ANUGERAH TUHAN (Minggu, 15 September 2013)

Sdr. Simon Petra Sitinjak

1 KORINTUS 1 :1 – 9

Image

 

PENDAHULUAN 

Surat Korintus menuliskan bagaimana Rasul Paulus menyadari bahwa panggilannya untuk  menjadi  Rasul dan panggilan jemaat menjadi pengikut Yesus adalah anugerah yang diberikan Tuhan. Paulus menjelaskan kepada jemaat, bahwa mereka adalah orang-orang yang diangkat Tuhan dari gelap kepada terang yang ajaib. Oleh karena itu, kehidupan para pengikut Yesus wajib hidup seperti Yesus. Tentu ada banyak tuntutan yang harus kita lakukan. Apa saja kewajibannya?

GEREJA ATAU PENGIKUT KRISTUS

Sebagai pengikut Kristus, kita dituntut untuk menjadi teladan. Baik melalui pemberitaan firman, ucapan, prilaku bahkan seluruh aspek hidup kita. Karena kita adalah kunci untuk membuka keselamatan atau neraka. Mengapa? Karena kita telah diselamatkan dan wajib hidup seperti Kristus hidup sehingga kita dapat menyelamatkan orang lain melalui cara hidup yang berkenan kepada Tuhan dan manusia.

Contoh:

DAUD – MAZMUR 40 : 6 – 11, ayat ini menuliskan tentang perkataan Daud dalam doa dan syukurnya kepada Tuhan. Daud sadari bahwa kedudukannya sebagai raja, kemenangan yang ia terima dalam kehidupannya adalah karena panggilan dan Anugerah Tuhan. Sebagai pengikut Yesus, hendaklah kehidupan kita limpah dengan ucapan syukur oleh karena kebaikan Tuhan.  Ucapan syukur tidak cukup menjadi bukti bahwa kita mengasihi Tuhan.

APA YANG HARUS KITA LAKUKAN SEBAGAI ORANG PERCAYA ?

Oleh anugerah dan kebaikan Tuhan, Daud memutuskan untuk setia dan menyerahkan hidupnya pada Tuhan. Maka yang harus kita lakukan adalah :

1. Jaga Komitmen.

Menjaga komitmen sangat penting. Cara untuk menjaga komitmen menurut Mazmur 40 :

  • Ayat 7 – Memberikan seluruh kehidupan kepada Tuhan

“…Engkau telah membuka telingaku..” Terjemahan lain menuliskan bahwa “Tuhan telah meninidik telingaku”. Pada zaman bangsa Israel, seorang budak yang akan dibebaskan dari perbudakan tetapi ia katakan bahwa ia cinta kepada tuannya, maka haruslah tuannya menusuk (menindik) telinganya dan budak tersebut bekerja seumur hidup kepada tuannya, Keluaran 21:1-6. Jadi, Daud memberikan seluruh kehidupannya kepada Tuhan sebagai bukti cintanya kepada Tuhan.

  • Ayat 13,18 – Tetap Kuat

Mengapa kita perlu tetap kuat? Karena kita hidup ditengah kegentaran dunia dan kita hidup ditengah ketakutan. Dalam Mazmur 40:13,18 menuliskan ketakutan, kegentaran, kemiskinan Daud. Tetapi Daud tetap berdaya tahan, tetap percaya kepada Tuhan.

  • Ayat 6c, 10,1– Hidup dalam kebenaran Firman

Sekalipun Daud dalam keadaan yang mendesak, Daud tetap hidup dalam kebenaran firman Tuhan, yaitu dengan memberitakan dan mengatakan Firman, menyampaikan kebenaran, melakukan firman Allah dan ia melayani. Seharusnya ini menjadi komitmen pengikut Kristus.

2.  Menjaga Motivasi pelayanan atau Sikap hati kita

Zaman sekarang ada begitu banyak kesempatan untuk dapat terlibat dalam pelayanan.  Contohnya, cara hidup kita yang takut Tuhan, talenta, tenaga, kepandaian, ilmu, harta yang kita miliki. Semua dapat digunakan untuk melayani. Dalam Filipi 1:15 – 18, lebih menekankan dalam hal pelayanan pemberitaan Injil. Kerinduan untuk melayani khusunya untuk memberitakan injil adalah hal yang sangat baik. Tetapi, apakah tujuan dan motivasi dalam pelayanan pemberitaan injil itu? Paulus menuliskan kepada jemaat di Filipi bahwa ada orang yang memberitakan dengan maksud yang baik dan ada juga dengan maksud dengki. Jadi motivasi sangatlah penting untuk segala jenis pelayanan, dengan maksud apa kita melayani Tuhan akan menentukan hasil yang kita terima. Hendaklah pelayanan kita dilakukan dengan kasih bukan untuk kepentingan pribadi tetapi untuk kemuliaan Tuhan.  Dengan demikian, kita harus menjaga motivasi hati.

DIDASARI DENGAN MOTIVASI YANG BENAR

Tuhan kita bukan Tuhan yang matre (MATERIALISTIS),yang hanya memandang angka-angka, harta dan lain-lain. Tetapi Tuhan kita adalah Tuhan yang melihat sikap hati (motivasi) kita, apa kita melakukan dengan kasih atau dengan kesombongan. Segala pelayanan kita akan diuji. 1 Korintus 3 : 10-14, Kita adalah Ahli-ahli tukang bangunan yang dipercayakan,ditugaskan untuk membangun suatu bangunan. Kualitas apa yang kita gunakan? Apa yang harus kita lakukan sebagai orang percaya? Yang dilakukan adalah jangan lupa Allah dan karya tangannya. Ulangan 6 :12, Ulangan 4 : 9 .

KEADAAN ORANG YANG MELUPAKAN TUHAN

  • Ayub 8 : 11-13, Demikianlah pengalaman semua orang yang melupakan Allah.
  • Yesaya 17 : 10-11, akan segera lenyap pada hari kesakitan dan hari penderitaan  yang sangat payah.

 Seseorang yang melupakan Tuhan, hidupnya tidak akan berhasil. Sekalipun ia berusaha sebaik mungkin, semua akan lenyap pada hari kesakitan dan penderitaan. Akibat meninggalkan Tuhan : Tidak akan berhasil, Tidak tahan menderita, Alami kesusahan, Hilang harapan, Kerugian. Sebab itu sadarilah bahwa hidup ini adalah Anugerah Tuhan. Sebagai orang percaya, tetaplah jaga komitmen. Jaga motivasi kita. Jaga iman kita, jangan lupakan Tuhan Allahmu dan segala kebaikkanNya. Tuhan Yesus memberkati_

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s