Gereja yang Sempurna Seperti Burung Rajawali – Pdt. JS. Minandar (Minggu, 28 Sep 2014)

Wahyu 8:12-13

 PENDAHULUAN

Friman Alah menjelaskan bahwa menjelang kedatangan Yesus yang kedua kali akan didahului dengan tanda-tanda yang luar biasa. Tanda-tanda yang luar bisa ini dimulai dengan:

  • Pembukaan 7 Meterai Allah
  • Peniupan 7 Sangkakala Allah

 

Peristiwa pembukaan meterai dan peniupan sangkakala akan terjadi secara global, namun pagi hari ini kita tidak akan bahas semua, tetapi hanya memperhatikan peristiwa peniupan sangkakala ke-empat. Ini belum terjadi, tetapi akan terjadi dan pasti akan terjadi.

Perhatikan kembali ayat 12.

Lalu malaikat yang keempat meniup sangkakalanya dan terpukullah sepertiga dari matahari dan sepertiga dari bulan dan sepertiga dari bintang-bintang, sehingga sepertiga dari padanya menjadi gelap dan sepertiga dari siang hari tidak terang dan demikian juga malam hari.

 

PENIUPAN SANGKAKALA KEEMPAT

Ketika Tuhan Yesus memerintahkan malaikat yang keempat untuk meniup sangkakalanya, kegelapan melanda bumi, karena sepertiga matahari menjadi gelap demikian juga bulan dan bintang sepertiganya menjadi gelap. Kita tidak membahas hal ini, tetapi mari kita fokuskan perhatian kita pada peristiwa selanjutnya yaitu ayat 13

Lalu aku melihat: aku mendengar seekor burung nasar terbang di tengah langit dan berkata dengan suara nyaring: “Celaka, celaka, celakalah mereka yang diam di atas bumi oleh karena bunyi sangkakala ketiga malaikat lain, yang masih akan meniup sangkakalanya.”

 

Ketika bumi dilanda kegelapan munculla seekor burung nasar terbang di tengah langit dan berkata:

“Celaka, celaka, celakalah… mereka yang diam di bumi”

Dari sini kita dapat mengajukan pertanyaan.

  1. Malapetaka apakah yang akan dialami penduduk bumi?
  2. Siapakah burung nasar yang terbang dan berseru:  untuk mengingatkan penduduk bumi tentang malapetaka yang akan terjadi..?

 

Tiga seruan “celaka” adalah tiga peniupan Sangkakala, yaitu tiga bencana yang akan melanda bumi dan penduduknya saat antikristus memerintah bumi. Sedangkan burung nasar yang berseru adalah gereja sempurna yang disingkirkan ke padang gurun, yang diluputkan dari Antikristus.

 

Untuk jelasnya mari kita perhatikan “Kronologis PERISTIWA AKHIR ZAMAN dan AWAL ANTIKRISTUS BERKUASA.”

gereja sempurna vs non sempurna

Perhatikan gambar di atas.

Garis lurus datar adalah gambaran tentang rentang waktu.

Gambar salib adalah saat Tuhan Yesus mati di atas kayu salib.

Garis  panah putus-putus ke atas adalah saat dimulainya pemerintahan Antikristus.

Garis lurus terakhir adalah tanda kedatangan Tuhan Yesus kedua kali.

 

Menjelang kedatangan Tuhan Yesus akan didahului berbagai peristiwa yaitu: pembukaan tujuh meterai, peniupan tujuh sangkakala dan pencurahan tujuh cawan penghukuman. Peristiwa ini sering disebut “triple seven”. Mula-mula dimulai dengan pembukaan meterai pertama, kemudian disusul meterai ke 2, 3, 4, 5, 6. Pada pembukaan meterai keenam tidak langsung disusul dengan pembukaan meterai ketujuh, tetapi akan terjadi lebih dahulu yaitu pemisahan gereja. Pada peristiwa ini gereja akan dibagi dua yaitu gereja yang sempurna dan gereja yang tidak sempurna. Setelah itu barulah dilanjutkan pembukaan meterai yang ketujuh. Setelah pembukaan meterai berakhir akan disusul dengan peniupan sangkakala 1,2,3,4,5,6 dan 7. Sekali lagi pada kesempatan ini kita hanya akan memperhatikan pada peniupan sangkakala keempat. Pada peniupan sangkakala keempat adalah awal pemerintahan antikristus. Pada saat itulah gereja yang sempurna akan disingkirkan ke padang gurun, sedangkan gereja yang tidak sempurna akan menghadapi pemerintahan antikristus.

 

HARUS MENINGKAT

Untuk dapat terhindar dari kuasa antikristus kita harus menjadi gereja sempurna. Oleh sebab itu, kita harus meningkat dalam pengiringan dan pengabdian  kita kepada Yesus, sampai mencapai kepenuhan Kristus, dilengkapi dua sayap burung nazar.

 

Mari kita lihat Wahyu 12:6,14.

Ayat 6

Perempuan itu lari ke padang gurun, di mana telah disediakan suatu tempat baginya oleh Allah, supaya ia dipelihara di situ seribu dua ratus enam puluh hari lamanya.

Pada ayat ini gereja digambarkan seperti seorang perempuan yang lari ke padang gurun. Bagaimana cara berlarinya hingga bisa mencapai padang gurun? Apakah ini lari biasa? Bagaimana dengan orang-orang yang tua? Apakah mereka mampu berlari? Lihat ayat 14.

 

Ayat 14

Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

 

Rupanya gereja ini berlari bukan dengan kekuatan fisiknya melainkan dengan kekuatan kedua sayap burung nasar yaitu kuasa Roh Kudus. Itulah sebabnya dalam Wahyu 8, gereja digambarkan seperti burung Nasar.

 

POTENSI MENJADI SEMPURNA

Seekor anak burung Nasar memiliki potensi untuk bertumbuh dan menjadi seekor burung Nasar dewasa. Tentu ini tidak terjadi dengan tiba-tiba langsung besar tetapi perlu lewati tahapan pertumbuhan sampai menjadi dewasa penuh.

Demikian juga dengan pertumbuhan orang percaya.  Kita yang percaya  dan lahir baru, kita punya potensi untuk menjadi “Gereja Sempurna”. Untuk mencapainya, kita harus lewati proses, sampai kita jadi Gereja dewasa dan sempurna, yang diidentikan dengan “Burung Nasar”,  (Efesus 4:14,15).

 

PROSES PERTUMBUHAN BURUNG NAZAR

  1. Bersedia Untuk Dilatih, Ulangan 32:11,12

Induk Rajawali (Nasar) adalah burung yang visioner. Pandangannya jauh ke depan. Itulah sebabnya ia melatih anak-anaknya agar menjadi rajawali dewasa dan tangguh. Jika dilihatnya anak Rajawali sudah bisa terbang, maka sang induk akan mendukung anaknya di atas kepaknya dan membawanya terbang tinggi. Tiba-tiba ia akan melepaskan anaknya dari ketinggian agar anak rajawali belajar terbang. Hal ini akan dilakukan berulang-ulang hingga anak Rajawali mampu terbang tinggi mengatasi badai.

Hanya anak Tuhan yang bersedia dilatih, akan bertumbuh dewasa. Kadang Tuhan ijinkan badai menerpa hidup kita bukan untuk menghancurkan kita, tetapi untuk mendewasakan iman kita.

 

  1. Memiliki Hasrat Yang Baik, Mazmur 103:5

Orang Kristen yang mempunyai hasrat untuk  menjadi dewasa dan sempurna seperti Rajawali pada masa mudanya. Hal ini dapat terlihat dari hasratnya untuk hidup sesuai firman Tuhan (Kid. Agung 6:4,5).

 

  1. Membaharui Kekuatan, Yesaya 40:30,31

Burung Nasar dapat hidup lama, karena mengerti pentingnya membaharui kekuatan. Dalam siklus hidup Rajawali/Nasar, jika bulu-bulu sudah menebal, paruh dan kukunya semakin panjang, saat itulah burung Rajawali akan mengasingkan diri di atas bukit batu. Ia akan membentur-benturkan badannya ke dinding bukit batu agar bulu, paruh dan kuku-kukunya rontok. Ini adalah masa yang menyakitkan bagi seekor burung Rajawali karena dalam waktu yang lama ia akan berdiam diri, menyiksa dirinya tanpa makan dan minum.

 

Inilah yang disebut menanti-nantikan Tuhan. Dalam terjemahan bahasa Inggris, kata menanti-nantikan Tuhan memiliki arti melilitkan diri kepada Tuhan, sehingga kekuatan Tuhan menjadi kekuatan kita. Perbaharuilah kekuatan rohani kita dengan cara melilitkan diri kepada Tuhan dalam ibadah, doa dan firman Tuhan.

 

  1. Memiliki Mata Yang Tajam

Konon seekor Rajawali dalam melihat mangsanya hingga jarak 3 mil (4,5 – 5km). Gereja Sempurna adalah jemaat yang punya pandangan rohani untuk hal yang kekal. Pandangannya tidak hanya ditujukan kepada perkara-perkara duniawi tetapi kepada perkara-perkara sorgawi. Anak Tuhan yang dewasa memiliki padangan seperti Yakub dan bukan seperti Esau. Jadilah seekor burung Rajawali. Haleluya!!

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s