Mendengarkan firman Tuhan (Minggu, 11 Mei 2014)

Pdt. J.S. Minandar

Yeremia 22:29Image

“Hai negeri, negeri, negeri! Dengarlah firman Tuhan!”

PENDAHULUAN

Di ayat firman Tuhan yang akan dibahas hari ini memperingatkan kepada negeri, agar negeri perlu mendengarkan firman Tuhan. Arti kata Negeri memilki beberapa maksud:

  1. Negeri menggambarkan tentang orang percaya. Mereka seperti Negeri yang berada di atas gunung dan dapat terlihat oleh siapapun.
  2. Negeri menjelaskan tentang gereja Tuhan yang merupakan himpunan orang percaya.

Negeri didalam pasal ini juga menyampaikan nubuatan kepada bangsa Israel saat pemerintahan raja Konya.   

SIAPAKAH RAJA KONYA?

Menurut Yeremia 22:24, Konya adalah anak Yoyakim, raja Yehuda menggantikan ayahnya.  Setelah pemerintahan raja Daud, bangsa Israel terbagi menjadi 2 bagian. 12 suku disebut kerajaan Israel dan 2 suku disebut kerajaan Yehuda. Jadi Konya pemimpin 2 suku Israel. Raja Konya di mata Tuhan, digambarkan seperti cincin meterai di jari Tuhan.  Cincin meterai  sangat berharga karena didalamnya ada otorits yang besar. Contoh: Haman, Ester 3:10- Ketika Haman mendapat cincin meterai raja, sehingga ia memiliki kekuasaan untuk mengambil keputusan dan menjalankan keputusannya tersebut. Dengan lain kata, raja Konya adalah orang yang sangat berharga, berkuasa dan penting di mata Allah. Tetapi raja Konya justru “DIBUANG” oleh Allah.

DIBUANG

Pembuangan yang dialami oleh raja Konya disebabkan karena ia tidak mau dengar firman Allah. Walaupun Raja Konya begitu berharga, berkuasa,  dan penting di mata Allah,  Allah tidak segan cabut dan membuang raja Konya. Seperti raja mencabut cincin meterai dari jari tangannya   dan melempar ke Babel.

MENJADI PELAJARAN

Pengalaman raja Konya, hendaknya jadi pelajaran bagi kita, betapa pentingnya membuka hati dan telinga untuk mendengar firman Allah. Jangan sampai sikap kita seperti orang yang sungguh-sungguh berdoa dan dengar firman, tetapi hati dan pikiran jauh dari mendengarkan kebenaran firman Tuhan yang disampaikan.

Zaman sekarang, kita hidup di era informasi. Tidak perlu bersusah diri untuk menempuh jarak jauh atau pergi ke suatu tempat bahkan menunggu berhari-hari untuk mendapatkan informasi.  Cukup menekan tombol-tombol bahkan berbicara kita dapat informasi lebih update. Ada keuntungannya, namun juga ada kerugian besar bila digunakan tidak tepat. Karena begitu banyaknya berita baru dari dunia, banyak orang lebih membuka diri, telinga, pikiran dan hatinya untuk berita dari dunia, tetapi sangat sulit untuk memberi telinga, pikiran dan hatinya   bagi firman Allah.  Sebab itu sering kali kita jumpai orang yang tidak fokus dengan Firman Tuhan kerena sibuk menerima informasi yang baru dari luar. II Timotius 4:4 “Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng”. Firman Allah memiliki berita yang jauh lebih menarik dari informasi dunia, jadi utamakan firman Tuhan.

 

APAKAH YANG KITA DENGAR DARI FIRMAN ALLAH

Berita apakah yang kita terima kalau kita dengar firman Allah..?

BERITA HUKUMAN

Mengapa manusia harus dihukum? Bukankah firman Allah adalah kabar baik? Benar firman Allah adalah kabar baik. Seperti botol yang berisi racun,ada label yang ditempelkan di botol tersebut agar orang tidak meminumnya dan binasa. Firman Allah yang memberitakan penghukuman akibat dosa yang dimiliki setiap manusia. Tidak ada manusia yang tidak berdosa, Roma 5:12 “semua manusia berdosa”. Jadi ada berita penghukuman dalam firman Tuhan agar manusia sadar dan bertobat.

BERITA UNDANGAN

Begitu jahatnya dosa, firman Allah memberikan solusi untuk menyelamatkan manusia dari dosa. IA mengundang kita untuk datang kepada Tuhan, agar kita terluput dari penghukuman akibat dosa yaitu, hanya melalui Yesus, Yesaya 55:1-3;Matius 11:28-30.

BERITA KESELAMATAN

Ada jaminan keselamatan bagi yang mau memberi hati, pikiran dan telinganya bagi firman Allah. Yang menerima Yesus akan diluputkan dari kebinasaan. Sebesar apa pun dosanya, kalau buka hati bagi firman Allah, akan diselamatkan, Yohanes 5:24. Kita diberi hak menjadi anak-anak Allah, Yohanes 1:12. Dijamin dalam perlindungan Tuhan, Yohanes 10:27-29. Jadi jelas bahwa hanya firman Allah memberikan solusi bagi masalah tentang dosa. Ada kalanya kita begitu rindu dengar firman Tuhan, tetapi iblis tidak senang dengan hal itu. Oleh sebab itu Iblis berusaha merintangi kerinduan kita.

RINTANGAN

Rintangan dalam mendengar firman Allah, antara lain:

Cinta Akan Dosa

Tidak mau dengar firman Allah, karena mencintai dosa. Dengan cara, membujuk dan merayu agar kita merasa tidak butuh firman. Iblis katakana bahwa “Allah pengampun”, itu benar. Selanjutnya Iblis berkata “sebanyak apapun dosamu, IA akan terus mengampuni”. Maka kitapun akan terus buat dosa, tetapi ingat ada hukuman atas dosa. Jadi bertobat dan tinggalkan cinta akan dosa. Matius 13:22,          Yohanes 3:19,20.

Matius 13:22 – empat jenis tanah hati manusia:Image

  1. Tanah yang keras : Tidak menerima firman Tuhan, menolak teguran dan iblis yang menang.
  2. Tanah yang berbatu-batu : Sementara mendengar firman Tuhan, dosa membuat firman tersebut tidak ada masuk dalam hatinya sehingga iblis mencurinya.
  3. Tanah semak duri : Suka dengar firman Tuhan , namun cinta akan dunia, kekuatiran membuat benih tersebut tidak bertumbuh maksimal, hanya  bebrapa hari berkembang kemudian mati karena terhimpit semak duri, yaitu DUNIA.

Upaya Iblis

      Iblis berupaya menghalangi orang yang dengar firman Allah. Karena Iblis: takut; lari; dikalahkan  bahakan Iblis: tidak punya teman di neraka. Sebab itu Iblis berusaha untuk mencuri firman Allah, Matius 13:19. iblis membutakan kita akan Injil,  II Korintus 4:4 dengan cara mempengaruhi pikiran kita, sehingga menunda dan tidak mau kita dengar firman Allah untuk bertobat. Iblis menaruh dalam pikiran bahwa kita masih punya banyak kesempatan untuk ambil  keputusan. Contoh: Feliks, Kisah 24:24-26- ia telah dengar firman namun ia tidak berani ambil keputusan untuk percaya kepada Yesus lewat pemberitaan Paulus. Saat mendengar teguran firman, hendaknya kita mengambil keputusan yang benar sebab setiap keputusan ada akibatnta.

 

AKIBAT TOLAK FIRMAN ALLAH

Apakah yang dialami oleh orang yang menolak firman Allah..?

  • Allah akan tertawakan dan mengolok-olok,  Amsal 1:26,27;Wahyu 6:14-17
  • Allah tolak seruannya, Amsal 1:28.
  • Allah paksa untuk menuai yang telah mereka tabur, Amsal 1:30-31;Galatia 6:7,8

Sebaliknya :

ORANG YANG MENDENGAR DAN PERCAYA FIRMAN TUHAN

  • Dipindahkan dari maut (kebinasaan), kepada hidup, Yohanes 5:24.
  • Bebas dari hukuman,  Roma 8:1.
  • Menerima hidup yang kekal, Roma 8:35-39.

Firman Tuhan adalah kebenaran yang menghidupkan setiap orang yang percaya dan memperhatikan Firman. Orang tidak meremehkan firman akan beryumbuh menjadi gereja Tuhan yang sempurna. “Dengar dan lakukan firman Tuhan, maka kehidupan kekal menjadi bagian kita”._

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s