Perayaan Imlek 2566 : Tahun Kambing Kayu (Bagaimana sikap orang Kristen) – Pdt. Hani Paulus (Ibadah Raya 1 – Minggu, 22 Feb 2015)

Pendahuluan

Tanggal 19 Febuari ’15, Saudara kita yang beretnis Tionghoa baru saja merayakan Tahun baru imlek 2566, yang disebut juga sebagai Tahun kambing kayu. Mitos/kepercayaan tentang imlek : perayaan imlek disebut juga guo nian yang menggambarkan seekor raksasa yang memakan ternak & hasil pertanian masyarakat, sehingga masyarakat pada saat itu selalu mempersembahkan makanan di depan pintu agar terhindar dari raksasa guo nian. Dan berbagai kepercayaan lainnya yang berhubungan dengan perayaan tahun baru Imlek.

Sebagai orang Kristen kita harus tahu bahwa latar belakang semua kepercayaan ini banyak didasarkan pada penyembahan berhala dan menghormati arwah-arwah leluhur. Sebagai orang percaya sudah seharusnya kita menghindari upacara-upacara kepercayaan suku atau adat seperti itu. Upacara seperti ini bertentangan dengan kebenaran firman Allah dan merupakan tipu muslihat iblis yang ingin mencondongkan iman percaya kita dari Kristus.

Efesus 6:11-12- “kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat iblis. Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan penguasa-penguasa, penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.”

Dari ayat-ayat di atas, kita dapat mengetahui bahwa musuh kita bukanlah manusia (darah dan daging) tetapi Iblis dan malaikat-malaikatnya. Mereka adalah penguasa kegelapan yang tidak dapat kita lihat, namun bekerja dengan tipu muslihatnya untuk menguasai manusia agar tersesat, jauh dari hadirat Tuhan.

Dalam salinan bahasa Inggris New Living Translation : Pemerintah-pemerintah (evil rulers= Pemerintahan jahat), Penguasa-penguasa (authorities of the unseen world = pemegang kekuasaan dari dunia yang tidak kelihatan), Penghulu-penghulu dunia yang gelap ( nighty powers in this dark world), Roh-roh jahat di udara (evil spirit in the heavenly places).

Kita dapat mengerti bahwa dimana pun ada udara, di tempat itu roh – roh jahat dapat menguasai / mempengaruhi orang-orang dengan tipu muslihatnya.

Daniel 10:20-21 “Sebentar lagi aku kembali untuk berperang dengan pemimpin orang Persia, dan sesudah aku selesai dengan dia, maka pemimpin orang Yunani akan datang. Namun demikian, aku akan memberitahukan kepadamu apa yang tercantum dalam Kitab Kebenaran. Tidak ada satupun yang berdiri di pihakku dengan tetap hati melawan mereka, kecuali Mikhael, pemimpinmu itu.”

Dalam salinan Alkitab the Message : Yang di maksud ‘aku’ adalah Gabriel; Pemimpin persia (the angel prience of Persia), yang dimaksud adalah Malaikat Pangeran dari Persia; Pemimpin orang Yunani (the angel prince of Greece); Mikhael pemimpin mu itu ( your angel prince).

Pemimpin disini disalin dengan kata ‘malaikat; mahkluk roh’ atau yang tidak kelihatan, namun mereka adalah penguasa dari sebuah wilayah kerajaan / suatu daerah. Disini kita dapat melihat ada peperangan yang terjadi di udara antara malaikat Gabriel, Mikhael dan malaikat pangeran penguasa kerajaan Persia dan Yunani.

“Ia (Antikristus) akan mengucapkan perkataan yang menentang Yang Mahatinggi, dan akan menganiaya orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi; ia berusaha untuk mengubah waktu dan hukum, dan mereka akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.” – Daniel 7:25

Ia berusaha untuk mengubah waktu dan hukum (to change their sacred festivals and laws- New Living Translation).

Antikris berusaha mengubah waktu (sehubungan dengan perayaan-perayaan hari raya/ hari suci keagamaan). Itu sebabnya kita melihat banyak versi almanak yang ada saat ini : almanak Masehi, almanak Cina, almanak Jawa, almanak Hindu, almanak Islam, dll. Semua tidak ada yang sama. Ini merupakan cara iblis yang ingin mengacaukan waktu.

Almanaknya Tuhan (Keluaran 12:1-2)

Bulan inilah akan menjadi permulaan segala bulan bagi mu; itu akan menjadi bulan pertama bagimu tiap-tiap Tahun.

Penetapan waktu merupakan sebuah hal yang penting bagi Tuhan. Pertama-tama setelah bangsa Israel keluar dari Mesir, waktu adalah hal yang pertama yang Tuhan tetapkan bagi mereka. Tujuannya adalah supaya segala sesuatu yang terjadi berdasarkan waktunya Tuhan. Namun iblis mengacaukan semua waktu yang ada, dengan maksud agar kita tidak lagi sejalan dengan waktunya Tuhan. Almanak ini bukan milik orang Israel / Ibrani melainkan miliknya Tuhan yang diberikannya kepada orang Israel.

Tahun 2015 = Tahun 5775 Ayin Hey è September 2015 = Tahun 5776 Ayin Vav (Yobel Besar). 2015 = 70 Tahun Indonesia Merdeka; 50 tahun G30S/PKI; Gerhana Bulan Darah 4 April dan 28 September.

Apapun yang terjadi di tahun 2015 ini, ada 2 pesan Firman Tuhan untuk minggu ini :

  1. Jauhi segala bentuk penyembahan Berhala.

1 Kor 10:14 karena itu saudara-saudarku yang kekasih, jauhilah penyembahaan berhala.

Apapun latar belakang etnis masing-masing, ada adat istiadat sesuai apa yang mereka percayai. Jika semua itu berkaitan, ‘berbau’ penyembahan berhala, sebaiknya sebagai orang percaya, kita menghindarinya. Berhala akan mencenderungkan hati kita menjauh dari Tuhan, satu-satunya yang patut kita sembah dan yang kita kenal didalam Tuhan Yesus Kristus.

Kesulitan apapun yang akan kita temui di tahun 2015, jangan karena kebutuhan kita akan materi, kita mencari berhala dan ‘menduakan’ Tuhan.

  1. Tahun ini adalah Tahun Pelayanan. Marilah kita bukan saja mengejar pelayanan dalam bentuk lahiriahnya saja tetapi juga mencari perkenananNya; bagaimana kita melayani pekerjaan Tuhan namun juga tetap melayani dengan cara yang menyenangkan diriNya.

Matius 25:44, “Lalu merekapun (kambing) akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar, atau haus, atau sebagai orang asing, atau telanjang atau sakit, atau dalam penjara dan kami tidak melayani Engkau?”

Mat 25:45 Maka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku.

Mat 25:46 Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal.”

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s