DOA NABI ELIA ( Minggu, 04 Mei 2014 )

 

Pdt.J.S. MinandarImage

Yakobus 5:17-20

 ” Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujanpun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan.  Lalu ia berdoa pula dan langit menurunkan hujan dan bumipun mengeluarkan buahnya. Saudara-saudaraku, jika ada di antara kamu yang menyimpang dari kebenaran dan ada seorang yang membuat dia berbalik,  ketahuilah, bahwa barangsiapa membuat orang berdosa berbalik dari jalannya yang sesat, ia akan menyelamatkan jiwa orang itu dari maut dan menutupi banyak dosa. “

 

Ayat terakhir yang kita dari surat Yakobus adalah, Yakobus 5:16b “Doa orang benar bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.”Sekarang kita lanjutkan, sekaligus mengakhiri bahasan seri kotbah kita dengan Yakobus 5:17-20. Dan judul khotbah kita hari ini adalah…

PENDAHULUAN
Masih segar tentunya di pikiran kita bahwa “Doa” adalah salah satu senjata rohani yang efektif untuk mengusir dan mengalahkan musuh, yaitu Iblis. Sebab Doa adalah senjata yang lebih canggih dari rudal, dan lebih hebat dari rudal scud. Pada umunya, rudal yang digunakan untuk berperang dan hanya dapat melawan musuh yang terlihat secara nyata. tetapi doa dapat merubuhkan benteng-benteng Iblis, yang tidak terlihat.

DOA ELIA
Menggambarkan kehebatan kuasa doa, sebab itu Yakobus memberikan kepada kita contoh tentang doa Elia, yang sanggup menggerakkan Tuhan untuk menahan langit untuk tidak menurunkan hujan selama tiga setengah tahun. Serta membuka langit untuk mencurahkan hujan, setelah tidak hujan selama tiga setengah tahun.

APAKAH BISA SEPERTI ELIA?
Mungkin ada di antara kita yang bertanya: Elia kan seorang nabi, sedangkan kita jemaat biasa, mana mungkin bisa berdoa seperti Elia? PerhatikanYakobus 5:17a “Elia adalah manusia biasa sama seperti kita…” Agar kita tidak banyak argumentasi, dengan tegas Yakobus menjelaskan, bahwa Elia adalah manusia biasa (seperti kita), yang memiliki kelemahan dan keterbatasan. Elia pernah alami ketakutan, bahkan putus asa, sampai ia minta mati, I Raja 19:3,4. Terlepas dari kekurangannya sebagai manusia, apakah rahasia doa Elia, yang membuat doanya begitu berkuasa sehingga Allah tidak menunda-nunda untuk mujizat besar ?

CARA ELIA BERDOA
Sebenarnya ada beberapa hal yang mendasari doa Elia, sehingga doanya menjadi doa yang begitu berkuasa, yang lebih hebat dari rudal scud. Yaitu :

1. Berdoa Karena Kehendak Allah
I Raja 18:1 Nabi Elia disuruh Tuhan untuk menghadap raja Ahab dan memberitahu bahwa Allah akan menurunkan hujan bagi bangsa Israel. Dan I Raja 18:41,42 Hujan pun turun, setelah Elia berdoa. Dengan demikian, ayat ini menjelaskan kepada bahwa Elia berdoa, bukan karena butuh sesuatu, tetapi doa adalah: Perintah Tuhan atau Kehendak Tuhan. Jadi, pada waktu orang percaya berdoa, mereka sudah alami berkat dua kali ganda:
 Pertama: melakukan perintah atau kehendak Tuhan
 Kedua: doa dijawabTuhan.

2. Berdoa Dengan Sungguh-sungguh
Yakobus 5:17b “Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujanpun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan. “

Seperti apakah doa yang bersungguh-sungguh itu?Kalau dihubungkan dengan Yohanes 4:24, kita harus berdoa dalam roh, dan berdoa dalam roh, tidak berarti cuman roh kita yang berdoa, sedangkan jiwa dan tubuh tidak berdoa tidak!

a. Berdoa dalam roh, adalah berdoa yang membutuhkan kesungguhan. Sebab roh kitu ada di dalam jiwa, dan jiwa di dalam tubuh. Untuk menyatukan ketiganya, dengan cara berfocus kepada Tuhan, itu bukan hal yang mudah. Dibutuhkan kesungguh-sungguhan kita dalam berdoa. Lukas 22:44 “Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah.”

Kesungguhan untuk menyatkan ketika hal, yaitu Roh, jiwa dan tubuh telah Yesus alami. Yesus adalah Allah 100% dan juga manusia 100%. RohNya ingin mempermuliakan Bapa yang di Surga. Namun jiwa dan tubuhNya merasa tidak mampu menghadapi salib. Karena salib adalah hukuman yang sangat memalukan. Sebab itu Yesus meminta kepada Bapa, agara cawan penderitaan itu dilalukan dari padaNya. Namun Yesus berkata “KehendakMu yang jadi bukan kehendakKu”. Begitu beratnya Yesus melawan keinginanNya, membuat sebuh tekanan sehingga peluhnya seperti tetesan darah. Jika Yesus tidak menang didalam peperangan melawan keinginanNya sebagai manusia, maka tidak ada satu orangpun yang selamat.

ImageUntuk menyatukan roh, jiwa dan tubuh kita bukan hal yang gampang. Berapa menit kita bisa focus dalam doa dan tidak terpecah? Tetapi, yang paling berat adalah mengalahkan keinginan jiwa dan tubuh untuk tunduk pada keinginan roh, itulah yang paling berat. (roh kita punya sifat taat kepada kehendak Tuhan, tapi jiwa dan tubuh kita lemah. Artinya jiwa dan tubuh kita sangat sulit untuk tunduk kepada kehendak Allah). Itu sebabnya, ketika Yesus mematikan keinginan jiwa dan tubuh-Nya dan focus pada kehendak Bapa, maka tekanan dalam jiwa dan tubuh Yesus yang demikian dahsyat, sehingga butir-butir keringat yang keluar dari pori-poritubuhnya bercampur darah.

b. Kepada siapa kita berdoa?
Persoalan kedua yang kita hadapi dalam berdoa. I Raja 18:24 nabi-nabi Baal berdoa kepada illah (dewa); agama-agama lain berdoa kepada Allah yang mereka tidak kenal. Tapi Elia berdoa kepada Tuhan (Yahweh), yang kita kenal di dalam Tuhan Yesus Kristus. Berdoa didalam Nama Yesus, bukan hanya sekedar berdoa dengan memanggil nama Yesus. Tetapi suatu iman yang tidak tergoyahkan kepada Yesus.

3. Motivasi Kita Berdoa
Dalam perjalanan hidup ini, kadang-kadang Tuhan ijinkan kita mengahadapi suatu kebutuh-an yang begitu mendesak dalam hal: usaha; keuangan; ekonomi; keluarga; sakit penyakit dan 1001 macam persoalan lainnya. Kadang-kadang, sudah berdoa, tetapi doa tidak dijawab. Hal itu, biasa terjadi karena banyak sebab, antara lain:
• Mungkin dosa yang jadi penghalang, Yesaya 59:2.
• Karena tidak bertindak bijaksana terhadap isteri dan keluarga, I Petrus 3:7.
• Motivasi yang salah dalam berdoa, (ingin memuaskan hawa nafsu), Yakobus 4:3.
     Ingin diberkati, dengan banyak uang – kalau sudah banyak uang digunakan untuk memusakan keinginan pribadi dan lupakan Tuhan.
     Ingin diberkati dengan kesehatan – kalau sudah sehat, tubuh di gunakan untuk bekerja dan lupa beribadah serta mencari Tuhan.
     Ingin usaha diberkati – kalau sudah diberkati, nikmati dan menabung sebanyak-banyaknya serta lupa memberi bagi pekerjaan Tuhan.

Motivasi yang demikian, terkadang kita pikirkan dan harapkan. Tetapi lain halnya dengan doa Elia. Doanya menjadi doa yang berkuasa dan langsung dijawab Tuhan, karena Elia berdoa bukan untuk kepentingan dirinya, melainkan untuk keselamatan bangsa Israel. I Raja 18:30-45, Allah jawab doa Elia dengan menurunkan hujan atas bangsa Israel,setelah bangsa Israel bertobat dan mengakui dosa-dosa mereka.

Hujan gambaran: berkat; lawatan; pertolongan; kesembuhan; kelimpah-an; pembelaan dan campur tangan Tuhan atas hidup kita. Berkat dicurahkan, setelah ada pertobatan.(Ada pertobatan, ada berkat; tidak ada pertobatan tidak ada berkat). Jadi, Allah doa Elia dijawab Tuhan, karena di dalam diri Elia ada suatu kerinduan yang begitu besar untuk melihat jiwa-jiwa yang terhilang, kembali kepada Allah. Itu sebabnya, kalau kita berdoa, untuk keperluan apa saja, biarlah di dalamnya ada hasrat yang besar di dalam dirikita, untuk memajukan pekerjaan Tuhan. Bukan semata-mata agar kita dilimpahi dengan berkat._

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s