PEMURIDAN – DISCIPLESHIP (Minggu, 18 Agustus 2013 )

Image

Pdt. Kong Hani Paulus

Tema khotbah akan membahas soal perjalanan rohani para pengikut Yesus, dimana kita bukan hanya menjadi orang percaya, tetapi juga harus bertumbuh terus sebagai murid Kristus.  Untuk hal tersebut kita membutuhkan langkah-langkah dan tujuan yang pasti untuk mencapainya. Jika tidak, kita hanya akan berputar-putar seperti bangsa Israel ketika berada di padang gurun. Biarlah kita mengerti apakah pemuridan itu dan memiliki tujuan yang jelas.  Sebuah ungkapan menuliskan seperti ini :

The life you have, is the life you build.             

The life you build, is the life you have.

Ungkapan ini menjelaskan bahwa kehidupan kita hari ini  adalah hasil dari masa lalu yang telah kita bangun, dan apa yang kita bangun saat ini akan kita dapatkan di masa depan. Betapa pentingnya sebuah tujuan dalam kehidupan kita karena tujuan akan sangat membantu kita dalam bertindak hari ini. Apakah ada peningkatan atau sebaliknya. Jangan lagi kita mempersalahkan orang lain karena apa yang kita dapatkan sekarang adalah hasil dari apa yang kita sudah bangun di masa lalu.

KEKRISTENAN SEPERTI APA YANG TUHAN INGINKAN ???

Seorang penulis yaitu, Michael Horton, menulis sebuah buku dengan judul “KEKRISTENAN TANPA YESUS”. Buku ini  menjelaskan bagaimana kekristenan tetapi tanpa Yesus didalamnya. Kekristenan tanpa Yesus akan terasa sia-sia. Bagaimana dengan kekristenan kita?? Setiap minggu kita datang beribadah bahkan kitapun mengikuti jam-jam ibadah lainnya, tetapi apakah kita mengalami Kristus didalamnya??? Banyak orang menyimpulkan bahwa kekristenan hanya ketika seseorang terlibat di dalam pelayanan Gereja. Apakah kekristenan hanya sekedar sebuah pelayanan / melayani didalam gereja ? Kekristenan sejati tidak hanya sekedar hadir dalam ibadah dan sibuk dalam pelayanan digereja tetapi juga harus berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.

BARNA RESEARCH (Sample Nasional, USA 1997) melakukan penelitian terhadap masyarakat Amerika dan mereka mendapat beberapa kesimpulan antara lain orang-orang Kristen dan non Kristen memiliki banyak Sikap, Opini, dan Nilai-nilai yang sama atau Sangat Mirip dengan non Kristen, bahkan bertingkah Laku Nyaris Sama.  Gereja mengalami kegagalan besar jika Gereja hanya mengumpulkan jemaat untuk beribadah, tetapi tidak membuat mereka menjadi murid yang terus menerus bertumbuh.

INDIKATOR KEBERHASILAN GEREJA

Salah satu indicator keberhasilan gereja adalah Gereja dapat membangun jemaat yang beribadah tidak hanya pada hari Minggu saja, tetapi setiap hari dalam seminggu – tidak hanya diruang kebaktian saja, tetapi dimanapun mereka beradaUntuk dapat memenuhi salah satu standar ini, orang-orang  percaya butuh pemuridan.

PENTINGNYA PEMURIDAN

Matius 28:19,20  Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”

MURID & GURU

  • STUDENT : STUDY – BELAJAR

Seorang murid sekolah tugas utamanya adalah belajar dan belajar. Seharusnya hal inipun berlaku bagi kekristenan.  Ketika kita mengetahui bahwa kita adalah Murid sudah seharusnya tugas utama kita adalah belajar dan belajar.  Belajar dari keadaan orang lain, kita juga belajar dari seorang mentor / pembimbing,  belajar dari seorang gembala dalam mengerti Firman Tuhan.

  • DISCIPLE : DISIPLIN

Seorang murid juga harus memiliki disiplin agar hasil yang diinginkan dapat tercapai.  Melalui Disiplin seorang murid dilatih dalam hal pembentukan karakter yang tidak mudah menyerah dalam proses belajar.

  • TRAINING – GURU / RABI

Dari kedua kata diatas kita akan menemukan sebuag kata lagi yaitu “Training”.  Seorang murid perlu mendapat pelatihan agar semua yang dipelajarinya dapat dilakukan sampai memiliki hasil yang memuaskan.  Dan hasil akhir seorang murid paling tidak menjadi sama seperti gurunya. Guru kita adalah Yesus dan tentu kita sebagai muridNya akan menjadi murid Kristus Sang Guru.

KEMAH (Keluarga Mahanaim)

Gereja memiliki sebuah wadah yang bernama KeMah dimana seluruh jemaat dapat mengalami pemuridan dalam semangat kekeluargaan dimana KK/Kati mendapat bimbingan dari Fasilitator, dan anggota dibimbing oleh KK / Kati

INDIKATOR KEBERHASILAN GEREJA

Beberapa indicator lain dari keberhasilan gereja antara lain :

  • Sebuah tindakkan yang berkelanjutan oleh jemaat untuk menemukan pemahaman baru tentang iman mereka dan mengonversi informasi tersebut kedalam penerapan pribadi.
  • Hati yang sensitif terhadap dosa dan terluka setiap kali mereka melakukan sesuatu yang melukai Allah.
  • Mereka bersedia melayani orang-orang yang dengan sukacita  membagi sumberdaya mereka – waktu, uang, keterampilan, informasi, hubungan, harta benda – kepada orang-orang yang membutuhkan, khususnya mereka yang berbagi kasih Kristus dan komitment terhadap umatNya.
  • Suatu komitmen yang dalam untuk membangun suatu komunitas yang mengubah hidup dan bertahan lama diantara orang-orang yang mengakui bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan Juruselamat mereka.

Jadilah seorang murid yang sejati; jadilah murid Kristus._

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s