Keluar dari himpitan hidup ( Minggu, 29 Juni 2014 )

Pdt. Michael Ticoalu 

1 Samuel  30:6

” Dan Daud sangat terjepit, karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batu. Seluruh rakyat itu telah pedih hati, masing-masing karena anaknya laki-laki dan perempuan. Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya. “

Setiap manusia tidak pernah lepas dari masalah dan masalah tersebut sering kali begitu menghimpit. Salah satu tokoh Alkitab, yaitu raja Daud pernha mengalami masalah yang sedemikian berat sehingga ia merasakan tekanan/stres. 1 Samuel 30 mencatat tentang hal tersebut. Pada saat itu Daud serta orang-orangnya kembali ke Ziklag dan mereka menemukan Ziklag sudah terbakar habis, perempuan-perempuan dan semua orang yang ada di Ziklag ditawan oleh orang Amalek.

Maka semua pasukan yang bersama Daud hendak membunuh Daud. Mereka meminta pertanggung-jawaban atas Daud. Ayat ke 6 melukiskan keadaan hati Daud pada saat itulah “Daud sangat terjepit”, kata terjepit mengandung arti terikat. Jadi Daud merasakan ada hal yang begitu mengikat dia dan ia tidak dapat melakukan apapun lagi untuk membela dirinya.

Dalam kehidupan kekristenan, tidak lepas dari namanya himpitan hidup. Adanya himpitan membuat kita mengerti bahwa segala sesuatu dapat berubah. Semua yang ada diDunia akan berubah, tidak semuanya akan baik-baik atau tenang-tenang. Meskipun Dunia ini mengalami perubahan, hanya firman Tuhanyang tidak berubah.

 

Ketika masalah datang menyerang dan menghimpit, mungkin orang-orang terdekat kita  berubah, sahabat, teman bahkan keluarga dapat berubah karena mereka melihat masalah kita, tetapi Tuhan tidaklah demikian. Perubahan dapat terjadi dalam setiap segi kehidupan kita, tetapi jangan takut Yesus tetap setia bersama kita dalam segala keadaan.

Apakah yang Daud lakukan ketika ia berhadapan dengan situasi yang terjepit?

–  1 Samuel 30:6 – Daud menguatkan hatinya, ia menyadari bahwa sumber pertolongannya adalah Tuhan. Kesadaran diri akan pertolongan sangat penting untuk membawa kita keluar dari keadaan yang terjepit. Selanjutnya, kita harus siap diproses oleh Tuhan melalui situasi yang begitu menghimpit, percaya akan pembelaan Tuhan.

–   1 Samuel 30:9 –Daud berani bertindak, karena Daud telah mengutkan hatinya maka ia mampu berjalan dengan iman bahwa Tuhan menyertai. Sering kali didalam masalah yang kita hadapi, ada satu ketakutan yang membuat iman percaya seseorang menjadi lemah. Jangan sampai itu terjadi, hendaklah kita bangkit dan bertindak karena Tuhan menghendaki tindakan iman orang percaya.

Jadi bila keadaan menekan kita, datanglah kepada Tuhan dan kuatkan hati. Yesus ada buat kita, untuk menolong dan memampukan.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s