KUNCI ALAMI TEROBOSAN TUHAN (Minggu, 10 Agustus 2014)

I Taw 14 : 8-17

Kehidupan manusia tidak dapat dipisahkan dari persoalan. Sejak lahir sampai meninggal permasalahan selalu berjalan beriringan dengan usia manusia. Yang berbeda adalah jenis dan tingkat persoalan. Inilah yang dialami raja Daud, ia dan segenap bangsa Israel sedang menghadapi serangan bangsa Filistin di lembah Refaim. Oleh pertolongan Allah, Daud dapat memenangkan pertempuran karena Tuhan yang menerobos maju melawan bangsa Filistin.

Kunci Alami Terobosan Tuhan
Apakah yang menggerakan Tuhan bergerak maju menerobos bangsa Filistin? Apakah juga yang dilakukan Daud sehingga mampu mendorong Tuhan untuk menerobos musuhnya?

a. Tanya Tuhan (ay 10, 14)
Daud tidak menggunakan otaknya sendiri, dia juga tidak mengandalkan pasukannya yang besar. Yang pertama Dia lakukan adalah bertanya kepada Tuhan. Ini adalah bukti bahwa Daud mengandalkan Tuhan. Sebelum menyerang maju bangsa Filistin ia bertanya kepada Tuhan. Hasilnya Tuhan menerobos musuhnya dan Daud alami kemenangan.

Dalam pelayanan, kami banyak alami tantangan. Tempat ibadah kami pernah diresolusi, ibadah kami dihentikan, kami tidak marah dan membalasnya, sebaliknya kami tanya kepada Tuhan. Puji Tuhan, Tuhan memberi kepada kami tempat ibadah baru. Tanah yang luasnya 400M2 awalnya ditawarkan Rp. 100 juta, oleh pertolongan Tuhan jadi Rp 20 juta. Inilah terobosan Allah. Yang tidak bisa kita kerjakan Tuhan sanggup melakukannya. Yang mustahil tidak pernah mustahil bagi Allah. Dia selalu punya terobosan yang baru bagi kita.

Pemuda-pemudi yang sedang mencari pasangan, awalilah dengan bertanya kepada Allah. Saudara-saudari kalau kita mau ambil keputusan bertanyalah dulu kepada Tuhan. Jangan grusa-grusu, ambil wakti berdiam diri, berdoa dan bertanya kepada Tuhan, maka saudara akan melihat Tuhan menerobos musuh-musuh kita.

b. Senangkan Tuhan
Semua yang kita miliki adalah karena anugerah Tuhan. Apa yang melekat pada tubuh kita yang kita gunakan dan nikmati adalah karena Tuhan. Sebab itu senangkanlah Tuhan dengan apa yang kita miliki. Daud menjadi pribadi yang selalu berusaha menyenangkan Tuhan. Karena Tuhan disenangkan maka Tuhan menerobos musuh-musuh Daud.
Senangkanlah Tuhan dengan harta kekayaan yang kita miliki, (Ams 3:9,10); Maz 6:6 bersyukurlah dan senangkan Tuhan selagi hidup sebab setlah mati kita tidak apat melakukan apa-apa. Rasul Paulus menganjurkan kepada jemaat di Roma dan kita semua agar mempersembahkan tubuh kita sebagai persembahan yang hidup. (Rom 12 : 1, 1Pet 2:9)

c. Taat – Ikut Caranya Tuhan
Kemenangan Daud bukan disebabkan oleh karena kehebatannya melainkan karena ketaatannya kepada Allah. Saat bangsa Filistisn menyerang yang pertama Tuhan perintahkan untuk maju, Daud maju menggempur mereka sehingga bangsa Filistis dipukul mundur. Saat bangsa Filistin maju untuk kedua kalinya, Daud kembali taat kepada intruksi Tuhan untuk membuat gerakan melingkar agar dapat menyerang mereka dari belakang. Hasilnya sekali lagi Daud menang. Selama Daud taat kepada Allah, ia selalu alami kemenangan. Ketaatan berbuahkan kemenangan.

2Taw 26 – Selama raja Uzia taat dan mencari Tuhan, segalanya dibuat Tuhan menjadi berhasil. Sebaliknya saat tinggalkan Tuhan ia alami kehancuran. Elia adalah seorang nabi yang taat. Saul awalnya taat, tetapi karena ketidak taatannya ia ditolak oleh Allah. Yusuf menghidupi mimpinya dengan ketaatan sehingga berhasil menjadi perdana menteri di Mesir.

Kita tidak dapat memahami sepenuhnya akan rencana Tuhan sebab itu hiduplah dengan ketaatan. Yesaya 55: 8,9 Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu. Yakinlah bahwa Tuhan memiliki rancangan yang indah bagi masa depan kita. (Yer 29:11)

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s