KEYAKINAN KOKOH DALAM INJIL (Minggu, 20 Oktober 2013)

Pdt. Jimmy Paat

Roma  1 : 16,17

“Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.”

 

Haleluya! Kedua ayat ini adalah pernyataan yang luar biasa dari rasul Paulus. Dia katakan: “Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil …” Kita semua tahu, siapakah rasul Paulus. Dulunya ia adalah seorang pelawan Tuhan, penganiaya umat Tuhan bahkan ingin membunuh semua orang kristen. Tetapi sejak perjumpaannya dengan Yesus di jalan menuju Damsyik, rasul Paulus mengalami perubahan total dalam hidupnya sehingga sekarang ia tidak malu untuk memberitakan injil. Mengapa? Karena rasul Paulus yakin bahwa Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.

Apakah makna dari perkataan Paulus bahwa Injil adalah kekuatan Allah? Kata “Injil” dalam bahasa Yunani  ευαγγέλιον (euangelion)  berarti good message atau kabar sukacita/ baik, yaitu bahwa Allah telah datang ke dunia menjadi manusia dalam diri Tuhan Yesus Kristus, mati disalib untuk menebus dosa manusia. Kata kekuatan memiliki arti kuasa/power/dinamis. Jadi, Injil yaitu kematian Tuhan Yesus diatas salib, adalah kuasa Allah yang dapat menyelamatkan setiap orang yang percaya kepadaNya.

Kemudian, pada pernyataan selanjutnya di ayat 16, Paulus menjelaskan siapa yang diselamatkan oleh Injil, yaitu mereka yang percaya baik orang Yahudi maupun orang Yunani. Dua bangsa ini mewakili seluruh umat manusia di dunia. Bangsa Yahudi berbicara tentang umat pilihan Allah sedangkan orang Yunani mewakili seluruh bangsa di dunia di luar bangsa Yahudi.  Jadi Injil adalah kekuatan Allah bukan saja mampu menebus dan menyelamatkan orang yang berdosa, tetapi kekuatan ini menyangkut seluruh umat manusia di dunia tanpa kecuali.

Selanjutnya dalam ayat 17 rasul Paulus mengatakan: “Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.”

Kuasa Injil tidak berhenti hanya untuk menyelamatkan tetapi memimpin orang benar dari iman kepada iman yang lebih besar/dewasa. Artinya kuasa injil akan menuntun/menolong seseorang untuk bertumbuh dalam iman, dari iman/ kristen anak-anak, menuju iman/ kristen orang muda sampai kepada tingkat iman bapa-bapa/dewasa. Itulah yang Injil kerjakan yaitu membenarkan manusia berdosa melalui karya Allah Anak dan juga memimpin iman. Di sini, Paulus mengaitkan konsep kebenaran/pembenaran Allah dengan konsep iman. Iman sejati tidak bisa dilepaskan dari kebenaran/pembenaran Allah. Dengan kata lain, iman harus terus-menerus berpaut kepada dan berada di dalam kebenaran Allah (Firman).  Oleh sebab itu sebagai orang percaya jangan hanya puas pada tingkat keselamatan, tetapi bangunlah iman saudara kepada kedewasaan melalaui kuasa injil kebenaran. Tuhan Yesus Memberkati

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s