Peran ROH KUDUS dalam hidup Orang Percaya (Minggu, 15 Juni 2015 )

Pdt. J.S. MinandarImage

PENDAHULUAN
Mingggu yang lalu telah dibahas tentang “Hari Raya Pentakosta”. Hari Raya Pentakosta bagi orang Yahudi adalah hal yang biasa dilaksanakan. Tetapi secara ilahi, hari Raya Pentakosta bukan hanya sekedar perayaan atau tradisi. Hari Raya Pentakosta digenapi bagi semua orang percaya dan bukan hanya kepada orang Yahudi, yaitu :“Pencurahan Roh Kudus” kepada orang percaya, ditandai dengan BAHASA ROH atau ber-Glosolali. Hal ini telah digenapi dalam Kisah Para Rasul 2.

Di Israel ada 3 perayaan besar, yaitu :
1. Paskah
2. Pentakosta
3. Pondok daun daunan

Dari ketiga perayaan tersebut ada yang sudah digenapi dan belum digenapi.

SUDAH DIGENAPI
Hari Raya yang telah digenapi bagi setiap orang percaya, adalah:
 Paskah
Paskah pertama kali di alami oleh orang israel saat pembebasan dari perbudakkan bangsa Mesir. Peristiwa tersebut terus dilakukan untuk memperingatinya dan di sebut Paskah. Namun bagi kita, paskah adalah saat Yesus mati bagi dosa kita. Sehingga semua manusia mendapat pengampunan.

 Pentakosta
Hari raya kedua yang digenapi adalah Pentakosta, yaitu saat “Pencurahan Roh Kudus Bagi Orang Percaya”. Setiap pengikut Kristus seharusnya berhak merasakan hari raya pentakosta, asal kita sungguh-sungguh percaya kepada Yesus.

Itulah kedua hari raya yang telah digenapi bagi setiap orang percaya.

BELUM DIGENAPI
Namun ada satu hari raya Israel yang belum digenapi ialah Hari Raya ketiga, yaitu “Hari Raya Pondok Daun”. Bentuk penggenapannya ialah: “Penyingkiran Orang Percaya ke Padang Gurun” (Luput Dari Kuasa Antikristus). Ini dapat kita alami jika kita penuh dengan Roh Kudus.

SATU KESATUAN (PAKET)
Sebenarnya ketiga Hari Raya Israel merupakan satu paket yang saling berkaitan satu dengan lainnya. Artinya, Kalau alami “Paskah” kita punya peluang untuk alami “Pentakosta.” Selanjutnya kita yang alami penggenapan “Pentakosta” akan punya peluang untuk alami: “Pondok Daun” (Penyingkiran Ke Padang Gurun). Tanpa “Dipenuhi Roh Kudus,” tidak mungkin akan alami penyingkiran ke Padang Gurun (Luput Dari Kuasa Antikris). Jadi Roh Kudus penting bagi setiap kita. Selain dari pada itu, Roh Kudus juga memiliki peran penting bagi setiap umat Tuhan.

ROH KUDUS DALAM JEMAAT
Ada 3 pion, peran Roh Kudus dalam jemaat/ orang percaya, menghasilkan:
1) BERTUMBUH SECARA KUANTITAS Kisah 2:41.
Dalam Kisah rasul 2, dalam sekali Khotbah, Petrus mendapat hasil yang luar biasa, yaitu:
v Pendengar terharu, Kis 2:37.
v Percaya Yesus dan dibaptis, Kisah 2:41; Kisah 2:47b.

Ada kuasa yang luar biasa dan penambahan kuantitas, dari 120 ditambah 3000 oleh kuasa Roh Kudus.

2) BERTUMBUH SECARA KUALITAS
Selain bertambah secara kuantitas, mereka juga bertambah secara kualitas. Tanda pengikut Kristus yang bertumbuh secara kualitas:

  • Tekun Dalam Pengajaran Rasul-rasul, Kisah 2:42. Tekun artinya, berdaya Tahan. Daya tahan dalam ajaran (doktrin) Firman Allah.
  • Tekun Dalam Persekutuan (Ibadah), Kis. 2:42.
  • Tekun Berdoa, Kis. 2:42.
  • Memiliki Kuasa/Wibawa Illahi Kis. 2:43 sehingga mereka dihormati bahkan di Kisah 2:47a, mereka disukai.
  • Kasih Persaudaraan, Kis. 2:44.
  • Roh Kudus juga membaharui Kekuatan, Kisah 4:3-31. Sehinga mereka yang lemah menjadi kuat kembali. Jadi dalam kisah 4, seluruh jemaat sepenang-gungan dengan para rasul. Mereka doa bersama-sama, Kisah 4:27-31. Mereka sudah dibaptis Roh Kudus, tetapi mereka kembali dipenuhi Roh Kudus. Inilah yang dikatakan dalam Roma 12:11 “Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layani Tuhan”. Contoh seperti baterai yang kembali diisi sehingga penuh.
  • Memiliki Semangat Untuk Berkorban, Kisah 4:36,37
  • Tidak serakah, tetapi sanggup mengelola dengan baik berkat Tuhan, II Korintus 9:7-12.

3) PEMBERSIHAN DALAM JEMAAT
Saat Gereja mulai bertumbuh secara kualitas, maka Tuhan akan melakukan pembersihan dalam Rumah-Nya. Perhatikan I Petrus 4:17a “Karena sekarang telah tiba saatnya pengha-kiman dimulai, dan pada rumah Allah sendiri yg harus pertama-tama dihakimi…” . Jadi sangat penting pertumbuhan kerohanian orang percaya semakin bertambah. 

Coba perhatikan gambar ini……………………………..                                   .Image

Tangga pertama yang kita naiki adalah iman. Ini kita dapatkan saat kita percaya kepada Yesus. Bukan hanya sampai di iman, sebagai pengikut Kristus, harus ada pertambahan, yaitu kebajikkan. Ini adalah bukti sikap hidup bahwa kita telah diselamatkan dari kebinasaan. Terus bertumbuh kepada pengetahuan yaitu doktrin, terus sampai kepada kasih Agape. Inilah  wujud Pertumbuhan Kualitas Jemaat yang dilukiskan dalam II Petrus 1:5-8. Kira-kira Posisi pertumbuhan kerohanian kita berada di tingkat mana?..

Kisah Rasul 2, jemaat mula-mula telah berada di tangga kasih philia. Apakah yang Yesus lakukan kepada Jemaat tersebut saat berada di tangga kasih philia?…

TUHAN BERSIHKAN
Jemaat pada level rohani “Kasih Philia” tidak segan-segan Yesus membersihkan Gereja dari dosa. Contoh: Kisah 5:1-11, riwayat Ananias dan Sapira. Mereka berdua rindu memberikan hasil penjualan tanah mereka secara penuh kepada Tuhan. maka pergilah Ananias menghadap Petrus yang penuh dengan Roh Kudus. Roh Kudus berbicara kepada Petrus, bahwa hasil yang mereka berikan tidak penuh, tetapi hanya sebagian. Maka putus nyawa Ananias, kemudia datanglah Safira, iapun melakukan hal yang sama seperti suaminya. Maka sepasang suami istri ini meninggal. Mengetahui hal itu, jemaat menjadi takut kepada Tuhan dan semakin bersungguh-sungguh. Roma 5:20 “Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah”

4) KEBERANIAN MEMBERITAKAN INJIL
Gereja yang bertumbuh kualitas rohaninya, akan menjadi jemaat yang: “Marturia – Martyr (syahid). Mereka menjadi Jemaat yang bersaksi tentang Kristus, sampai menyerahkan nyawa. Contohnya seorang diaken, yaitu Stefanus, Kisah Rasul  7:54-60 demi injil ia berani mati syahid dan Roh Kudus memampukan dia untuk bertahan dalam kebenaran.

Ketika kita percaya kepada Yesus, maka kita jangan puas hanya dengan percaya. Terus tambahkan iman kita sampai kepada kasih Agape. Tetapi jangan harap dapat melakukannya dengan kekuatan sendiri. Yesus telah mengirim Roh Kudus untuk memampukan kita. Minta terus Roh Kudus untuk terus memenuhi hidup kita dan memperbaharui iman kita.__

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s