SENSUS PENDUDUK SURGA – Pdt. JS. Minandar (Khotbah Ibadah Raya – Minggu, 14 Des 2014)

Lukas 2:1-7

PENDAHULUAN
Pada umumnya pemerintah-pemerintah di dunia melakukan sensus penduduk untuk mengetahui kondisi real masyarakah suatu negara. Rupanya sensus (cacah jiwa) bukanlah terjadi saat sekarang ini saja, melainkan sudah dilakukan ribuan tahun lalu. Dari mulai kitab perjanjian lama, manusia sudah mengenal tentang sensus penduduk. Kisah keluarnya bangsa Israel dari Mesir juga diawali dengan sensus, sampai mereka masuk Kanaan, jumlah mereka disensus kembali. Bahkan raja Daud juga pernah beberapa kali menghitung jumlah pasukannya.

Dalam kisah natal yang dicatat oleh Lukas menjelaskan bahwa menjelang kelahiran Yesus atau menjelang kedatangan Yesus yang pertama, pemerintah kerajaan Romawi (Italia) mengadakan sensus bagi seluruh penduduk yang ada di bawah kekuasaannya. Menariknya adalah bahwa peristiwa sensus yang dilakukan oleh Kaisar Agustus bertepatan dengan hari kelahiran Tuhan Yesus. Apakah hal ini terjadi karena kebetulan? Tentu saja tidak. Semua yang dicatat dalam Alkitab, tidak ada yang kebetulan. Semua punya makna bagi kita. Jika waktu Maria melahirkan bertepatan dengan sensus penduduk dunia yang diadakan oleh kaisar Agustus, itu karena Tuhan memiliki rencana yang khusus.

KERAJAAN DUNIA
Kelahiran Yesus Kristus bertepatan dengan sensus yang diadakan oleh Kaisar Agustus. Dengan kata lain kelahiran Yesus Kristus dihubungkan dengan peristiwa sensus dunia. Mengapa? Hal ini memberikan gambaran kepada kita bahwa bukan saja pemimpin dunia yang ingin mengetahui jumlah/populasi penduduk yang ada di daerah kekuasaannya, tetapi Bapa di sorga juga ingin mengetahui penduduk sorga.

KERAJAAN ALLAH
Filipi 3:20 “Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat.”
Dari ayat ini kita melihat bahwa pengikut Kristus memiliki dua kewarga-negaraan:
1. Warga Negara Dunia
2. Warga Negara Sorga
Secara jasmani saat seseorang dilahirkan oleh orang tuanya, ia menjadi warga/anggota sebuah negara, sedangkan secara rohani melalui kelahiran baru seseorang menjadi warga negara sorga.

Berapa lama jadi angga warga negara?
1. Warga Negara Dunia
Mazmur 90:10 Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan; sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap.
Pemazmur mencatat bahwa lamanya kita menjadi warga negara dunia adalah sementara yaitu berkisar 70th – 80th.

2. Warga Negara Sorga
I Tesalonika 4:17
Sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.
Kewarganegaraan kita di sorga akan berlangsung kekal selamanya.

SENSUS KERAJAAN SORGA
Sebagaimana kerajaan di dunia mengadakan sensus untuk mengetahui jumlah penduduk kerajaan yang dikuasainya, demikian juga dengan Kerajaan Sorga. Sensus di kerajaan sorga diadakan untuk mengetahui jumlah penduduk sorga. Mengapa kerajaan sorga mengadakan sensus? Sebab dalam kitab Wahyu 20:15 mengatakan:
“Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu.”
Jadi kerajaan sorga, memiliki buku catatan Kependudukan Kerajaan Sorga, dan nama buku itu adalah: “Kitab Kehidupan.”

CARA SENSUS KERAJAAN SORGA
Apakah nama Saudara sudah tercatat atau belum dalam Kitab Kehidupan yang ada di Kerajaan Sorga? Jangan puas kalau nama kita dicatat sebagai anggota sebuah negara, sebuah gereja atau organisasi tertentu. Pastikanlah bahwa nama kita juga dicatat dalam buku kehidupan Allah. Amin?!

“Bagaimana caranya agar nama kita tercatat dalam Kitab Kehidupan di Kerajaan Sorga?”
1. PERCAYA KEPADA YESUS
Wahyu 13:8 “dan semua orang yang diam diatas bumi akan menyembah-nya, yaitu setiap orang yang nama-nya tidak tertulis sejak dunia dijadi-kan di dalam kitab kehidupan dari Anak Domba yg telah disembelih.”
Di akhir zaman akan ada orang-orang yang menyembah binatang itu yaitu antikristus. Mengapa orang-orang ini menyembah antikristus? Karena nama mereka tidak tercatat dalam buku kehidupan Allah. Jadi dalam pandangan Allah hanya ada dua kelompok manusia:
1) Pengikut Kristus – nama mereka dicatat dalam kitab kehidupan.
2) Pengikut Antikristus – nama mereka tidak tercatat dalam Kitab Kehidupan.
Jadi pada saat kita percaya dan terima Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat kita dengan sungguh-sungguh di hati kita, saat itulah nama kita dicatat dalam buku kehidupan Allah. Rupanya hal ini bukan saja terjadi di perjanjian baru, namun sudah dinubuatkan dalam kita Daniel.

Daniel 12:1
“Pada waktu itu juga akan muncul Mikhael, pemimpin besar itu, yang akan mendam-pingi anak-anak bangsamu; dan akan ada suatu waktu kesesakan yang besar, seperti yang belum pernah terjadi sejak ada bangsa-bangsa sampai pada waktu itu. Tetapi pada waktu itu bangsamu akan terluput, yakni barangsiapa yang didapati namanya tertulis dalam Kitab itu.”

Puluhan tahun sebelum Yesus dilahirkan, Allah sudah memberitahukan kepada Daniel bahwa orang-orang yang namanya tertulis dalam kitab akan mendapat keluputan dari malapetaka. Oleh karena itu tetaplah percaya kepada Yesus, sebab hanya iman kepada Yesus yang membuat nama kita tetap tercatat dalam buku kehidupan.

2. IMAN YANG DIKERJAKAN
Filipi 2:12 “Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan kesela-matanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir,”
Kepada jemaat Filipi, rasul Paulus menasehatkan agar jemaat mengerjakan keselamatan yang telah mereka terima melalui iman kepada Tuhan Yesus Kristus. Mengerjakan keselamatan artinya kita harus mempertahankan agar keselamatan kita itu tidak hilang dari hidup kita. Hati-hati dengan pengajaran: “Sekali selamat tetap selamat.” Pengajaran ini mengatakan bahwa orang yang susdah percaya kepada Yesus akan selamat, sekalipun orang tersebut berbuat dosa. Ini sesat! Iman kepada Yesus harus disertai dengan pertobatan. Tanpa pertobatan orang percaya tidak akan selamat. Oleh karena itu keselamatan yang telah kita terima dari Tuhan Yesus harus kita kerjakan dengan cara:
a. Beribadah
Ibrani 10:25
Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.
Ibadah akan menjaga kita untuk tetap berada pada jalan Allah, karena dalam ibadah kita akan mendapat pengajaran firman Allah. Melalui firmanNya, Allah akan membimbing kita kepada jalan kebenaran.

b. Doa
Efesus 6:18 dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus,
Doa akan membuat kita selalu terhubung dengan Tuhan. Doa adalah alat komunikasi kita dengan Allah, sehingga kita makin intim dengan Tuhan.

c. Melayani Tuhan
Filipi 4:3
Bahkan, kuminta kepadamu juga, Sunsugos, temanku yang setia: tolonglah mereka. Karena mereka telah berjuang dengan aku dalam pekabaran Injil, bersama-sama dengan Klemens dan kawan-kawanku sekerja yang lain, yang nama-namanya tercantum dalam kitab kehidupan.
Pelayanan akan membuat nama kita selalu tercatat dalam kitab kehidupan. Oleh karena berulang kali saya tegas “jangan jadi jemaat yang hanya jadi penonton” Jadilah jemaat yang melayani. Amin?!

3. TAKUT AKAN TUHAN
Maleakhi 3:16 Beginilah berbicara satu sama lain orang-orang yang takut akan TUHAN: “TUHAN memperhatikan dan mendengarnya; sebuah kitab peringatan ditulis di hadapan-Nya bagi orang-orang yang takut akan TUHAN dan bagi orang-orang yang menghormati nama-Nya.”

Kita harus saling menasihati, bahwa ada Kitab Kehidupan yang mencatat tentang perbuatan kita. Jangan seperti Ananias dan Safira yang sekongkol dalam kejahatan. Jika saja Ananias dan Safira saling menasehati maka mereka tidak akan mati karena penghukuman Tuhan. Sayangnya mereka lupa saling menasehati sehingga hanyut dalam dusta.

4. KESAKSIAN
Kesaksian hidup kita pegang peran, apakah nama kita tetap tertulis atau dihapus dari Kitab Kehidupan.
§ Roma 10:9,10 Keselamatan kita terima melalui iman/percaya kepada Yesus dalam hati kita dan mengaku melalui mulut kita. Keselamatan adalah perpaduan antara kepercayaan dan pengakuan.
§ Lukas 12:8
Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Anak Manusia juga akan mengakui dia di depan malaikat-malaikat Allah.

5. KEBANGGAAN
Dalam Lukas 10:17-20, dikisahkan bahwa murid-murid sangat bangga dan bersuka cita karena mereka telah mengalami kuasa Allah dalam pelayanan. Tetapi Yesus mengingatkan: Jangan bersuka cita karena pelayananmu berhasil, tetapi “Bersukacita karena namamu terdaftar di sorga.”
Apakah yang menjadi kebanggaan dalam hidup kita? Kebanggaan pengikut Yesus, bukan materi atau prestasi, tetapi karena namanya ditulis/dicatat dalam Kitab Kehidupan.

Penutup
Kehidupan tidak selalu menjanjikan kemudahan, ada tantangan dan masalah yang kita hadapi, namun demikian tetaplah kerjakan keselamatan. Jangan sampai nama kita terhapus dari kita kehidupan Allah. Pastikan: SEKALI YESUS TETAP YESUS. Yes…..! Tuhan memberkati.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s