ALLAH MENGHAKIMI ORANG YANG HIDUP DAN YANG MATI (Minggu, 18 Agustus 2013)

Image

Pdt. Gideon Santoso

1 P E T R U S  4 : 5 – 6

Penghakiman terjadi bukan hanya saat kedatangan Yesus yang ke dua kali, tetapi penghakiman juga dapat kita alami semasa kita di Dunia. Yesus adalah hakim bagi orang yang hidup dan mati. Hal ini menunjukkan bahwa Yesus tidak hanya menuntut penghakiman bagi orang yang mati saja ; tetapi juga kepada kehidupan seseorang selagi masih hidup.

Ada 2 hukum yang berlaku:

  •  Hukum selama kita masih hidup
  •  Hukum setelah kita mati.

 HUKUM SELAMA KITA MASIH HIDUP

 Hukum ini berlaku semasa kita hidup didalam Dunia.

  1. HUKUM NEGARA

Di dalam Dunia ada aturan-aturan yang berlaku. Berfungsi mengatu setiap manusia untuk disiplin dan peraturan Dunia harus di taatai sesuai hokum yang berlaku di Negara tersebut. Ada 2 hukum Negara :

     – Peraturan pemerintah

– Undang-undang Negara

Pelanggaran terhadap peraturan dan undang-undang negara akan mendapat hukuman. Hukuman ini bukan semata-mata karena hukum/sangsi negara saja; tetapi juga merupakan bentuk hukuman Allah melalui pemerintah Roma 13 : 1–7. Kitab injil Matius 22 : 19–22 menerangkan bahwa Yesus mengajarkan bahwa ada hukum Allah di dunia ini melalui pemerintah dan Matius 17:24–27 : Yesus mentaati peraturan meski di dalamnya ada ketidakadilan.

     2 . HUKUM TABUR TUAI

Dunia mengenalnya sebagai  hukum karma. Galatia 6 : 7 – 8 : bagi orang percaya hukum tabur tuai. Apa yang terjadi dalam kehidupan manusia dapat di tentukan dari apa yang ia tabur ; yang jahat atau yang baik. Galatia 6 : 10 = selama masih ada kesempatan taburlah yang baik. Hukum tabur tuai ini dapat di nikmati di dunia dan akhirat.

BAGAIMANA KALAU YANG MENABUR KEBAIKAN ITU BUKAN ORANG YANG PERCAYA YESUS ?

Mereka akan menuai kebaikan selagi mereka masih hidup ; tetapi tidak setelah ia mati. Karena perbuatan baik tidak dapat membawa seseorang masuk sorga ; tetapi karena iman kepada Yesus. Jika mereka bertobat dan percaya Yesus ; perbuatan baiknya diperhitungkan setelah ia mati.

 BAGAIMANA JIKA ANAK TUHAN MENABUR YANG JAHAT ?

Jika ia menyadari dan minta ampun ia akan diampuni sebab apa yang ia tabur tetap akan ia tuai selagi masih hidup didunia ini. Tetapi, jika ia tetap dalam perbuatannya, Wahyu 22 : 15 dapat di golongkan seperti anjing. 2 Petrus 2 : 20 , 21  menuliskan bahwa orang tersebut kembali pada hidup yang lama, binasa !

HUKUM SETELAH KEMATIAN

Wahyu 20 : 11 – 15 “Manusia di hadapkan pada tahta putih” DihadapanNya langit dan bumi lenyap ; tidak ada satupun manusia yang dapat menghindar.  Hanya ada 2 tempat sorga atau neraka. Dan ayat 12, Semua lapisan manusia menghadap tahta Allah. Kitab-kitab dibuka yang merupakan catatan hidup manusia selagi hidup di bumi. Matius 12 : 36,37 : Perbuatan kita. Wahyu 2 : 23 ; Batin/pikiran dan kiprah kita. Meski sudah pasti masuk neraka mereka tetap harus dihakimi agar tidak berdalih. Ayat 14, Lautan api bagi orang diluar Yesus disebut sebagai kematian kedua; kematian pertama adalah kematian tubuh selagi di dunia. Ayat 15, Orang percaya tidak  ada dalam penghakiman ini sebab nama – nama orang percaya dicatat dalam buku kehidupan.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s