Pribadi yang Tangguh – Ev. Andreas Santosa (Ibadah Raya 3 – Minggu, 23 November 2014)

Filipi 4:13

Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.

Dunia sedang membentuk manusia menjadi pribadi yang tangguh. Seminar-seminar motivasi, pelatihan-pelatihan, semua bertujuan membentuk manusia menjadi pribadi yang tangguh. Tidak gampang menyerah atau putus asa, namun memiliki kekuatan untuk melawan badai dan menjadi pemenang. Bagaimana dengan kita sebagai anak Tuhan?

Ditengah-tengah tekanan dalam mengabarkan Injil Kristus, Rasul Paulus mengatakan segala perkara dapat ditanggung di dalam Dia.

 a. Siapakah Dia, Pribadi yang tangguh itu? (Yoh 1:14)

Pribadi yang tangguh bukanlah rasul Paulus, sebab semua yang ia rasakan dapat ia tanggung bukan karena kekuatan dirinya tetapi di dalam DIA yaitu Anak tunggal Bapa atau  Firman Allah yang menjadi manusia. Dialah pribadi yang tangguh yang telah memberi kekuatan kepada Paulus.

b. Bagaimana Ia bisa setangguh itu? (Yoh 1:1)

Tuhan Yesus menjadi pribadi yang tangguh karena Ia adalah Allah. Tidak ada satu kekuatan dalam dunia ini yang dapat mengalahkan ketangguhan Tuhan Yesus.

c. Apa arti pribadi yang tangguh? (Yoh 3:16-17)

Ketangguhan Tuhan Yesus bukan hanya dibuktikan saat Ia menciptakan langit dan bumi. Mengatur seluruh ciptaanNya, tetapi ketangguhanNya dinyatakan saat  Dia memberi keselamatan kepada manusia melalui kematianNya di kayu salib.

d. Apakah bisa menjadi pribadi yang tangguh?

Sebagaimana Paulus mampu menjadi pribadi yang tangguh, demikian juga kita anak-anak Tuhan pasti bisa menjadi peribadi yang tangguh. Bagaimana caranya?

  • Mampu menghadapi pahit getirnya hidup

Dalam Filipi 4:12, Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan.

Paulus tahu secara pasti dalam Yesus selalu ada kekuatan. Bukan saja saat kekurangan tapi juga saat berkelimpahan. Kehidupan selalu diwarnai antara susah dan senang, suka dan duka, kekurangan dan kelimpahan. Apapun musim hidup yang kita alami, di dalam Yesus kita akan selalu mampu menanggungnya. Ada orang saat kekurangan ia tetap setia, namun setelah diberkati Tuhan, makin sibuk, ia mulai tinggalkan Tuhan. Orang seperti ini mampu menanggung kesusahan namun gagal menanggung kelimpahan. Sebaliknya ada orang yang mampu menanggung kelimpahan, semakin diberkati semakin setia dan sungguh-sungguh ikut Tuhan, namun gagal saat dimengalami masa sulit. Sekali lagi ingatlah rasul Paulus: segala perkara dapat kutanggung di dalam DIA yang memberi kekuatan kepadaku. Jangan menyerah, maju terus, Tuhan beserta kita.

  • Menyakini akan pertolongan

Filipi 4:14 Namun baik juga perbuatanmu, bahwa kamu telah mengambil bagian dalam kesusahanku. Dalam segala kesusahan yang kita alami, selalu ada pertolongan dari Tuhan. Percayalah Tuhan memiliki banyak cara untuk menolong kita, Tuhan bisa pakai siapa saja untuk menolong kita.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s