PERLENGKAPAN SENJATA ALLAH (Minggu, 05 Januari 2014-Ibadah Sulung)

ImagePdt. J.S. Minandar

PENDAHULUAN

Puji Tuhan, oleh anugerah Tuhan kita telah melewati tahun 2013 dan oleh  penyertaanNya kita mampu ada sampai hari ini. Pada umumnya, pembahasan khotbah  kali ini sudah sering di dengar atau di bahas. Namun jangan sampai kita merasa bosan dengan Firman Tuhan yang sama, sebab  Firman Allah selalu baru. Di sajikan kapanpun akan selalu menyegarkan.

Di tahunyang baru ini, aka nada banyak tantangan yang di hadapi. Ayub 7:1 menggambarkan perjalanan hidup manusia seperti orang yang berperang.  Kita baru saja lewati medan  peperangan tahun 2013 dan sekarang kita perhadapkan dengan medan peperangan di tahun 2014. Dan pada umumnya kita sudah mengerti bahwa musuh yang kita hadapi bukan manusia, yang kelihatan karena ada jasadnya, musuh yang kita hadapi adalah Iblis dan kerajaannya dengan sistem pemerintahan yang tertata rapih, ada: pemerintah-pemerintahnya; penguasa-penguasanya; penghulu-pengulu dan roh-roh jahat di udara. Sebuah peperangan tentu memerlukan medan. Lalu dimanakan medan ajang peperangan yang akan di hadapi?

AJANG PERTEMPURAN

Medan peperangan rohani yang akan di hadapi sesungguhnya terjadi dalam pikiran manusia. Dan Iblis berusaha membangun benteng-bentengnya dalam pikiran manusia dengan maksud agar manusia meragukan firman Allah dan sedapat mungkin menolak Injil keselamatan.

MERUBUHKAN BENTENG MUSUH

Yang harus di perangi dan hancurkan adalah benteng-benteng yang dibangun Iblis di dalam pikiran manusia, II Korintus 10:5. Dan yang pertama-tama harus kita rubuhkan, adalah

1. Benteng Iblis yang dibangun dalam pikiran kita.

Menyedihkan, kalau ada jemaat yang sudah lama ikut Yesus, tapi pikirannya masih ragu akan firman Allah. (Masih percaya kepercayaan lain; Masih percaya takhyul; Sebaliknya meragu-kan firman Allah, tentang korban; tentang kasih; tentang kuasa doa; tentang pengampunan. Bahkan  Masih ada yang percaya tentang roh orang yang mati, masih berkomunikasi.

2. Benteng Iblis yang dibangun di dalam pikiran setiap orang.

Mengapa mereka tidak mau percaya kepada Yesus, tetapi sebaliknya mereka menolak Injil, dan tidak mau percaya kepada Yesus; benci; menghalangi; marah dan memusuhi pengikut Yesus, bakar gereja, bunuh orang kristen karena Iblis berhasil membangun dalam pikiran mereka hal negatif tentang Yesus. Kalau benteng-benteng yang dibangun Iblis dalam pikiran mereka dirobohkan, mereka akan percaya dan mengaku Yesus adalah Tuhan, II Korintus 10:5.

SYARAT UNTUK MENANG

Untuk kita bisa memenangkan peperangan rohani yang kita hadapi setiap sehari-hari, ialah:

  1. Percaya kepada Firman Allah, bahwa Iblis sudah dikalahkan dengan telak, ketika Yesus mati di atas kayu salib. (Itu sebabnya setiap pengikut Yesus harus bisa mem-buktikan bahwa kita sudah merdeka, tapi menang atas Iblis dan roh-roh jahat).
  2. Kita harus menggunakan semua perlengkapan senjata rohani yang disediakan Tuhan bagi kita, sebagai orang percaya. (Kalau kita berperang tanpa senjata, kita akan kalah).

DUA JENIS SENJATA ROHANI

Perlu di ketahui bahwa ada dua jenis senjata rohani yang harus kita gunakan dalam peperangan rohani yang kita hadapi: senjata untuk bertahan dan senjata untuk menyerang.

Dalam kesempatan ini, senjata yang akan kita bahas adalah senjata untuk bertahan. Seperti yang dicatat dalam Efesus 6:10-17.

NASIHAT RASUL PAULUS

Sebelum membahas lebih jauh tentang senjata-senjata rohani yang harus ada pada kita, terlebih dahulu kita  mempelajari pentingnya kita memperlengkapi diri kita dengan senjata rohani. Efesus 6:13 “sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah…Kata “sebab itu” menekankan kepada kita, mengapa kita harus gunakan seluruh senjata Allah.

Alasannya :

1. Ayat 12 karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara. Lawan kita bukan darah daging seperti manusia, tetapi roh-roh jahat yang tidak bisa kita lihat, itu sebabnya kita perlu senjata rohani/senjata Allah.

2. Ayat 13b “supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri.

Kita tidak mungkin bisa melakukan perlawanan terhadap Iblis, pemerintah-pemerintahnya; penguasa-penguasanya; penghulu-penghulunya; dan roh-roh jahat di udara dengan kekuatan sediri.

3. Ayat 13b “dan etap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu.” Kita tidak mungkin dapat berdiri tegak di hadapan Tuhan sebagai pemenang, sebaliknya kita akan bertekuk lutut (jadi tawan Iblis). Sebab Wahyu 2:7,11,16,17 mencatat  hanya orang yang menang yang bisa menikmati fasilitas sorgawi.

JENIS-JENIS SENJATA ROHANI

Efesus 10:14-17 menjelaskan kepada kita jenis-jenis senjata rohani yang harus melengkapi diri kita dalam peperangan yang sangat menentukan ini, antara lain: (1) Ikat pinggang kebenaran; (2) Baju zirah keadilan (kebenaran dan ketulusan); (3) Kasut kesiapsediaan untuk memberitakan Injil (4) Perisai iman; (5) Ketopong keselamatan; (6) Pedang Roh dan (7) Doa.  Perlengkapan sejata rohani yang akan pertama di bahas adalah ikat pinggang kebenaran.

IKAT PINGGANG KEBENARAN

Senjata pertama yang harus kita kenakan dan melengkapi diri kita Ikat Pinggang Kebenaran. Mengapa dulu ikat pinggang jadi perlengkapan perang yang sangat penting prajurit Romawi.

Pada zaman dahulu, pakaian pria dan wanita hampir tidak ada bedanya (berupa jubah yang longgar). Dan kalau mereka berperang dengan pakaian seperti ini, pakaian mereka akan sangat mengganggu bahkan penghambat untuk mereka perang. Itu sebabnya ikat pinggang merupakan perlengkapan penting dan utama bagi seorang prajurit. Kalau prajurit berperang tanpa ikat pinggang, maka pakaian yang ia kenakan akan menjadi penghalang dan mereka akan mudah dikalahkan oleh musuh.

ARTI ROHANI IKAT PINGGANG

Ikat pinggang adalah gambaran kebenaran, adapun kebenaran yang dimaksud firman Allah bukanlah bersifat abstrak (semu/khayal), tapi harus terlihat dalam semua aspek hidup kita, contohnya:

1. Perjalanan Hidup

Ikat pinggang adalah perlengkapan yang harus digunakan pada saat melakukan perjalan, Keluaran 12:11 “Dan beginilah kamu memakannya: pinggangmu berikat, kasut pada kakimu dan tongkat di tanganmu; buru-burulah kamu memakannya; itulah Paskah bagi Tuhan.” Perhatikan…

Ketika Israel merayakan Paskah untuk tinggalkan Mesir menuju perjalanan ke Mesir mereka makan Paskah dengan pakaian lengkap dan berikat pinggang, lalu memakannya dengan buru-buru untuk melakukan perjalanan.

  • Hal ini memberi gambaran kepada kita bahwa setiap pengikut Yesus, yang sudah dite-bus darah Yesus (Paskah mulia), perjalanan hidupnya harus benar, Ibrani 12:1.
  • Sebagian besar dari bangsa Israel yang keluar dari Mesir, tidak sampai di tanah Kanaan, perjalanan hidup mereka tidak benar di hadapan Tuhan.
  • Walau pun kita sudah ditebus oleh darah Yesus, tetapi kalau perjalanan kekeristenan kita tidak benar, kita pun tidak akan sampai di Kanaan Samawi (sorga).

 2. Hidup Sehari-hari

Yesaya 11:5 “Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, seperti ikat pinggang tetap terikat pada pinggang.” Ayat ini berbicara tentang Yesus dalam kehidupan kesehariannya (berbicara; bertindak dan  apa pun yang dibuatnya) tidak pernah menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan. Sehingga dalam segala hal Yesus diidentikan dengan kebenaran dan kesetiaan.

  • Yesus yang adalah pemimpin kita, dalam kesehariannya berikatpingangkan kebenaran, demikianlah kita yang mengaku orang kristen (pengikut Yesus), semua kiprah yang kita lakukan harus bersalutkan kebenaran (perkataan; perbuatan; pergaulan; usaha; pacaran; pernikahan), bahkan apa pun yang dilakukannya adalah kebenaran dan kesetiaan.
  • Kita bukanlah pengikut Yesus sejati, dan tidak akan ada di sorga kalau hidupnya tidak ada kebenaran, sebab II Petrus 3:13 “Di langit dan bumi yang baru hanya ada kebenaran.” 

3. Keuangan

Ikat pinggang juga berfungsi untuk menyimpan uang. Perhatikan, markus 6:8  “dan berpesan kepada mereka supaya jangan membawa apa-apa dalam perjalanan mere-ka, kecuali tongkat, roti pun jangan, bekal pun jangan, uang dalam ikat pinggang pun jangan.”

Fungsi ikat pinggang adalah untuk menyimpan uang dalam perjalanan.

  • Hal ini memberi pengertian bahwa setiap anak Tuhan harus benar dalam keuangan.
  • Jangan sampai Yesus dipermalukan karena sebagai pengikut Yesus, dinilai tidak benar (tidak jujur) di bidang keuangan sehingga orang tidak percaya kepada kita.

Di tahun yang baru, akan ada banyak tantangan yang akan kita lewati. Allah tahu akan hal itu, sebab itu IA menyediakan perlengkapan rohani yang akan membawa kita kepada kemenangan.  Kenankkan perlengkapan tersebut dan hadapi tahun ini bersama dengan Tuhan, maka kita akan melihat hal-hal luar biasa yang Tuhan kerjakan. Tuhan memberkati_

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s