BERSABAR SEBAB KEDATANGAN YESUS KEDUA KALI, SUDAH DEKAT (Minggu, 22 September 2013)

Image

Pdt. J.S Minandar

Yakobus 5:8

“Kamu juga harus bersabar dan meneguhkan hatimu, karena kedatangan Tuhan sudah dekat”

 

PENDAHULUAN

Puji Tuhan, pada hari ini kembali kita membahas lanjutan seri kitab Yakobus. Minggu yang lalu, khususnya dalam Yakobus 5:7a, kita membahas tentang kesabaran (daya tahan) hingga Yesus datang kedua kali. Sekarang kita angkat tema tersebut sehubungan dengan kesusahan yang terjadi di akhir zaman.

Sekarang keadaan Dunia semakin jahat dan penuh dengan tantangan. Sebuah surat kabar menuliskan, oleh karena keadaan dunia yang semakin merosot, tingkat bunuh diri sejak tahun 2008 semakin meningkat. Salah satu factor yang mendukung tingginya tingkat bunuh diri adalah kurang tersedianya lapangan pekerjaan. Namun, Alkitab telah menuliskan  bukan hanya tingkat bunuh diri yang meningkat tetapi sebelum menjelang kedatangan Yesus, akan ada arus pemurtadan yang luar biasa dan mengakibatkan naiknya tingkat kemurtadan. Sehubungan dengan meningkatnya kemurtadan, maka kita harus memiliki kesabaran sampai kedatangan Tuhan agar kita tidak terpengaruh.

 

PEMURTADAN

II Tesalonika 2:3, Paulus jelaskan, sebelum Yesus datang kedua kali, akan muncul seorang “murtad”, dan salah satu tanda dengan munculnya Antikris. Apa sebenarnya murtad?

Defenisi Murtad

Setiap orang percaya memiliki tingkat kerohanian yang berbeda. Ada tingkat kanak-anak yang  mudah kecewa, tetapi stadium kekecewa dapat dipulihkan. Sedangkan seseorang yang sudah mencapai tingkat stadium murtad, tidak dapat dipulihkan kembali dan tidak mungkin bertobat. Seseorang yang murtad, adalah  mereka yang pada awalnya adalah :

  •  Pengikut Yesus yang setia
  • Giat melayani Yesus
  • Membela Nama Yesus

Tetapi pada akhirnya, tidak setia, menolak, dan melakukan perlawanan terhadap Yesus. Kemurtadan  tidak menutup kemungkinan akan terjadi kepada kita jika kita tidak berdaya tahan.

 

TENTANG MURTAD

I Yohanes 2:18 “Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir.”

Perhatikan Rasul Yohanes menjelaskan sebelum Yesus datang kedua kali, akan datang seorang “Tokoh Antikristus”, (Pemimpin dunia yang menjadi pelawan Yesus dan pengikut-Nya). Dan sekarang telah bangkit “Banyak Antikristus”. Siapakah yang dimaksud “Banyak Antikristus”..??  Yaitu mereka yang pada awalnya adalah pengikut Yesus, tetapi mereka tidak memiliki daya tahan dan mereka tidak bersungguh-sunggguh dalam mengiring Tuhan sehingga mereka mudah terseret dan menyangkal Yesus. Itu sebabnya tokoh Antikristus dan para pengikut Antikristus, banyak di antara mereka pada awalnya adalah pengikut Yesus kemudian meninggalkan Yesus, I Yohanes 2:19. Peristiwa kemurtadan terjadi sebelum pemerintahan Antikristus. Zaman sekarangpun sudah banyak kita temui orang-orang yang menyangkal nama Yesus.

 

SEBELUM ANTIKRISTUS MEMERINTAH

Wahyu 8:10,11, menjelaskan bahwa tokoh Antikristus tersebut, bukan hanya sebagai pengikut Yesus yang biasa-biasa, tetapi seorang hamba Tuhan besar. Firman Tuhan menggambarkannya dengan “bintang” yang nyalanya seperti obor. Artinya, ia adalah seorang pelayan Tuhan yaitu hamba Tuhan  yang memiliki berpengaruh besar bagi jemaat Tuhan tetapi hamba Tuhan tersebut tidak memiliki daya tahan sehingga jatuh dan menjadi pelawan Yesus. Dialah yang menjadi Tokoh Antikristus yang berpengaruh sangat hebat terhadap jemaat (pengikut Yesus). Wahyu 13 menjelaskan, Antikristus akan memerintah selama 3,5 tahun di bumi dan ia akan memerangi para pengikut Yesus. Dengan cara :

Wahyu 13:4 –      Harus menyembah Iblis – Yang pertama dilakukan adalah mengharuskan seluruh manusia untuk menyembah iblis.

Wahyu 13:5 –      Memaksa pengikut Yesus untuk menghujat dan Allah dan Yesus

Wahyu 13:7 –      Memerangi para pengikut Yesus, dengan :

  • Tidak bisa bertransaksi (Wahyu 13:16,17) – orang yang tidak memakai tanda Antikris tidak dapat berbelanja seperti pada umumnya. Mereka terbatas, bahkan tidak bisa sama sekali bertransaksi.
  • Penyiksaan fisik (Matius 24:21)
  • Roh Kepahitan (Wahyu 8:10,11)

Bintang itu (Antikristus), menimpa sepertiga sungai dan mata-mata air. Apa arti “sungai”  dan “mata air?” perhatikan Yohanes 7:37,38 yang menggambarkan Yesus sebagai air kehidupan dan orang percaya datang kepada Yesus serta meminum air kehidupan tersebut. Tetapi, ketika mereka melihat Hamba Tuhan yang meninggalkan Tuhan, mereka yang tidak sungguh-sungguh akan mudah terpengaruhi dan menjadi pahit hati sehingga mereka akan mudah meninggalkan Tuhan. Kehidupan mereka bukan lagi membawa air kehidupan, tetapi air yang membawa kematian. Roh Kepahitan di akhir zaman akan menjadi senjata utama Iblis agar jemaat undur dan tinggalkan Yesus. Sebab itu, kita harus bersabar dan memiliki iman yang teguh. Jangan sampai kita terpengaruh dengan mereka yang murtad dan menjadi pembawa roh kepahitan, Ibrani 12:15.

Sebuah kisah di dalam Alkitab, tentang seorang raja yang menjadi gambaran Antikris yaitu raja Ahab.

 

RAJA AHAB

Peristiwa akhir zaman,  (termasuk Antikristus) telah digambarkan di dalam firman Allah, antara lain di II Raja 16,17 dan 18. Zaman pemerintahan raja Ahab, banyak orang Israel meninggalkan Tuhan.

ISRAEL  MENYEMBAH  BERHALA

Ahab gambaran Antirkistus dan Izebel gambaran Nabi Palsu. Pada awalnya, raja Ahab menyembah Allah dan menikahi Izebel yang seorang penyembah berhala. Izebel mempengaruhi raja Ahab sehingga menjadi penyembah berhala. Tekanan dan kekejaman raja Ahab juga Izebel dirasakan hampir seluruh orang Israel. Mereka yang pada awalnya menyembah Allah, membelot menjadi penyembah berhala. Siapakah yang dapat melawannya?

YANG  SANGGUP  MELAWAN

Kitab II Raja  menuliskan, satu-satunya orang yang melakukan perlawanan adalah Elia, arti nama Elia adalah Yehovah is my God (Yehovah adalah Tuhanku). Nabi Elia yang berani menghadapi raja Ahab dan Izebel. Dapat diartikan orang-orang yang sungguh-sungguh menempatkan Yesus di dalam hatinya akan sanggup bertahan menghadapi Antikristus di akhir zaman. Tempatkanlah Yesus menjadi yang utama dalam kehidupan kita. Setelah Elia menantang raja Ahab, apakah tindakkan Elia selanjutnya?

YANG ELIA LAKUKAN ( I Raja 17:1-6 )

Elia pergi ke tempat perlindungan di sungai Kerit. Arti kata Kerit adalah parit perlindungan. Di kerit, Nabi Elia dipelihara oleh Tuhan dari incaran raja Ahab dan Izebel. Ketika kehidupan kita sungguh-sungguh di dalam Yesus dan menjadikan Yesus sebagai tempat perlindungan, maka kita akan dipelihara dari Antikristus. Tetapi, Elia tidak hanya berhenti sampai di sungai Kerit. Berselang beberapa tahun sungai Kerit menjadi kering akibat tidak turunnya hujan dan di I Raja 17:7-24, Elia pergi ke Sarfat.

Sarfat merupakan tempat peleburan (bengkel pemurnian logam). Ini mengandung arti, ketika kita menjadikan Yesus sebagai tempat perlindungan maka Tuhan ingin memurnikan kita. Dimana pemurnian itu tejadi? Saat kita mendengarkan Firman Tuhan, jam-jam ibadah yang dilaksanakan, hendaknya kita ikut serta karena dalam Ibadah kita mendengarkan Firman Tuhan.

IBADAH

Orang yang beribadah serta mengijinkan dirinya diperbaiki oleh Allah dan FirmanNya, merekalah orang-orang yang akan sanggup menang atas Antikristus. Seperti Nabi Elia, I Raja 18:20-46, Tuhan membela Elia menantang Ahab sehingga Tuhan mendatangkan api untuk membakar korban persembahan dari Elia. Api gambaran dari kuasa Roh Kudus. Mintalah kepada Tuhan, api Roh Kudus untuk menguasai dan memimpin kehidupan kita. Sebab orang yang penuh dengan Roh Kudus dapat memancarkan kemuliaan Kristus sehingga mengalahkan Antiristus di akhir zaman.

Saat ini, hendaknya kita datang pada Yesus, larilah ke sarfat, yaitu mengizinkan Firman Tuhan memurnikan kehidupan kita. Minta kepada Tuhan api Roh Kudus untuk menguasai kita, sehingga semakin berdaya tahan dalam menanti kedatangan Tuhan karena kedatangan Tuhan sudah dekat. Tuhan Yesus memberkati.

 

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s