Yesus Menyelamatkan Manusia Dari Dosa (Minggu, 22 Desember 2013)

Pdt. J.S. Minandar

Image

 Matius 1:21

“Ia (Maria) akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya  dari dosa mereka.”

PENDAHULUAN

Minggu yang lalu, telah dibahas   bahwa penyembah yang benar adalah penyembah dalam roh dan kebenaran. Dan penyembahan tersebut dilakukan dalam Tuhan Yesus Kristus. Mengapa harus di dalam Yesus? Mengapa tidak bisa langsung? Jawabannya di Matius 1:21 “…karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.”  

Ayat ini punya dua pengertian:

1. Yesus Penebus Dosa Manusia

Hanya Yesus satu-satunya yang bisa selamatkan umat manusia dari akibat dosa yaitu “Maut”. Perkembangan zaman menjadikan manusia menciptakan hal-hal baru serta menciptakan banyak prestasi. Usaha apapun yang dilakukan manusia untuk  sucikan diri dari dosa adalah sia-sia.

Prestasi Manusia

Banyak prestasi yang telah dicapai manusia untuk menanggulangi masalah hidup ini. Tetapi, tidak ada seorang pun manusia di dunia ini yang sanggup menanggulangi masalah dosa  dan akibat dosa yaitu Maut.

KEHILANGAN EDEN

Pada mulanya Allah menempatkan manusia di sebuah taman yang terbaik. Namun karena dosa, manusia telah kehilangan Taman Eden. Dalam terjemahan Inggris, kata “Eden” diartikan – delight – kesenangan. Taman Eden adalah suatu tempat yang paling menyenangkan (satu-satunya tempat persekutuan antara manusia dengan Allah). Kejadian 3:8, menjelaskan, sebelum manusia berdosa, secara rutin Allah dan manusia bersekutu di tempat persekutuan yaitu: “Taman Eden”. Tapi karena dosa, manusia tidak boleh berada di Taman Eden. Kejadian 3:24 “Ia menghalau manusia itu dandi sebelah timur taman Eden ditempatkan-Nya-lah beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan.”

ALASAN DIUSIR

Alasan Allah usir manusia :

v  Taman Eden, tidak layak untuk didiami orang berdosa.

v  Mencegah agar manusia tidak makan buah pohon kehidupan.

v  Menyadarkan manusia: akibat dosa manusia harus dihukum.

ALLAH MENARUH KERUB

Untuk mencegah manusia kembali ke Taman Eden,  Allah tempatkan beberapa Kerub dengan pedang yang diayunkan siang dan malam, sehingga tidak seorang pun yang bisa masuk ke Taman Eden  (tempat persekutuan Allah). Tidak ada yang bisa hentikan pedang agar manusia bebas masuk Taman Eden (tempat persekutuan).

ORANG YANG RELA MATI

Satu-satunya yang bisa menghentikan pedang yang membinasakan sehingga manusia bisa bebas masuk Taman Eden dan menikmati persekutuan dengan Allah adalah dengan adanya orang yang bersedia jadi korban, melewati Pintu Eden dan menjadi tumbal. Tetapi tidak ada seorang manusia yang memenuhi kualifikasi, sebab semua manusia sudah  berbuat dosa.

 ALLAH MENGADAKAN NATAL

Allah menjadi manusia yaitu Yesus Kristus yang tidak pernah menyentuh dan tersentuh dosa. Sebab itu: Matius 1:21, satu-satunya yang menyelamatkan manusia dari dosa adalah Yesus. Ibrani 10:19,20 “Jadi, saudara-saudara, oleh  darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk ke dalam tempat kudus, karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu diri-Nya sendiri.” Kita diselamatkan bukan oleh usaha dan kebaikan kita, tetapi oleh Yesus agar tidak ada seorangpun yang bisa membanggakan diri Efesus 2:8,9.

 

2. Oleh Yesus, Kita Dimampukan Hidup Benar Di Tengah Dunia Yang Jahat Dan Kotor

Matius 1:21 Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamat-kan umatNya dari dosa merekaAyat ini menjelaskan hanya oleh Yesus orang percaya (pengikut Yesus) dapat hidup benar,  tidak melakukan dosa/ kejahatan seperti yang dilakukan oleh orang tidak percaya kepada Yesus.  Sebuah contoh dalam Matius 14:22-33,  apa yang dilakukan oleh Yesus, bisa juga dilakukan Petrus. Peristiwa ini bukan untuk ditiru secara lahiriah tetapi secara  (punya arti) rohani, yaitu Pengikut Yesus bukan lagi hamba  dosa tapi hamba kebenaran.

Yesaya 57:20,21 “Tetapi orang-orang fasik adalah seperti laut yang berombak-ombak sebab tidak dapat tetap tenang, dan arusnya menimbulkan sampah dan lumpur. Tiada damai bagi orang-orang fasik itu,” firman Tuhan Allahku. Dalam bahasa Arab, kata “Fasik” diartikan Tidak kenal hukum (Firman Allah). Karena orang dunia tidak kenal Yesus dan tidak kenal firman Allah, maka hidup mereka bukan hanya tidak tenang atau gelisah (tidak punya kepastian keselamatan). Hidup mereka jahat dan kotor, seperti laut yang penuh sampah dan lumpur.

Gereja Di Tengah Dunia Yang Kotor

 

Pengikut Yesus  hidup di tengah orang-orang fasik, digambarkan seperti laut yang kotor, penuh sampah  dan lumpur yaitu dosa. Pengikut Yesus tidak boleh sama dengan orang fasik yang kotor seperti sampah dan lumpur. Mana Mungkin Bisa? 

Tidak sedikit orang yang berkata, tidak mungkin kita bisa bersih dari dosa dan kejahatan dunia.

  • Pengusaha
  • Karyawan
  • Pedagang
  • Orang Muda

Seperti orang berkata “Mustahil bisa berjalan di atas air, mustahil bisa hidup bersih di dunia yang kotor ini, tetapi bila Yesus bisa berjalan di tengah kemustahilan, orang percaya dapat berjalan dalam kemustahilan, yaitu: hidup benar di tengah dunia yang kotor. Sebaliknya peran Gereja di tengah dunia ialah untuk menarik (menyelamatkan) mereka yang hampir tenggelam (hampir binasa karena dosa).

Penutup

Amsal 24:11 “Bebaskan mereka yang diangkut untuk dibunuh, selamatkan orang yang terhu-yung-huyung menuju tempat pemancungan.” Setiap orang, mau tidak mau akan mati. Ayat ini menjelaskan akibat dosa, setiap orang (tidak terkecuali) berada di dalam kendaraan waktu dan sedang diangkut ke tempat pemancungan. Siapa yang memancung? Kerub dengan pedang yang bernyala-nyala!Tetapi orang yang percaya kepada Yesus akan bebas dari kebinasaan, orang percaya akan masuk Taman  Eden dan menikmati persekutuan dengan Allah. Taman Eden dikembalikan kepada orang percaya karena Yesus._

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s