Melalui Jalan di Padang Gurun – Pdt. Keluaran Joseph Priyono (Minggu, 31 Agustus 2014)

Keluaran 13:17-18

Rencana Allah kepada bangsa Israel adalah membebaskan mereka dari tindasan bangsa Mesir dan membawanya masuk ke tanah perjanjian, tanah yang berlimpah madu dan susunya. Untuk menuju tanah perjanjian, Allah tidak menuntun mereka melalui jalan ke negeri orang Filistin, walaupun jalan ini yang paling dekat; tetapi Allah menuntun bangsa itu berputar melalui jalan di padang gurun. Kelihatannya memang aneh dan tidak masuk akal, dimana-mana manusia akan mencari jalan yang dekat dan mudah, tetapi Allah menuntun umatNya melalui jalan yang sukar yaitu padang gurun.

Saudara yang kekasih, percayalah bahwa janjiNya adalah memberikan tanah perjanjian yang berlimpah susu dan madu kepada kita, namun untuk mencapainya kita harus melewati jalan di padang gurun. Inilah yang disebut proses Illahi. Allah sanggup melakukan mujizat kepada kita tapi Ia ingin kita “melewati”jalan di padang gurun. Bertahanlah dalam kesukaran yang sedang anda alami, sebab itu adalah jalan di padang gurun yang harus kita lalui sebelum masuk tanah perjanjian. Amin!

Gambaran tentang padang gurun.
1. Kering, gersang dan tidak ada kehidupan
Kita tidak akan menemukan hutan di padang gurun, sebab di sana sulit tanaman bisa tumbuh. Hanya tanaman tertentu saja yang dapat tumbuh, itu pun jarang sekali. Di padang gurun kita hanya saksikan kekeringan dan kegersangan.
Apakah keadaan Saudara sedang kering seperti padang gurun? Keuangan saudara kering? Rumah tangga Saudara kering, kehilangan kasih dalam hubungan keluarga? Ini memang tidak menyenangkan, tetapi Anda harus melaluinya.

2. Tidak ada Arah/Tanda Jalan
Kalau anda berada di tengah padang gurun semuanya akan terlihat sama. Kita tidak tahu mana arah timur atau selatan, barat atau utara? Sejauh mata memandang yang terlihat hanya hamparan pasir yang sangat luas. Di gurun tidak ditemukan tanda-tanda jalan ataupun petunjuk arah. Kondisi seperti ini membuat seseorang gampang tersesat di padang gurun. Itulah sebabnya bangsa Israel berputar-putar selama 40 tahun di padang gurun. Ketika Saudara tidak menemukan tanda-tanda Allah dalam hidupmu, masihkah engkau mempercayai Tuhan?
– Abraham, Roma 4:19,20 .
Sejak menerima janji Allah tentang keturunannya, Allah tidak memberikan tanda-tanda akan penggenapan janji tersebut, bahkan sebaliknya tanda-tanda untuk memiliki anak hilang dari diri Abraham dan Sara. Abraham usianya telah kira-kira seratus tahun, dan rahim Sara telah tertutup. Namun yang menarik, Alkitab berkata: Imannya tidak menjadi lemah. Melalui jalan di padang gurun, Abraham tetap percaya kepada Allah yeng berjanji dan imannya tidak menjadi lemah. Bagaimana dengan Anda?

– Yusuf
Demikian halnya dengan Yusuf. Tuhan membawanya melalui jalan di padang gurun untuk meraih mimpinya. Sekalipun fakta hidup yang ia alami menunjukan ia jauh dari menjadi seorang pemimpin, namun ia tetap percaya akan penyertaan Tuhan melewati jalan di padang gurun.

3. Di Padang Gurun tidak ada Jalan Pintas
Tidak ada “jalan tikus” di padang gurun. Anda harus melaluinya sampai akhir! Hal ini memberikan pengertian bahwa satu-satunya yang dapat kita kerjakan adalah bergantung sepenuhnya pada pimpinan Allah.
Amsal 3:5,6
Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.

JANJI ALLAH DI PADANG GURUN
A. Allah Menyertai Kita, Keluaran 13:21
Tuhan tidak berjanji menghindarkan kita dari padang gurun, tetapi yang Ia janjikan adalah menyertai kita melalui jalan di padang gurun. Seberat apapun perjalanan hidup yang sedang anda alami percayalah bahwa Tuhan menyertaimu sampai akhir.

B. Tuhan akan menyediakan kebutuhan kita , Keluaran 16:13-15
Di tempat kering dan gersang, Allah mampu menyediakan kebutuhan kita secara ajaib. Seperti Tuhan mencukupi kebutuhan umatNya di padang gurun, Ia juga akan mencukupi kebutuhan kita sehari-hari.

C. Tuhan akan membuat jalan dan sungai-sungai di padang gurun, Yesaya 43:19
Ini adalah mujizat, yang mustahil Allah kerjakan bagi anak-anakNya. Di padang gurun Allah membuat jalan dan sungai-sungai. Woow! Luar biasa!!! Saudaraku jangan menyerah tetaplah berjalan maju melalui padang gurun, sebab Tuhan sanggup membuat mujizat bagi kita. Tuhan memberkati!!

– JALAN
Yoh 14 : 6
Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

– SUNGAI
Wahyu 7:17
Sebab Anak Domba yang di tengah-tengah takhta itu, akan menggembalakan mereka dan akan menuntun mereka ke mata air kehidupan. Dan Allah akan menghapus segala air mata dari mata mereka.”_

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s