NATAL dan KEDATANGAN YESUS KEDUA KALI (Rabu, 25 Desember 2013)

Pdt. J.S. Minandar

Image

Mazmur 97:11

“Terang sudah terbit bagi orang benar, dan sukacita bagi orang-orang yang tulus hati.”

 

 

PENDAHULUAN

Yesus menggambarkan kedatangan-Nya dalam dunia, seperti terang yang datang ke dalam kegelapan. Dan gambaran ini memiliki dua pengertian:

  1. Yesus, adalah Terang, karena kasih-Nya, Yesus datang untuk menerangi manusia yang berjalan dalam kegelapan. Yesus tidak menghendaki manusia binasa dalam kegelapan dan terjerumus ke dalam jurang kebiasaan, Yesus ingin semua manusia diselamatkan, Kisah 26:18.
  2. Tetapi, Yesus yang adalah Terang itu, akan menjadi hukuman bagi mereka yang hidup dalam kegelapan dan mencintai kegelapan, Efesus 5:11-13.

Demikian juga kalau kita pelajari, Yohanes 3:16 “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

 

Kalau di teliti, ayat ini menjelaskan tentang dua tujuan kedatangan Yesus :

  1. Kedatangan Yesus yang pertama, yaitu Natal adalah untuk menyelamatkan manusia dari kebinasaan (neraka). Tetapi, secara tidak langsung ayat ini juga menjelaskan
  2. Kebinasaan yang akan dialami oleh orang yang menolak Yesus pada kedatangan Yesus yang kedua kali, (masyarakat awam menyebut pada hari kiamat).

ORANG PERCAYA DAN TIDAK PERCAYA

Bagi orang yang percaya kepada Yesus, hari kedatangan Yesus kedua kali (kiamat), bukan- lah hari yang menakutkan, sebaliknya hari yang membahagiakan, sebab pada hari itu, orang percaya kepada Yesus yang sudah mati, akan dibangkitkan dengan menerima tubuh yang baru, I Tesalonika 4:16. Dan orang-orang percaya yang hidup sampai kedatangan Yesus kedua kali, akan menerima tubuh yang baru dengan cara diubah dalam sekejap, I Korintus 15:51. Kemudian orang percaya yang dibangkitkan maupun yang diubahkan akan diangkat menyongsong Tuhan di angkasa. Dan kita akan senantiasa bersama-sama dengan Allah untuk selama-lamanya, I Tesalonika 4:17.

ORANG YANG TIDAK PERCAYA KEPADA YESUS

Bagaimana dengan orang yang menolak Yesus sebagai Terang, (tidak percaya kepada Yesus?) Firman Allah katakan: Semua orang yang menolak Terang atau tidak percaya kepada Yesus, akan dibinasakan dalam murka Allah yang sangat besar dan mengerikan, yang detil atau rinciannya dapat kita lihat dalam kitab Wahyu 14:14-20. (Saya ingin jelaskan kepada Saudara tentang hal ini, pada ibadah minggu mendatang).

ORANG PERCAYA YANG BAGAIMANA

Yesus berkata dalam Yohanes 3:16 “orang percaya kepada Yesus tidak akan binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal”. Yang menjadi pertanyaan ialah, orang percaya atau orang kristen seperti apa yang akan luput dari kebinasaan? Sebab, hari-hari ini berkembang ajaran sesat “Sekali selamat tetap selamat.” Banyak orang yang mengaku percaya Yesus (pengikut Yesus). Tetapi hidupnya tidak berkenan kepada Tuhan.

CARA HIDUP PENGIKUT YESUS

Bagaimana seharusnya hidup orang kristen dalam me-nyambut kedatangan Yesus kedua kali, Wahyu 14:6-13 menjelaskan demikian :

  • Ayat 6 “Ada seorang malaikat terbang di tengah-tengah langit dan padanya ada Injil yang kekal.”

Siapakah malaikat yang terbang di tengah langit? Mereka adalah hamba-hamba Tuhan yang diutus untuk memberitakan Injil! Berita apakah yang mereka sampaikan kepada jemaat? 

  • Ayat 7 “Takutlah akan Allah…”Tuhan mengutus saya ke sini bukan hanya untuk memberitakan berita bahwa Yesus datang untuk memberikan: berkat dan hidup makmur. Tetapi Allah juga mengutus hamba Tuhan untuk beritakan kabar bahwa: “Yesus akan datang kedua kali untuk membawa pehukuman”, bagi mereka yang tidak sunguh-sungguh mengikut Yesus bukan diselamatkan, tetapi alami pehukuman!  Selain itu, saya juga harus memberitahukan kepada jemaat untuk “Sembahlah Allah yang telah menjadikan langit dan bumi…” Hendaknya kita Setia beribadah        , setia berdoa, karena inilah yang dilakukan oleh Adam Hawa di Taman Eden dan setia melayani .
  •  Ayat 8 Tidak berhenti sampai di situ, selanjutnya malaikat kedua, memberitakan berita “Sudah rubuh, sudah rubuh Babel, kota besar itu yang memabukan segala bangsa dengan anggur hawa nafsu cabulnya.” Yang dimaksud Babel, bukan bangsa atau negara yang sekarang bernama Irak. Ini berbicara tentang kemuliaan “kerajaan dunia” yang segera hancur dan runtuh. Mereka akan memabukan segala bangsa dengan anggur hawa nafsu cabulnya, tetapi keadaan dunia dan kemewahannya sekarang, telah memabukkan begitu banyak orang (tidak terkecuali orang yang mengaku diri pengikut Yesus). Sebab tidak sedikit orang kristen yang karena mabuk kekayaan dunia, rela melakukan percabulan iman. Berkompromi dengan dosa untuk mendapatkan keuntungan. Berkompromi dengan kuasa iblis, dukun dan sejenisnya. Betapa Yesus sedih melihat pengikut-Nya yang melakukan perbuatan tersebut

Dan tidak sedikit orang kristen yang dalam mencari kekayaan dunia melakukan praktek seperti ini, yaitu berkompromi dengan dosa dan kejahatan orang dunia. Dengan demikian Gereja harus berjalan di atas dunia yang kotor ini tidak boleh kecemplung atau ikut tergabung di dalamnya.

  • Ayat 9,10  Kemudian malaikat ketiga (hamba Tuhan yang ketiga), mengingatkan dengan Injil yang dibawanya, bahwa orang-orang yang hidup kekeristenannya tidak murni (suka berkompromi dengan dosa; melacurkan diri dengan iblis) digambarkan seperti orang yang melakukan dosa percabulan. Maka orang tersebut akan dengan mudah jadi pengikut Antikristus!. Bagaimana akhir hidup orang tidak percaya kepada Yesus atau pengikut Yesus yang karena mabuk harta dunia lalu menjadi pengikut Antikristus?

 

Akhir Hidup orang yang tidak percaya

  • Ayat 11    “Maka asap api yang menyiksa mereka itu naik ke atas sampai selama-lamanya, dan siang malam mereka tidak henti-hentinya disiksa, yaitu mereka yang menyembah binatang serta patungnya itu, dan barangsiapa yang telah menerima tanda namanya.”
  • Ayat 12    Perlu Iman Yang Kuat dan Teguh. Kalau kita tidak mau mengalami siksa yang tidak ada habisnya di dalam neraka percayalah dan menerima Yesus. Sembahlah Yesus, artinya beribadahlan dengan setia di setiap jam ibadah. Tetapi yang tidak kalah penting, jangan sekali-kali berkompromi dengan dosa dan kejahatan dunia ini. Dapat di istilahkan: kita harus bisa berjalan di atas air tidak nyemplung bersama-sama dengan orang fasik yang jahat dan kotor. Karena kalau kita kuat dan berdaya tahan dalam pengiringan kita kepada Yesus, maka Ayat 13 Kalau Yesus datang kedua kali apakah lewat kematian dan kemudian dibangkitkan, atau diijinkan Tuhan hidup sampai Yesus datang kedua kali (kiamat) kita akan diubahkan dan kita masuk tempat perhentian yang kekal di Taman Eden._
Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s