PRIBADI YANG BERTUMBUH (Minggu, 10 Agustus 2014)

2 Tesalonika 1 : 3 – 12

Pada bagian ini rasul Paulus memberikan apresiasi kepada jemaat di Tesalonika karena mereka berhasil mengembangkan imanya kepada Tuhan. Seiring pengiringan dan pengenalan kita kepada Tuhan iman kita kepada Tuhan harus bertumbuh bukan saja dalam pengetahuan firman, terlebih kepada hal-hal yang rohani. Rasul Paulus terdorong jemaat di Roma agar terus bertumbuh imannya bahkan ditengah pencobaan sekalipun. (Rom 5:1-5)

Tanda Iman yang Bertumbuh
1. Kristus Semakin Indah dan dikagumi
Dunia sedang mempercantik diri dengan berbagai macam cara. Tujuan utamanya adalah agar manusia mengkagumi dunia lebih dari segalanya. Iblis tidak lagi tampil dengan seram dan ganas, ia tampil dengan cara yang lembut dan manis, melalui media sosial, pertemanan hingga kecanggihan alat elektronik. Dibalik kecanggihan HP, Ibilis menyusup melalui pornografi, perjudian dan seks bebas.

Sebagai anak Tuhan, kita harus jadikan Yesus prioritas utama, karena Dia adalah kekaguman kita. Jika kita sudah kehilangan kekaguman kepada Yesus, kita akan menjadi anak Tuhan yang mudah digoyahkan oleh kuasa setan. Tahukah Saudara bahwa semua yang kita kagumi di dunia ini adalah sampah dalam kerajaan sorga? Sebab itu jangan sampai tertipu oleh iblis sehingga kekaguman kita beralih kepada hal-hal duniawi. Jadikan Yesus yang utama dalam hidup kita seperti perempuan Samaria. Dulunya yang utama baginya adalah seks dan uang, itulah sebabnya ia memiliki lima suami. Tetapi setelah mengenal Yesus, semua ia tinggalkan dan kecintaanya hanya kepada Yesus. Ia menjadi penginjil wanita pertama yang memenangkan seluruh kota Samaria.

2. Rindu menjadi sama seperti Yesus
Tanda kedua iman yang bertumbuh adalah selalu rindu untuk mejadai sama seperti Yesus. Dalam Kejadaian 1:26, Allah menciptakan manusia menurut rupa dan gambarNya. Ketika Adam dan Hawa jatuh dalam dosa, gambar Allah hilang dalam diri manusia sehingga yang muncul adalah gambar dunia. Lihat apa yang terjadi saat ini: kejahatan, pemberontakan, permusuhan, terjadi dimana-mana siang dan malam. Mengapa? Karena manusia kehilangan gambar Allah sehingga yang dilakukan adalah kehendaknya sendiri dan kehendak iblis. Seorang anak Tuhan yang imannya bertumbuh akan berusahan untuk menjadi seperti Yesus. Hidupnya akan menampilkan gambar Tuhan. Semua perbuatan dan perkataannya adalah mencerminkan Tuhan dalam hidupnya.
1Yoh 3:2
Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya. (Fil 3:10, 1Yoh 2:4,5)

3. Janji-janji Tuhan adalah Jawaban dan Penghiburan Baginya.
Rasul Paulus dulunya adalah orang yang tidak takut kepada Tuhan. Ia menghina firman dan penganiaya jemaat. Tetapi setelah bertobat, ia mempercayai janji Allah. Dalam Roma 1:16 ia katakan: “… sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah…”
Daud adalah pribadi yang menyukai firman Tuhan. Mazmur 119:28 Jiwaku menangis karena duka hati, teguhkanlah aku sesuai dengan firman-Mu.

Apapun yang terjadi, temukanlah jawabannya kepada firman Tuhan. Jangan lari ke tempat yang lain larilah kepada firman Allah. Disana ada kekuatan, penghiburan dan kelegaan. Abraham tetap mempercayai firman Allah sekalipun tidak ada dasar baginya untuk bermegah dan berharap lagi secara lahiriah. Istrinya sudah mati haid dan dia sendiri sudah tua, namun tetap percaya Tuhan. Hasilnya yang mustahil bagi manusia selalu mungkin bagi Tuhan. Dalam masa tuanya Abraham memiliki seorang anak. (Roma 4:17-20)
Sekali lagi jadikanlah firman Allah sebagai jawaban atas semua yang kita butuhkan karena Dia sanggup melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan. (Efs 3:20) Tuhan memberkati.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s