Peran Roh Kudus Dalam Hidup Orang Percaya ( Minggu, 01 Mei 2014 )

Pdt. J.S. MinandarImage

Yeremia 29:7

“Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu.”

 

PENDAHULUAN
Ketika bangsa Israel berada di Babel, istilah lain di tempat perantauan, atau istilah yang lebih tepat di tempat di mana mereka dibuang, Allah memerintahkan kepada mereka, bahwa mereka wajib :
1. Mengusahakan kesejahteraan kota di mana mereka tinggal dan berada
2. Menaikkan doa syafaat bagi kota di mana mereka berada. Alasannya, karena kesejahteraan kota di mana kita tinggal, adalah menjadi kesejahteraan mereka.

BAGI PENGIKUT YESUS
Perintah atau kewajiban ini, bukan hanya bagi umat Israel yang hidup tahun Sebelum Masehi. Tetapi perintah ini juga bagi pengikut Kristus yang hidup di akhir zaman. Sebab Filipi 3:20 tanah air kita bukan di dunia ini, tetapi di sorga (dunia adalah tempat kita merantau).Matius 5:14,15 orang percaya diselamatkan supaya menjadi pengaruh yang baik (garam dan terang) bagi kota di mana kita tinggal atau berdomisili. Berdasarkan Kisah 2 kita dipenuhi Roh Kudus, bukan untuk kepentingan diri semata (ada daya tahan; Roh Kudus jadi penolong; penghibur bagi kita). Tapi, Roh Kudus diberi kepada supaya dapat kita bisa melayani kota di mana kita tinggal. (mulai di Yerusalem, Yudea, Samaria sampai ujung bumi). Dan, ini adalah perintah Tuhan atau Amanat Agung Tuhan Yesus Kristus. Kalau Gereja, hanya melayani diri sendiri, atau melayani saudara seiman. Berarti kita belum melaksanakan Amanat Agung Tuhan Yesus Kristus.

KERAJAAN ALLAH
Di dalam Matius 6:33 dikatakan oleh Yesus: “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.”
Yesus tidak memerintah untuk mencari Tuhan, Yesus, Roh Kudus atau lainnya. Tetapi… Yesus perintahkan untuk mencari “Kerajaan Allah dan Kebenarannya” (Saya harap saudara tidak salah dalam menafsirkan khotbah saya ini).

YESUS ADALAH PENGUASA KERAJAAN ALLAH
Ketika Yesus diadili oleh Pilatus, Pilatus bertanya kepada Yesus dalam :
Yohanes 18:33 “Maka kembalilah Pilatus ke dalam gedung pengadilan lalu memanggil Yesus dan bertanya kepada-Nya: “Engkau inikah raja orang Yahudi?” Dijawab Yesus di:
Yohanes 18:36 Jawab Yesus: “KerajaanKu bukan dari dunia ini; Jika Kerajaan-ku dari dunia ini, pasti hamba-hamba-Ku telah melawan, supaya Aku jangan diserahkan kepada orang Yahudi akan tetapi Kerajaan-Ku bukan dari sini.”
Dari jawaban Yesus kepada Pilatus, sudah jelas dan pasti bahwa Yesus adalah seorang penguasa atau raja dari sebuah kerajaan. Tetapi kerjaan itu, bukan dari dunia ini, melainkan dari Allah, itu sebabnya disebuat Kerajaan Allah.

APAKAH YANG DIMAKSUD DENGAN KERAJAAN ?…
Sebuah kerajaan, atau yang namanya kerajaan, memiliki beberapa ketentuan, antara lain:

1. Memiliki Wilayah Kekuasaan
Kerajaan atau bangsa Indobesia memiliki batas wilayah kekuasaan (Dari Sabang sampai Merauke; dari Miangas sampai Pulau Rote). Demikian juga dengan kerajaan Allah. Tetapi batas wilayah Kerajaan Allah, berbeda dengan Kerajaan dunia. Di Malaysia; Brunai; Arab Sauadi menamakan diri mereka sebagai Kerajaan Islam, tetapi ketika ada seorang di Malaysia; Brunai atau Arab Saudi menerima Yesus di hatinya, maka Kerajaan Allah itu ada di hati orang tersebut.

2. Memiliki Aturan
Sebagaimana kerajaan atau negara di dunia memiliki aturan, UUD 45, begitu juga Kerajaan Allah memiliki aturan, dan aturannya adalah Firman Allah.
Matius 22:15-22 orang Yahudi ingin mencobai Yesus dalam hal peraturan Kerajaan Romawi. Yesus meminta sebuah mata uang dan bertanya: “Gambar dan tulisan siapakah ini?” Mereka menjawab: “Gambar dan tulisan Kaisar.” Lalu kata Yesus kepada mereka: “Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah.” Ada peraturan yang wajib kita lakukan sebagai warga Negara Kerajaan dunia (Indonesia). Tetapi sebagai warga Negara Kerajaan Allah, kita wajib mengikut aturan Kerajaan Allah.

3. Memiliki Budaya
Setiap Kerajaan memiliki budayanya sendiri yang khas dan unik. Demikian juga dengan Kerajaan Allah. Dan budaya Kerajaan Allah, bukan nyanyian, tarian, pakaian tapi “Kebenaran” (Di luar kebenaran firman Allah, itu bukan budaya Kerajaan Allah).

4. Memiliki Pemerintahan
Sebagaimana kerajaan dunia memiliki pemerintahan, demikian juga dengan Kerajaan Allah. Pemerintahan Kerajaan Allah dipegang oleh Yesus, Wahyu 11:15. Dan kalau kita tekun mengiring dan melayani Yesus, kita akan memerintah Yesus, II Tim 2:11,12.

KESIMPULAN
Kalau kita sungguh-sungguh telah percaya kepada Yesus dan menjadi warga Kerajaan Allah, maka ciri-ciri warga negara Kerajaan Allah itu akan nampak jelas dalam diri kita, antara lain:

  • Hidup kita (hati kita) menjadi daerah wilayah kekuasaan Yesus, sebab untuk sekarang ini Kerajaan Allah itu masih bersifat rohani, yaitu di hati setiap pengikut Yesus, Lukas 17:21. Dan kita tidak akan ijinkan penguasa lain menguasai hidup kita. (Hanya Yesus).
  • Semua aktifitas yang kita lakukan, di mana pun kita berada, kita tidak akan melanggar aturan (Hukum) Kerajaan Allah, yaitu Firman Allah.
  • Di mana pun berada, kita akan tampil dengan mengedepankan budaya Kerajaan Allah, yaitu: “Kebenaran” (Perkataan, perbuatan, usaha, pergaulan, keinginan, tingkah laku, kepada isteri, kepada suami, kepada orang tua, kepada boss, kepada pembantu – kita tampilkan kebenaran).
  • Memerintahan Bersama Yesus , Salah satu bukti, bahwa kita benar-benar telah menjadi Warga Kerajaan Allah, al:

         a. Kelepasan Dari Kuasa Iblis – Mengalami kemerdekaan, kelepasan, tidak dijajah lagi oleh kuasa Iblis. Lukas 11:20 “Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.” (Inggris: But if I, by the finger of God, send out evil spirit). Pastikan, bahwa kita benar-benar sudah dibebaskan dari kuasa setan apa pun.Kalau kita masih berurusan dengan kuasa setan – kita bukan warga Kerajaan Allah.Selain itu, kita juga diberi kuasa untuk berdoa dan bebaskan orang yang dikuasai setan.

         b. Hidup Dalam Pertobatan – Anggota Kerajaan Allah adalah orang yang sudah (benar-benar bertobat, Matius 18:3 di ayat ini tidak ditulis sorga, tetapi Kerajaan Sorga).

         c. Tidak Diperhamba Oleh Uang – Sebagai manusia yang masih hidup di dunia, kita butuh uang, itu sebabnya kita bekerja. Tapi bukan berarti kita diperhamba oleh uang. Kalau hidup kita masih diperhamba uang, maka uang menjadi penguasa kita, bukan Yesus dan Kerajaan Allah yang menguasai kita, Matius 19:23-26.

SUASANA KERAJAAN ALLAH
Roma 14:17 “Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.” Pengikut Yesus yang benar-benar sudah menjadi warga negara Kerajaan Allah, akan terlihat dari ekspresi dan cara hidupnya sehari-hari, yaitu: Kebenaran; Damai sejahtera, dan Sukacita karena pekerjaan Roh Kudus dalam hidupnya bukan karena materi (makanan; minuman; uang atau harta kekayaan yang banyak). Contoh: Paulus dan Silas di penjara Filipi, Kisah 16.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s