Penasihat Ajaib (Minggu, 15 Desember 2013)

Pdt. Joseph Priyono

Image

Yesaya 9:5

“Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.”

Pendahuluan

Tujuh ratus tahun sebelum Yesus lahir, nabi Yesaya menubuatkan tentang gelar yang akan disandangnya. Kelahiran Yesus Kristus bukan sekedar bayi biasa, seorang raja ataupun juru selamat, Dia datang sebagai: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.

Arti sebuah Nama

Sastrawan Inggris yang bernama William Sakhespeare, pernah berkata: apalah arti sebuah nama. Setangkai mawar merah diberi nama apapun dalam bahasa manapun, tidak akan pernah merubah keindahan dan wanginya. Sakhespeare mungkin benar, tetapi bagi manusia nama sangatlah penting, apalagi kalau kita hubungan dengan nama-nama di Alkitab.

  • Nama menunjukan identitas.

Dari nama seseorang kita dapat mengetahui indentitasanya, dari mana ia berasal. Contoh: Jika seorang bernama Parto, Parno, Parjo,  Parti dapat dipastikan mereka adalah orang Jawa. 

  • Nama menunjukan Kepribadian

Disebut Adam karena diciptakan dari tanah, Yakub seorang penipu, dinamakan Ishak karena tertawa dll. Seperti namanya demikian jadinya orang tersebut.

  • Nama menunjukan masa depan.

Namanya Yesus karena Dialah yang akan menyelamatkan umatNya dari dosa.Karena nama sangat penting, maka Allah melalui nabi Yesaya menyampaikan bahwa bayi Yesus akan disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai

PENASEHAT AJAIB

Kedatangannya adalah menjadikan diriNya sebagai seorang penasehat bagi manusia yang hidup di tengah dunia yang penuh kekacauan ini. Mengapa manusia membutuhkan seorang penasehat?

A. Manusia berdosa, Kejadian 6:5 

Setelah manusia jatuh dalam dosa, kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan. Hati manusia tahu berbuat baik tetapi yang dilakukan adalah kejahatan(Roma 7:18,19). Agar manusia dapat terhindar dari jerat kejahatan ia perlu seorang penasehat yaitu Yesus Kristus.

B. Hati manusia licik. Yeremia 17:9,10 

Hati yang licik artinya adalah hati yang menipu, menyimpan agenda tersembunyi, dan motivasi yang salah. Karena kelicikan hati, seringkali kita sukar membedakan mana yang benar dan mana yang salah, mana yang berkenan atau berlawanan dengan Tuhan.

C. Pikiran manusia yang terbatas, Yesaya 55:8,9

Tidak dapat dipungkiri sehebat apapun manusia selalu punya batasan. Manusia hanya mengetahui apa yang sudah terjadi, yang sekarang ini dan yang sudah dibukakan. Tetapi hal-hal yang tersembunyi, masa yang akan datang, rahasia yang tertutup hanya Tuhan yang mengatahuinya (Yeremia 10:23).

D.    Serangan Setan

Selain persoalan-persoalan dari dalam diri manusia, kehadiran penasehat dibutuhkan karena  adanya serangan dari kuasa setan. Dua hal yang setan lakukan yaitu memperdayai (2 Kor 11:3) dan membutakan hati manusia.(2 Kor 4:4).

Bagaimana cara Tuhan menasehati umatNya?

1.Dengan FirmanNya, Mazmur 119:24

Bagi Pemazmur firman Tuhan adalah nasehat. Melalui firmanNya, Allah menunjukkan jalan-jalan yang harus lalui agar tidak jatuh dalam dosa dan kejahatan. Karena itu jauhilah nasehat orang fasik dan renungkan firman Tuhan siang dan malam.

2. Melalui Roh KudusNya, Yohanes 16:13

Roh Kudus diberikan kepada kita untuk menjadi penasehat bagi kita dan memberitahukan hal-hal yang akan terjadi di masa yang akan datang. Contoh yang Gamblang adalah Rasul Paulus, saat ia hendak pergi memberithakan Injil ke Asia dan Bitinia  Roh Kudus mencegahnya dan menyuruh melayani ke tempat lain. (Kisah 16:6,7)

3. Melalui Hamba Tuhan, 2 Korintus 5:20 

Hamba Tuhan adalah wakil Allah. Melalui hamba-hambaNya Tuhan menasehati umatNya. Tuhan memberikan 5 jawatan kepada gereja untuk mengajar dan menasehati gerejaNya agar bertumbuh dewasa.

4. Melalui Saudara seiman. Ibrani 10:25

Firman Tuhan menganjurkan agar kita saling menasehati menjelang hari Tuhan yang mendekat. Hal ini dilakukan karena nasehat dari saudara-saudara kita dapat menjadi alat Tuhan untuk menasehati kita.

Respon terhadap nasehat Allah

Satu-satunya respon yang baik dalam menanggapi nasehat Allah adalah dengan cara menerimanya dan tidak membantah. Ibrani 4: 7, jangan keraskan hatimu jika firman Allah datang menasehati kita, sebaliknya jadilah seperti Samuel yang selalu siap sedia mendengar suara Tuhan. 1Sam 3:10  Lalu datanglah TUHAN, berdiri di sana dan memanggil seperti yang sudah-sudah: “Samuel! Samuel!” Dan Samuel menjawab: “Berbicaralah, sebab hamba-Mu ini mendengar.”  Tuhan memberkati!! KJP

 

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s