MENGHORMATI KEHADIRAN ALLAH – Pdt. JS. Minandar (Ibadah Raya – Minggu, 12 April 2015)

Yohanes 20:1-10

PENDAHULUAN

Penulis Injil Yohanes mengangkat tiga murid Yesus yang datang ke kubur, saat Yesus dibangkitkan. Ketiga murid tersebut adalah: Maria, Yohanes dan Petrus. Ketiganya berlari menuju tempat, di mana Yesus dikuburkan. Mereka ingin memastikan, apakah Yesus bangkit atau dicuri orang, seperti kabar yang mereka dengar, bahwa Yesus sudah tidak ada didalam kuburnya, karena telah dicuri orang. Maria pagi-pagi benar menuju kubur Yesus dan mendapati bahwa kubur itu telah kosong. Melihat bahwa kubur Yesus telah kosong, Maria segera pulang dan memberitahukan hal ini kepada Petrus dan Yohanes. Apakah yang Petrus dan Yohanes lakukan saat mendengar berita ini?

MARIA, YOHANES dan PETRUS

  • YOHANES

Karena Yohanes lebih muda, ia tiba di kubur lebih dulu dari Petrus. Tapi, Yohanes tidak segera masuk, tapi berdiri di pintu kubur. Ia menjenguk ke dalam, dan melihat kain kapan terletak di tanah; akan tetapi ia tidak masuk ke dalam. Dari apa yang dilihat dan karena kepekaan serta tajaman rohaninya, Yohanes meyakini bahwa: “Yesus bukan dicuri orang, tetapi Yesus bangkit dari kematian”, Yohanes 20:5-8.

  • PETRUS

Petrus tiba di kubur lebih lambat dibanding dengan Yohanes. Tetapi, setibanya di kubur, Petrus langsung masuk ke dalam kubur, namun tidak dijelaskan kesimpulan apa yang Petrus dapatkan dari apa yang ia lihat di kubur. Kemudian, Yohanes 20:10 menjelaskan: “Lalu pulanglah kedua murid itu ke rumah.”

  • MARIA

Setiba di kubur, ternyata Yohanes dan Petrus sudah tinggalkan dia. Apakah Maria kecewa? Sama sekali tidak! Maria bukan tipikal pengikut Kristus yang mudah kecewa, lemah, tetapi tegar dan kuat. Jadilah anak Tuhan seperti Maria yang kuat, tegar dan tidak mudah kecewa.

Saudara yang kekasih, ada banyak hal yang dapat membuat kita kecewa. Kita bisa kecewa dengan Hamba Tuhan, Bapak dan Ibu Gembala, Staf Gembala, Diaken, pengurus gereja bahkan dengan sesama anggota jemaat. Sekali lagi ada banyak alasan yang dapat membuat kita kecewa, oleh karena itu jadilah anak Tuhan seperti Maria yang kuat dan tegar.

Perhatikan Yohanes 20:11

“Tetapi Maria berdiri dekat kubur itu dan menangis. Sambil menangis, ia menjenguk ke dalam kubur itu”.

Maria menangis, bukan karena sayang diri, merasa kecewa atau tidak diperhatikan, tetapi Maria menangis karena ia ingin berjumpa dengan Yesus. Maria menangis karena ia belum melihat dan berjumpa Yesus. Baginya tidak ada penderitaan yang paling menyiksa, selain dipisahkan dari Allah untuk selama-lamanya. Betapa mengerikannya kalau ada anak Tuhan, orang kristen, dulunya setia mengiring Tuhan tetapi akhirnya dipisahkan dengan Yesus. Mari kita melihat Lukas 16:19-31 kisah tentang orang kaya dan Lazarus.

Alkitab mengisahkan orang kaya ini hidup dalam kemewahan tetapi Lazarus hidup dalam kemiskinan. Bahkan untuk mengisi perutnya saja ia harus menunggu remah-remah yang jatuh dari meja orang kaya ini. Kemudian matilah Lazarus, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham. Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya. Lalu ia berseru, katanya: Bapa Abraham, kasihanilah aku. Suruhlah Lazarus, supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini. Inilah akhir hidup orang yang dipisahkan dari Allah untuk selama-lamanya.

Dari kisah ini kita dapat menarik kesimpulan :

  • Tanpa Yesus tidak ada keselamatan,

Kisah 4:12 Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.”

  • Tanpa Yesus tidak ada pengampunan,

I Yohanes 1:9 Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.

  • Tanpa Yesus tidak ada damai, sejahtera dan kebahagiaan yang sejati.

Yohanes 20:19 Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: “Damai sejahtera bagi kamu!”

TENTANG MALAIKATYohanes 20:11-16

Ketika Maria sudah sampai di kubur, sambil menangis ia menjenguk ke dalam kubur itu, dan tampaklah olehnya dua orang malaikat berpakaian putih, yang seorang duduk di sebelah kepala dan yang lain di sebelah kaki di tempat mayat Yesus terbaring.

Malaikat tidak selalu tampil sebagai makhluk bersayap seperti “Kerub” atau “Serafim”. Kalau malaikat di sini bersayap, Maria pasti akan menanyakan Yesus kepada mereka, seperti yang Maria lakukan di ayat 13.

Dalam perjanjian lama, seringkali malaikat hadir dalam rupa manusia, sehingga orang tidak mengenalinya sebagai malaikat, seperti malaikat yang menjumpai Maria di kubur Yesus. Hal ini dijelaskan juga oleh penulis surat Ibrani dalam Ibrani 13:1-3. Malaikat kadang-kadang menampakkan diri dalam wujud orang biasa yang perlu pertolongan.

  • Mungkin kita pernah melayani malaikat Tuhan, karena kita sudah melayani orang                                   yang terlantar. Mungkin…
  • Kita sering mengusir malaikat Tuhan, karena kita tidak pernah berbuat baik                                       kepada orang

SAKSI KEBANGKITAN YESUS

Komentator Alkitab mengatakan bahwa: dua malaikat yang dilihat Maria di dalam kubur adalah Bapa dan Roh Kudus yang menjadi saksi peristiwa kebangkitan Yesus. Malaikat yang berada di sebelah kepala, adalah Allah Bapa. Sedangkan malaikat yang berada di sebelah kaki, adalah Allah Roh Kudus.

JANGAN ANGGAP RINGAN IBADAH

Dalam ibadah bukan hanya Roh Kudus yang hadir dan menyatakan diri. Tetapi Bapa, Putra (Yesus) dan Roh Kudus hadir dan ingin menyatakan diri kepada jemaat dalam ibadah.

  • Roh Kudus, I Korintus 12:4

“Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh”.

Yang dimaksud Roh adalah Roh Kudus. Roh Kudus ingin menyatakan diri lewat Karunia-karunia Roh Kudus, yaitu 9 Karunia Roh, disebut juga karunia-karunia Charismata.

 

  • Allah Anak/Yesus, I Korintus 12:5

“Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan.”

Yang dimaksud Tuhan adalah Yesus. Tuhan Yesus, ingin menyatakan keberadaan diri-Nya lewat: karunia-karunia ‘Pelayanan’ yang disebut: Diakonia. Pelayanan ini dilakukan oleh para Rasul, Nabi, Pemberita Injil, Gembala & Guru. Rasul, Nabi, Pemberita Injil, Gembala dan Guru representative Yesus, yang menyampaikan firman Tuhan untuk memperlengkapi jemaat agar jemaat bertumbuh dan melayani Tubuh Kristus (Jemaat), (Efesus 4:11,12).

  • Allah Bapa, I Korintus 12:6

“Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam             semua orang”.

Yang dimaksud Allah adalah Allah Bapa. Allah Bapa hadir dalam ibadah dan ingin menyatakan kemuliaan-Nya lewat “Karunia Perbuatan Ajaib” yaitu: Karunia Energematon, di jemaat.

MENGAPA KITA JARANG MELIHAT KEMULIAAN ALLAH?

Mengapa kita jarang melihat kemuliaan Allah dinyatakan di tengah ibadah? Karena kita kurang mengerti makna ibadah dan kurang menghargai kehadiran Allah dalam ibadah. Contohnya adalah Maria.

Yohanes 20:13

Kata malaikat-malaikat itu kepadanya: “Ibu, mengapa engkau menangis?” Jawab Maria kepada mereka: “Tuhanku telah diambil orang dan aku tidak tahu di mana Ia diletakkan.”

Maria tidak menyambut dan memperlakukan kehadiran kedua malaikat (Bapa dan Roh Kudus) yang menampakkan diri (bertheofani) sebagai manusia biasa, seperti yang diajarkan dalam Ibrani 13:1-3. Sebaliknya kalau kita pelajari Yohanes 20:13, ketika Maria ditanya oleh kedua orang yang ada di dalam kubur yang sebenarnya adalah malaikat, jawaban Maria terkesan tidak menganggap kedua orang yang adalah malaikat yang bertheofani dari oknum Bapa dan Roh Kudus. Bahkan menyangka kedua malaikat tersebut sebagai tukang penjaga taman (ay.15).

Mata hati Maria buta

Yohanes 20:14

“Sesudah berkata demikian ia menoleh ke belakang dan melihat Yesus berdiri di situ, tetapi ia tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus.”

Mata hati Maria buta dan naluri ilahi Maria telah menjadi mati. Yesus ada di depan mata Maria, tetapi Maria tidak lihat dan tidak rasakan kehadiran Yesus. Bahkan Yesus bicara kepada Maria:

Yohanes 20:15

Kata Yesus kepadanya: “Ibu, mengapa engkau menangis? Siapakah yang engkau cari?”

Sebenarnya:

  • Apa yang Maria cari dan tanyakan sudah sangat dekat dengan Maria, tapi, Maria tak bisa mengalami apa yang Maria dambakan.
  • Pertolongan itu ada di depan mata Maria tapi Maria tidak alami lawatan Tuhan dan pertolongan Tuhan.
  • Sukacita itu sudah bersama-sama Maria, tetapi Maria tetap menangis

Mengapa Maria tidak alami lawatan dan sukacita dari Tuhan? Karena Maria tidak memiliki kepekaan akan kehadiran Bapa, Putera dan Roh Kudus. Selain itu, Maria juga tidak memiliki rasa hormat akan hadirat Tuhan. Dua orang yang yang berjumpa di kubur dikira sebagai tukang kebun.

YESUS TEGUR MARIA

Yohanes 20:16

 Kata Yesus kepadanya: “Maria!” Maria berpaling dan berkata kepada-Nya: dalam bahasa Ibrani: “Rabuni”, artinya Guru.”

Tuhan Yesus harus menegor Maria, agar Maria sadar bahwa yang ia jumpai di kubur adalah Tuhan. Jangan tunggu Tuhan menegor kita, baru kita sadar akan kehadiranNya. Milikilah kepekaaan akan kehadiran Tuhan. Dalam Markus 4:35-41, Tuhan Yesus juga harus tegur murid-murid dengan badai, baru mereka kenal Yesus.

Penutup

Miliki rasa hormat yang tinggi kepada Allah dalam ibadah dan kehidupan sehari-hari. Dalam semua aktifitas yang kita lakukan sadarilah bahwa Tuhan hadir dan menyertai kita. Tuhan memberkati.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s