 70.000 orang Israel mati. Daud Berpihak Kepada Tuhan dan memilih jatuh ke tangan Tuhan dari pada tangan manusia. Ketika Daud alami pencobaan akibat keinginan diri sendiri, Daud tidak mau lari kepada manusia tetapi lari kepada Tuhan,

I Tawarikh 21:13,14.  Setiap serangan Iblis (jasmani, jiwani    dan rohani), mengharuskan kita untuk mengambil keputusan (memilih).

DUA PILIHAN

Setiap pencobaan memberikan 2 pilihan :

  • Berpihak kepada Tuhan
  • Melawan Tuhan.

Lukas 22:42-46  Yesus berpihak kepada Bapa ketika iblis dating mengganguNya sehingga Yesus berkata “kiranya cawan ini lalu dari pada ku tapi bukan kehendakku yang jadi”  sedangkan Yohanes 13:26,27, Yudas memilih berpihak kepada Iblis, sehingga Iblis merasuk Yudas à binasa karena Yudas membuka hati.

Allah menjaga kita seperti halnya Ayub, dimana Ayub dapat bertahan dan tidak membuka cela. Jagalah hati kita dengan segala kewaspadaan. Jangan perna membuka cela karena iblis bisa masuk dan menghancurkan kita._

 

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s