Menang bersama Tuhan – Pdt. MD. Wakkary (Minggu Pagi, 17 Agustus 2014)

Amos 5:1-6

Kitab Amos ditulis oleh nabi Amos. Amos adalah seorang peternak domba dari Tekoa, suatu desa di pinggiran Yehuda, kira-kira 15 km di sebelah selatan Betlehem. Kitab Amos merupakan salah satu kitab dalam kumpulan kitab nabi-nabi di Perjanjian Lama. Kitab ini juga termasuk dalam kumpulan kitab nabi-nabi kecil. Pelayanan Amos dilakukan pada masa pemerintahan Uzia di Yehuda dan Yerobeam bin Yoas di Israel.

Pada bagian ini nabi Amos menyampaikan firman profetik atau nubuatan. Nubuatan yang disampaikan adalah: Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH kepada kaum Israel: “Kota yang maju berperang dengan seribu orang, dari padanya akan tersisa seratus orang, dan yang maju berperang dengan seratus orang, dari padanya akan tersisa sepuluh orang.” (ay.3).
Bangsa Israel tidak lagi menjadi bangsa pemenang, sebaliknya jika mereka maju berperang mereka akan mengalami kekalahan. Maju dengan 1.000 orang akan tersisa 100 orang, jika mereka maju dengan 100 orang akan tersisa 10 orang. Ironis sebab Allah telah membuat bangsa ini kuat dan besar namun dikalahkan oleh musuh-musuhnya.

Ulangan 32:30
Bagaimana mungkin satu orang dapat mengejar seribu orang, dan dua orang dapat membuat lari sepuluh ribu orang, kalau tidak gunung batu mereka telah menjual mereka, dan TUHAN telah menyerahkan mereka!

Inilah bukti bahwa bangsa Israel adalah bangsa yang hebat. Satu orang saja dapat mengalahkan seribu orang, dan 2 orang Israel dapat mengalahkan 10.000 orang. Tetapi mengapa pada zaman nabi Amos mereka menjadi bangsa yang lemah dan kalah? Jawabannya adalah karena mereka meninggalkan Tuhan. Perhatikan kutipan ayat-ayat berikut ini.
Amos 4 : 8 “ …. namun kamu tidak berbalik kepada-Ku,” demikianlah firman TUHAN.”
Amos 4:9 “…. namun kamu tidak berbalik kepada-Ku,” demikianlah firman TUHAN.”
Amos 4:10 “…. namun kamu tidak berbalik kepada-Ku,” demikianlah firman TUHAN.”
Amos 4:11 “…. namun kamu tidak berbalik kepada-Ku,” demikianlah firman TUHAN.”

Inilah penyebab utama kekalahan bangsa Israel, yaitu mereka meninggalkan Tuhan. Mereka tidak mau bertobat dan berbalik kepada Allah. Banyak peringatan yang Tuhan telah sampaikan kepada bangsa Israel, baik melalui nabi-nabiNya maupun melalui berbagai peristiwa yang menimpa bangsa Israel, namun mereka tetap mengeraskan hati dan meninggalkan Tuhan. Akibatnya mereka selalu mengalami kekalahan dalam peperangan.

Jika kita memperhatikan apa yang terjadi di sekitar kita, barangkali ini adalah peringatan dari Tuhan. Berbagai bencana alam terjadi di mana-mana, mulai dari gunung meletus, banjir, tanah longsor, gempa bumi, munculnya virus dan wabah penyakit, dll. Semuanya itu hendaknya menjadi peringatan bagi manusia untuk bertobat dan berbalik kepada Allah. Jika tidak akan ada bencana yang lebih besar akan terjadi lagi.

Ayat 4
Sebab beginilah firman TUHAN kepada kaum Israel: “Carilah Aku, maka kamu akan hidup!

Nabi Amos menyerukan kepada bangsa Israel agar mereka mencari Tuhan sebagai sumber kehidupan. Keselamatan dan kemenangan hanya kita temui di dalam Yesus. Jika manusia bertobat dan berbalik kepada Allah yang benar, mereka akan menikmati keselamatan kekal. Tuhan Yesus sendiri juga menyatakan dalam Matius 6:33- Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. Mendapatkan Yesus berarti kita mendapatkan segala-galanya.

Ayat 5
Janganlah kamu mencari Betel, janganlah pergi ke Gilgal dan janganlah menyeberang ke Bersyeba, sebab Gilgal pasti masuk ke dalam pembuangan dan Betel akan lenyap.”

Ada tiga tempat yang disebutkan oleh nabi Amos, yaitu : Betel, Gilgal dan Bersyeba. Apa maksudnya?
a. Betel
Betel artinya rumah Allah. Betel adalah tempat dimana Yakub bermimpi bahwa di bumi akan didirikan sebuah tangga yang ujungnya sampai di langit, dan tampaklah malaikat-malaikat Allah turun naik di tangga itu. Inilah gambaran jalan ke sorga, hanya ada satu jalan yaitu Tuhan Yesus ( Yoh. 14:6) Tanpa Yesus mustahil seseorang masuk ke dalam sorga.

b. Gilgal
Gilgal artinya mengelilingi. Di Gilgal inilah dosa Israel dikelilingkan ke seluruh penjuru negeri. Ini memberi arti dosa bangsa Israel harus dibuang, dibersihkan dari tengah-tengah umatNya.

c. Bersyeba
Bersyeba adalah daerah paling selatan di tanah Israel. Dalam Kej 21, di Bersyeba Abraham membuat sumur. Dan dalam Kejadian 26, Ishak menggali sumur-sumur Abraham yang sudah ditutup. Bersyeba berarti sumber-sumber yang dibukakan oleh Tuhan.

Mazmur 20:7
Sekarang aku tahu, bahwa TUHAN memberi kemenangan kepada orang yang diurapi-Nya dan menjawabnya dari sorga-Nya yang kudus dengan kemenangan yang gilang-gemilang oleh tangan kanan-Nya.

Pemazmur menyatakan bahwa kemenangan gilang-gemilang hanya datang dari Tuhan. Oleh sebab itu di hari ulang tahun yang ke 25 jemaat GPdI Mahanaim, marilah kita kembali kepada Tuhan. 25 tahun perjalanan mungkin sudah ada hal-hal yang mengotori pengiringan dan pelayanan kita kepada Tuhan. Motivasi kita sudah tidak murni lagi, semangat kita sudah mulai lesu. Bangkitlah dan carilah Tuhan, rebutlah kemenangan yang gilang-gemilang yang telah Tuhan sediakan. Selamat ulang tahun, Tuhan memberkati.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s