BEROLEH SELAMAT – Bp. Bunyamin Wijanarko (Ibadah Raya 1-Minggu, 19 April 2015)

Yohanes 3 : 16

“Karena begitu besar Kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang-orang yang percaya KepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup kekal”

Kalau kita mau jujur banyak orang mengupayakan keselamatan bagi dirinya. Ayat ini sangat luar biasa sebab hidup kekal itu diberikan kepada kita melalui percaya kepada Yesus. Bahkan ayat ini juga dibuat lagu oleh seorang pencipta lagu rohani. Sebagai murid Kristus yang utama dalam hidup ini adalah pemahaman beroleh selamat.

Keadaan di lapangan :

Kalau kita memperhatikan dan menyelidiki kondisi dilapangan, minimal kita menemukan dua jenis orang yang percaya.

a. Ragu akan Keselamatan

Ada orang-orang yang sedikit tahu, sehingga ragu-ragu dalam menjawabnya. Karena ragu-ragu maka ketika mendengar ajaran yang salah ia murtad. Ironis sekali sebab orang ini sudah menerima keselamatan tetapi belum yakin akan keselamatan yang diterimanya.

 b. Yakin akan Keselamatan

Orang yang sudah tahu tentang keselamatan sehingga punya kepastian keselamatan bagi dirinya.

Mari kita belajar dengan menyelidiki firman Tuhan.

  • Kisah Para Rasul 13:38,39

Jadi ketahuilah, hai saudara-saudara, oleh karena Dialah maka diberitakan kepada kamu pengampunan dosa. Dan di dalam Dialah setiap orang yang percaya memperoleh pembebasan dari segala dosa, yang tidak dapat kamu peroleh dari hukum Musa.

Ayat ini diawali dengan kata: “Ketahuilah !!” Apa yang perlu kita ketahui? Bahwa saat kita percaya kepada Yesus maka dosa-dosa kita diampuni, kita dibenarkan dan diselamatkan. Pengampunan yang kita terima telah dikerjakan Yesus di salib sehingga Ia berkata: “sudah selesai.”

  • 1 Yohanes 5:9-13

Allah memberikan kesaksian kepada kita bahwa siapa saja yang percaya kepada Yesus, ia memiliki hidup kekal. Bukan hanya orang Israel tetapi semua orang dari segala bangsa yang mau percaya kepadaNya akan diselamatkan.

Di luar ada orang berkata: Haruskah berbuat baik baru bisa beroleh selamat? Firman Tuhan mengajar bahwa perbuatan baik seperti kain kotor (Yes 64:6a). Jadi keselamatan tidak didapatkan dengan perbuatan baik tetapi melalui percaya kepada Yesus, setelah itu baru berbuat baik. Dengan kata lain berbuat baik bukan untuk diselamatkan, tetapi berbuat baik adalah bukti bahwa kita sudah diselamatkan.

  • Efesus 2:8,9 Keselamatan adalah karena anugerah Allah. Sama sekali bukan karena usaha kita.
  • Kisah 16:31 Keselamatan itu bukan saja engkau, tetapi engkau dan seisi keluargamu
  • Yohanes 3:15 Setiap orang yang percaya kepadaNya beroleh hidup yang kekal.
  • Yohanes 3:18 Yang tidak percaya, ia sudah berada dibawah hukuman.

Gambaran Keselamatan

Mazmur 40:3

Ia mengangkat aku dari lobang kebinasaan, dari lumpur rawa; Ia menempatkan kakiku di atas bukit batu, menetapkan langkahku

 

Orang yang berdosa digambarkan seperti berada dalam lumpur rawa. Dengan segala usahanya sendiri tidak mungkin ia bisa keluar dari lumpur rawa sebaliknya ia akan makin dalam terjerumus dalam lumpur. Ia perlu seseorang dari luar yang mengulurkan tangannya dan mengangkatnya keluar dari lumpur. Anehnya tidak sedikit anak Tuhan sudah pindah dari lumpur rawa tetapi masih merasa belum diselamatkan. Apakah orang harus mati dahulu baru beroleh selamat? Keselamatan tidak perlu menunggu kita meninggal, tetapi selama kita hidup dalam dunia ini kita dapat menikmati keselamatan.

Yohanes 5:24

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.

Yesus berkata: “Sesungguhnya..” Mengapa kita masih ragu? Orang Tegal bilang “sung, yakin!” Orang yang percaya kepada Yesus, ia sungguh-sungguh sudah diselamatkan, tidak ada kepalsuan sebab Tuhan yang berkata bahwa kita SUDAH selamat.

Ada orang yang berkata: Apakah tidak sombong jikalau berkata sudah beroleh selamat? Kalau kita mencermati firman Allah bahwa keselamatan tidak terjadi oleh usaha kita tetapi pemberian Allah. Tuhan yang bekerja (memberi) keselamatan kepada manusia. Jadi kita tidak punya apa-apa untuk menyombogkan diri!! Atau berkata kita selamat karena menuruti firman Allah. Tidak! Selama kita mengaku bahwa keselamatan hanya oleh kasih dan pengorbanan Kristus maka kita akan semakin merendahkan diri.

Ada juga yang berkata: saya sudah diselamatkan tetapi tidak merasakan apa-apa? (1Yoh 5 :13). Beroleh selamat bukan karena perasaan tertentu tetapi karena firman Allah itu sendiri. Beroleh selamat apakah imannya harus sempurna? Alkitab hanya menulis percaya dan tidak percaya, tidak ditulis beroleh selamat imannya harus sempurna.

Yoh 1:12 – Percaya adalah menerimaNya menjadi anak-anak Allah.

Yoh 3:16 -Allah mengaruniakan keselamatan, kita cukup mmenerima DIA.

Apakah setelah beroleh selamat boleh sembarang berdosa?

Ada pengajaran sekali selamat tetap selamat. Ini berbahaya sebab walaupun seseorang berbuat dosa lagi, ia akan tetap selamat. Pengajaran ini akan membuat manusia cenderung seenaknya untuk melakukan dosa.

Saya berpendapat itu hanya anganangan saja sebab: Apabila seseorang mengetahui dirinya beroleh selamat ia tidak mau berbuat dosa bahkan menjauhi dosa. Mengapa? Didalam dirinya ada unsur surgawi, ada benih Illahi yang tetap di dalam dia, yang membuat ia tidak dapat berbuat dosa.

1Yohanes 3:9

Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah.

Ayat ini memiliki pengertian, bahwa kalau kita gagal bukan berarti kita binasa, sebab kita telah     dikaruniai hidup kekal. Dengan kata lain, orang yang sudah lahir baru, ia bisa bedosa tetapi tidak pernah tinggal dalam dosa. Oleh sebab itu jika kita gagal, jangan putus asa, segera bangkit dan mohon Tuhan mengampuni. Tuhan memberkati.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s