7 Ucapan Yesus di Salib ( Jumat, 18 April 2014 )

Image

Oleh: Pdt. J.S. Minandar

 

PENDAHULUAN

Saat Yesus menanggung derita di atas kayu salib, keempat Injil (Matius, Markus, Lukas dan Yohanes), mencatat ada 7 ucapan yang Yesus, dengan urut-urutan sebagai berikut.

 

  1. Yohanes 19:26, 27 “IBU, INILAH, ANAKMU”

Karena dosa, kerusakkan telah menjalar di semua aspek kehidupan manusia, termasuk keluarga. Ada orang tua yang tidak peduli lagi anak-anaknya, Ada suami yang tidak lagi mengasihi isteri, demikian sebaliknya, perceraian dan berbagai kerusakan lainnya. Tetapi di atas kayu salib, rumah tangga dan keluarga ditegakkan.

 

  1. Lukas 23:34 “AMPUNILAH”

Dosa bagaikan wabah penyakit yang ditularkan secara turun-temurun dari generasi ke generasi, dan tidak ada seorang pun yang bisa menghentikan dosa yang membawa manusia ke neraka ini, kecuali oleh kematian Yesus di atas kayu salib. Dan oleh karena…

  • Dosa, banyak orang suka menyandera dosa seseorang yaitu tidak mau memberi pengam-punan kepada orang yang bersalah kepadanya. Tetapi…
  • Di atas kayu salib, Yesus memberi contoh kepada kita, di mana Yesus tanpa syarat memberi pengampunan kepada semua orang-orang yang telah menyalibkan Dia.

 

  1. Lukas 23:43 AKU BERKATA KEPADAMU, SESUNGGUHNYA HARI INI JUGA ENGKAU AKAN ADA BERSAMA-SAMA DENGAN AKU DI DALAM FIRDAUS”

Sebab dosa, manusia diusir dari Firdaus (Eden, delight: kesenangan). Sehebat apapun kekayaan; kedudukan; kemuliaan seseorang, ia tidak akan bisa mencicipi kesenangan sejati seperti Firdaus. Tetapi oleh kematian Yesus, sukacita Firdaus (kesenangan) itu dikembalikan kepada kita sehingga walau ekonomi pas-pasan, di dalam Yesus, Firdaus itu dipulihkan dalam rumah tangga kita; dalam persekutuan saudara seiman (kemah), bahkan dalam ujian/pencobaan pun, kita bisa nikmati Firdaus, yaitu kesenangan di dalam Yesus.

 

  1. Markus 15:34; Matius 27:46 “ELI, ELI, LAMASABAKHTANI?”

Karena dosa, Allah memalingkan wajahnya dari manusia, bukan karena Allah benci manusia. Tetapi karena Allah jijik melihat dosa di dalam diri manusia. Namun karena cinta kepada manusia, Yesus rela menanggung dosa kita sehingga ketika Bapa melihat Yesus menanggung dosa kita disalib, Bapa memalingkan wajah-Nya dari Yesus. (Tidak ada hal yang paling berat dan menyakitkan bagi Yesus, selain pengalaman ini. Sebab itu Yesus pun berseru: “Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?). Yesus rela menderita bahkan mati di kayu salib, agar kita diterima kembali oleh Bapa.

 

  1. Yohanes 19:28 “AKU HAUS!”

Rasa haus yang Yesus rasakan bukan semata-mata karena ingin minum. Tetapi ada rasa haus illahi (rasa haus yang kudus dan rohani), yang memenuhi jiwa Yesus sebagai Allah. Dalam Yohanes 1:3, ketika Allah menciptakan manusia, Yesus turut dalam penciptaan. Dan apakah tujuan Allah menciptakan manusia? Mobil, pesawat, laptop, HP, diciptakan karena manusia ingin dipuaskan dengan hasil ciptaannya.  Begitu juga tujuan Allah menciptakan manusia, Allah ingin dipuaskan oleh manusia. Tetapi karena manusia berdosa, maka Allah menyesal telah menciptakan manusia, sebab tidak ada yang baik yang bisa dihasilkan manusia bagi Allah, Kejadian 6:5,6. Manusia hanya bisa memuaskan Allah, apabila dosa kita sudah diampuni. Itu sebabnya Yesus rela disalibkan untuk mengampuni dosa kita agar kita bisa memuaskan Allah.

 

  1. Yohanes 19:30  “SUDAH SELESAI!”

Ucapan sudah selesai yang Yesus katakana di salib, merupakan deklarasi atau pernyataan kepada:

  • Bapa dan seluruh penduduk sorga
  • Seluruh manusia yang mendiami bumi ini
  • Iblis, penguasa kegelapan dan seluruh penghuni neraka, bahwa Yesus sudah menyelesaikan semua hutang dosa kita, yang harus kita pertanggung-jawabkan di hadapan Yesus Raja di atas segala raja, pada waktu Yesus datang kedua kali.

 

Mengapa Yesus Yang Harus Menyelesaikan

Perlu diselesaikan, karena dosa adalah suatu perbuatan yang telah semua umat manusia lakukan. Tidak ada seorang pun manusia yang tidak pernah berbuat dosa. Dan dosa adalah suatu masalah, seperti hutang yang harus kita pertanggung-jawabkan, pada saat Yesus, Raja di atas segala raja datang kedua kali. Ironisnyadosa yang digambarkan seperti hutang, yang kita harus pertanggung -jawabkan, yaitu hutang yang tidak ada seorang pun dapat menyelesaikan atau melunasinya. Apa konsekuensi dosa? Roma 6:23a “Sebab upah dosa ialah maut…” Artinya, setiap kali kita berbuat dosa, kalau kita tidak bisa melunasinya atau menyelesaikan dosa itu, konsekuensi yang harus kita terima adalah maut atau neraka. Dan tidak ada seorang pun yang bisa menyelesaikan atau melunasi hutang dosanya.

 

Gambarannya Yesus Berikan Dalam Perumpamaan  Pengampunan, Matius 18:21-27.

Ay 23       Yesus, Raja di atas segala raja. Saat Ia datang kedua kali, Ia akan meminta pertanggung-jawaban semua orang (tidak terkecuali).

Ay 24       Siapakah hamba yang diperhadapkan kepada raja dengan hutang 10.0000 talenta ini? Orang tersebut adalah kita. Mengapa? Sekecil apa pun dosa yang kita lakukan, di mata Yesus, dosa yang telah kita lakukan seperti hutang 10.000 talenta yang harus kita bayar.

Berapa nilai 10.000 talenta itu…?

  • 1 talenta                            = 6.000 dinar
  • 10.000 talenta = 10.000 X 6.000 dinar = 60.000.000 dinar

Kalau ada yang mengajarkan  manusia bisa selamat asal berbuat baik, amal, ibadah hal itu sama dengan orang tersebut berusaha melunasi hutang 60.000.000 dinar itu.

 

Perhatikan, Matius 22:2, upah bekerja 1 hari = 1 dinar, untuk melunasi hutang 60.000.000 dinar, berarti orang tersebut harus bekerja 60.000.000 hari. Kalau usia manusia 100 tahun, artinya 100 X 365 = 36.500 hari = 36.500 dinar

 

Ay 25       Secara Jasmani – Kalau kita tidak bisa lunasi hutang, konsekuensinya adalah Penjara.

Secara Rohani – Kalau kita tidak bisa lunasi hutang dosa, konsekuensinya adalah Neraka. (Penjara dunia ada remisi dan dibebaskan. Tapi penjara neraka tidak berakhir/kekal).

 

Apakah Solusinya?

Karena manusia tidak bisa membayar hutang dosanya, apakah semua manusia harus masuk ke dalam neraka, sebab semua manusia sudah berbuat dosa? Inilah solusinya…

Ay 26  Tidak ada solusi lain bagi umat manusia di bumi ini. Kalau ia mau luput dari penjara neraka yang mengerikan, satu-satunya jalan…ia harus sujud menyembah dan meminta pengampunan serta percaya hanya Yesus yang bisa menyelesaikan hutang dosa kita. Apabila semua orang mau percaya dan mengakui kekuasaan ada di tangan Yesus…

 

Ay 27  Ayat ini, menjelaskan Roma 6:23b tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. Hanya pengampunan Yesus yang bisa bebaskan kita dari semua hutang dosa kita. Kalau Yesus yang melunasi hutang dosa kita, tidak berarti Yesus tidak keluarkan biaya untuk melunasinya. Biaya yang Yesus harus keluarkan ialah Yesus yang harus disalib dan merasakan maut yang seharusnya Ia tidak pernah rasakan. Ketika Yesus berkata: “Sudah Selesai!”  Artinya Yesus telah menyelesaikan/melunasi semua hutang dosa dan kejahatan kita sehingga setiap orang percaya kepada Yesus kita tidak pernah mengalami neraka!

 

  1. Lukas 23:46 “YA BAPA, KE DALAM TANGANMU KU SERAHKAN NYAWA-KU”

Setelah menyelesaikan semua hutang dosa kita dengan membayar harga yang demikian mahal, maka Yesus menyerahkan nyawa-Nya kepada Bapa. Dengan demikian bukan karena Dia sudah menyerah dan tidak berdaya. Yesus mati di atas kayu salib, bukan karena Yesus dikalahkan oleh Iblis/kematian. Tetapi Yesus menyerahkan nyawa-Nya, karena Yesus sudah menyelesaikan tugas-Nya, membayar lunas semua hutang dosa kita. Haleluya!

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s