ROTI YANG TIDAK BERAGI – Pdt. Gideon Santoso (Ibadah Raya 2-Minggu, 22 Feb 2015)

I KORINTUS 5 : 6 – 8.

Ay.6,7

“ Kemegahanmu tidak baik. Tidak tahukah kamu, bahwa sedikit ragi menghamiri seluruh adonan ?. Buanglah ragi yang lama itu, supaya kamu menjadi adonan yang baru, sebab kamu memang tidak beragi. Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus “.

Pendahuluan :

Orang percaya ternyata banyak mendapat sebutan, antara lain :

  •  Anak-anak Allah. Yoh.1:12.
  • Umat yang kudus. I Pertus.2:9.
  • Domba-domba Tuhan. Yoh.21:15.
  • Garam dunia. Mat. 5:13.
  • Terang dunia. Mat. 5:14.

Dan banyak lagi sebutan lainnya.

ADONAN BARU

Dari sekian banyak sebutan orang percaya, ada satu yang unik yang bahkan jarang disebutkan, yaitu sebagai : “ Adonan” I Kor 5:7.

Dimungkinkan Paulus memakai istilah ini mengacu pada pembentukan Adam dari tanah liat. Adonan tanah liat yang dibentuk menjadi manusia.

Adonan yang dimaksud Paulus adalah : kita sebagai adonan roti yang tidak beragi, karena kita sudah dikuduskan oleh darah Kristus.

Apa yang diharapkan  Tuhan dalam hal ini  ?

Ø   Sama seperti Yesus yang menjadi roti kehidupan, Yoh.6:35.

Ø   Tuhan juga mengharapkan kita menjadi roti hidup yang memberkati orang lain.

RAGI YANG MENGHAMIRKAN

Bahaya yang dapat merusak adonan murni bukanlah pewarna tetapi “Ragi”, yang bersifat :

 Menghamirkan: Membuat tepung jadi mengembang tapi kosong dalamnya.
Tidak dapat dinetralisir dengan zat apapun, dan…
Seperti garam, tidak dibutuhkan banyak ragi untuk menghamirkan seluruh adonan, cukup dengan sedikit ragi saja.
Hidup kita sebagai adonan kudus yang sedang dibentuk menjadi serupa dengan Kristus, harus dijaga dari ragi kehidupan yang dapat merusak rencana Allah dalam hidup kita.

APAKAH RAGI KEHIDUPAN ITU

I Kor. 5:11.

“ Tetapi yang kutuliskan kepada kamu ialah, supaya jangan kamu bergaul dengan orang, yang sekalipun menyebut dirinya saudara, adalah orang cabul, kikir, penyembah berhala, pemfitnah, pemabuk atau penipu; dengan orang2 yang demikian janganlah kamu sekali2 makan bersama “.

Ada 6 jenis Ragi kehidupan yang dapat menghamirkan orang percaya seperti penyakit menular :

– Orang Cabul  (mulai dari ucapan)
– Kikir (mementingkan diri sendiri)
– Penyembah berhala (pengaruh)
– Pemfitnah (perkataan yang tidak benar)
– Pemabuk (ikatan)
– Penipu (kebiasaan yang menjadi karakter).
Umat Tuhan harus menghindari semuanya ini dan jangan duduk makan artinya bersekutu dengan orang-orang yang melakukan keenam dosa yang dapat menjalar seperti ragi.

ADONAN DAN PASKAH

Ada hal yang menarik disini, bahwa adonan kudus dihubungkan dengan Paskah.

I Kor.5:7 – menjelaskan bahwa kita menjadi adonan yang baru/hidup baru karena domba paskah Yesus yang sudah tersembelih.

ADONAN PASKAH

Baca Kel. 12:18-34. Ayat-ayat tersebut menjelaskan tentang adonan roti tak beragi pada Paskah pertama umat Israel ketika keluar dari Mesir.

Ay. 20.

“ Sesuatu apapun yang beragi tidak boleh kamu makan, kamu makanlah roti yang tidak beragi disegala tempat kediamanmu.”

Umat Tuhan harus bersih dan bebas dari ragi, pada saat mereka merayakan Paskah, dan tidak boleh makan sesuatu apapun yang beragi.

Ay. 34.

“ Lalu bangsa itu mengangkat adonannya, sebelum diragi, dengan tempat adonannya mereka terbungkus dalam kain diatas bahunya “.

Ada satu hal yang aneh yang dilakukan umat Israel pada waktu keluar dari Mesir, yaitu membawa adonan roti Paskah yang tidak beragi di atas bahunya.

BEBERAPA HAL TENTANG BAHU DALAM ALKITAB

1. Lukas. 15:4,5. – Bahu Gembala.

Ø  Gembala mengangkat domba yang ditemukannya kembali di atas bahunya.

Siapakah domba yang hilang itu ?

Israel adalah domba yang terhilang itu, kelak mereka ada di bahunya Tuhan, yaitu pada saat mereka menyadari tentang Mesias adalah Yesus yang telah mereka salibkan. Alkitab memberi penjelasan bahwa kelak mereka akan di-Injili oleh Musa dan Elia untuk mencelikkan mata rohani mereka dan berbalik percaya kepada Yesus.

Bagaimana dengan kita yang bukan dari bangsa Israel ?

Yohanes. 10 : 16 menjelaskan bahwa :

Ø   Kita adalah domba-domba lain yang bukan dari kandang Abraham, tetapi mendapatkan kemurahan untuk juga ditempatkan dibahuNya Yesus.

2. Bahu Imam, Kel.28:7-12.

Ø   Pada pakaian Imam ada tutup bahu dengan batu permata Krisopras, yang diukir dengan 12 nama suku Israel.

Ø   Batu Krisopras adalah permata yang utama, Kej 2:12, Ayub 28:16.

Umat pilihan Allah yang terutama di mata Tuhan, letaknya ada di bahu Yesus.

Ø  Kel. 28:17-20- Menjelaskan bahwa :

Dalam jajaran tatahan batu permata di dada imam, batu permata Krisopras tempatnya ada di urutan yang ke 11.

Apa hubungannya Krisopras sebagai batu utama di urutan 11 ?

Ø   Batu di dada imam itu menunjuk nama dari 12 anak Yakub,

Ø  Urutan ke 11 dari anak-anak Yakub adalah : Yusuf, Ulangan.33:16

Yusup anak ke 11 sebagai batu Krisopras, anak yang terutama di mata Allah di antara 12 bersaudara.

Ø   Umat Tuhan yang berkualitas seperti Yusuf-lah yang ada di bahu dan dada Yesus. Kepadanya dicurahkan berkat yang terbaik. Ia bebas dari semua ragi kehidupan, Yusuf luput dari perbuatan cabul istri Potifar. Ia bukan pemfitnah tapi korban fitnahan, ia teruji sehingga menjadi yang terutama di mata Tuhan.

ADONAN YANG MENJADI ROTI

Untuk apakah adonan yang dibawa di bahu bangsa Israel itu?

Kel. 12:34.- Menjelaskan :

Ø   Adonan itu dijadikan roti bundar, sebagai bekal satu-satunya selama perjalanan di padang gurun.

Ø  Roti bundar : Berbicara tentang Firman yang menjadi makanan rohani, Firman yang dibukakan rahasianya.

Ø   Sebagai Adonan yang dijadikan roti bundar, Tuhan ingin hidup kita menjadi Firman hidup (Firman yang dipraktekan) menjadi kesaksian bagi banyak orang untuk mengerti tentang Firman Allah

Jagalah hidup kita dari segala jenis ragi kehidupan yang akan mencemarkan nilai kerohanian kita.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s