Ketopong (Helm) Keselamatan (9-Maret-2014)

Ketopong (Helm) Keselamatan (9-Maret-2014)

Pdt. J.S. Minandar

ImageEfesus 6:17

“Dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah,”

 PENDAHULUAN

Di minggu yang lalu telah di bahas beberapa senjata perang Allah, yang wajib di kenakan oleh orang percaya. Karena hari-hari yang sekarang kita lewati jahat dan penuh tantangan. Hari ini kita akan mengenal senjata perang  kelima, yaitu “ketopong (helm) keselamatan”. Mengapa kita masih harus pakai ketopong (helm) lagi, bila kita sudah lengkapi diri kita dengan perisai iman sebesar pintu,? Apakah ini tidak berlebihan? Tentu tidak, Musuh yang kita hadapi adalah Iblis, digambarkan seperti pencuri yang datang untuk: mencuri, membunuh dan membinasakan. Sebab itu kita juga harus lengkapi diri kita dgn ketopong keselamatan.

FUNGSI KETOPONG (HELM)

Arena peperangan rohani kita terletak di pikiran. Sebab itu kita perlu melindungi pikiran kita dengan ketopong (helm) keselamatan. Fungsi :

  • Secara Jasmani

Pemerintah mewajibkan pengguna sepeda motor, untuk pakai helm supaya terhindar dari cidera bahkan kematian karena benturan di kepala. (Banyak yang tewas di jalan raya, karena tidak memakai helm). Jadi helm sangat berfungsi besar bagi keselamatan.

  • Secara Rohani

Pemerintah Kerajaan Sorga mewajibkan kita memakai helm rohani (ketopong keselamatan) Sebab Iblis berusaha menyerang kita di manapun kita berada. Saat mendengar firman, Iblis berusaha mengalihkan pikiran yang fokus dengar firman ke arah yang lain. Sehingga banyak firman yang tidak terserap dengan baik. Bakan Iblis menyerang saat pikiran kacau karena berbagai masalah.

PRESTASI IBLIS DALAM MENYERET DAN MENJATUHKAN

Prestasi yang di maksudkan bukan untuk membanggakan Iblis, tetapi membuat kita lebih berwaspada karena kita telah mengetahu titik lemahnya. Prestasi Iblis telah terjadi telah terjadi dari awal penciptaan manusia. Wahyu 12:4a “Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi.” Ayat ini menjelaskan tentang apa yang Iblis akan lakukan di akhir zaman terhadap pengikut Yesus. Tetapi, di sisi lain ayat ini juga menjelaskan kesuksesan Iblis yang berhasil menyeret pengikut Yesus ke dalam dosa, dan neraka kekal. Iblis menyeret orang pilihan awal awal zaman sampai dengan akhir zaman, sama yaitu lewat PIKIRAN. 2 Korintus 11:3 “Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diper-dayakan oleh ular itu dengan kelicikannya.”

Iblis telah berhasil menyeret Hawa ke dalam dosa, sehingga manusia kehilangan kemuliaan Allah dan binasa.  Iblis akan lakukan cara yang sama untuk menyeret orang percaya agar tidak masuk dalam rencana Yesus. Yaitu dengan menyerang pikiran hawa dan memutar balikkan firman. Sehingga hawa berhasil terpengaruh dengan perkataan Iblis.

Y E S U S

Yesus jelaskan, bahwa perbuatan dosa tidak dilakukan secara spontan atau tiba-tiba. Dosa adalah sebuah produk Iblis yang terbentuk lewat PROSES  di dalam hati dan diolah  dalam pikiran seseorang. Matius 15:19 “Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat.” CONTOH : Kejadian 3:1-7 “Hawa tidak lindungi pikirannya! Hawa tidak sanggup menolak konsep yang diberikan iblis. Pikirannya dirasuk keinginan kuat, untuk menjadi seperti Allah  (ada unsur kesombongan). Kalau Hawa setia kepada firman Tuhan, dan menolak konsep yang disodorkan Iblis :

  • Bumi akan lestari, tidak akan ada kerusakkan di Bumi.
  • Tidak ada dosa, kejahatan, tua, sakit, mati bahkan neraka.
  • Kita akan genapi perintah Tuhan, Kejadian 1:28.

Sampai sekarang Iblis menyodorkan kepada kita di akhir jaman yang menurut PIKIRAN: konsep; rumus dan filsafat yang menurut pandangan manusia baik dan masuk akal, tetapi bertentangan dengan  firman Allah.

SARAT DENGAN ARTI

Kejatuhan manusia dalam dosa di Taman Eden, memiliki banyak arti bagi kita, antara lain:

KEBUTUHAN EKONOMI – Memakan buah dalam konteks Taman Eden, berkaitan erat dengan kebutuhan ekonomi. Iblis menyerang pikiran kita agar berkompromi dengan dosa dalam usaha dan memenuhi kebutuhan (Bisa cepat kaya dan semua yang diingini dapat terpenuhi). Apa kata firman Tuhan dalam Matius 16:26.

I B A D A H

Yesus perhatikan pikiran kita, saat kita beribadah. Beberapa contoh dalam Firman Allah :

  • Markus 12:41 “Yesus duduk menghadap peti persembahan dan perhatikan orang-orang yang bawa persembahan.” Yesus tidak hanya perhatikan fisik kita dalam beribadah, antara lain: Kehadiran; nyanyi; tepuk tangan; angkat tangan dan membawa persembahan. Yesus perhatikan sikap hati dan pikiran kita dalam ibadah.
  • Matius 12:22-25, Yesus mengusir setan dari orang yang buta dan bisu. Muncul opini: “Yesus adalah Mesias, anak Daud yang dijanjikan Allah bagi bangsa Israel, untuk menjadi pemimpin Israel”. Orang Farisi berakata: “Dengan Beelzebul, penghulu setan, Yesus mengusir setan”. Mungkin komentar orang Farisi ini, diucapkan di antara mereka. Tetapi ayat 25 katakan “Yesus mengetahui pikiran mereka.” Yesus perhatikan sikap hati dan pikiran kita dalam ibadah.
  • Yesaya 29:13 Yesus kecam orang farisi dengan mensitir nubuatan nabi Yesaya yang melakukan ibadah seperti ini, Matius 15:8,9.

Apa komentar Yesus bila ada jemaat yang beribadah seperti ini?

Yesus menjelaskan bahwa setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa dan setiap kota atau rumah tangga yang terpecah-pecah tidak dapat bertahan. Yesus gambarkan hidup kita: Kerajaan; Kota & “Rumah Tangga” Apa yang terjadi bila seisi rumah (suami, isteri dan anak-anak)  tidak bersatu, tetapi saling serang satu dan lainnya. Maka rumah tangga itu  akan hancur! Bahkan kita akan lemah karena tidak mengerti firman Allah. Tetapi Kalau mengerti firman Allah, maka kita sanggup kalahkan Iblis dengan pedang roh, yaitu firman Allah. Iblis tidak keberatan kita ke gereja, tapi Iblis tidak suka, kita dengar firman Allah; mengerti firman Allah dan menyimpannya di dalam hati. Sebab itu,Iblis serang pikiran saat kita ibadah, memuji Tuhan, khususnya saat kita dengar firman Allah dan menyembah Tuhan.

Image

SAAT BERDOA

Iblis menyerang pikiran kita,  ketika berdoa -I Petrus 4:7. Salah satu senjata Iblis di akhir zaman adalah menciptakan rasa kuatir dalam hati dan pikiran. Pikiran yang tidak dilindungi, membuat kita tidak bisa berdoa. Doa seperti ini, tidak akan dijawab, sebab pikirannya bercabang. Yakobus 1:6-8 Mendua hati – double minded (pikirannya bercabang).

Kesimpulan :

Iblis tealh hidup beratus bahkan berjuta-juta tahun lalu. Sampai sekarang ia masih menyerang setip orang percaya dengan cara menyerang pikiran. Dasar firman Tuhan adalah senjata yang ampuh untuk mematahkan pengaruhnya dari pikiran kita. dengan demikian, dalam kondisi dan situasi apapun kenakan ketopong keselamatan. Sehingga kita semakin kuat bertahan di hari-hari yang jahat ini dan tidak tersingkir. Sampai menanti kedatang Tuhan Yesus kedua kali. God bless!

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
Aside | This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s