BEBAS dari KETAKUTAN – Ps. William Hardrick – Colorado USA (Ibadah Raya 2, Minggu, 26 April 2015)

Untuk melayani Kristus harus lahir dari hati. Saya tahu hati Saudara murni sehingga Saudara ada disini. Baru saja kita merayakan hari raya Paskah dan saat ini kita masih dalam peringatan hari raya Paskah. Dalam Alkitab, bangsa Israel diperintahkan Tuhan untuk merayakan paskah selama tujuh minggu. Melalui kematian dan kebangkitanNya, Tuhan Yesus sudah menggenapi tiga hari raya Israel.

Sehubungan dengan apa yang Tuhan Yesus sudah kerjakan di kayu salib, pagi hari ini kita akan belajar tentang bebas dari rasa takut.

1Samuel 7:3

Lalu berkatalah Samuel kepada seluruh kaum Israel demikian: “Jika kamu berbalik kepada TUHAN dengan segenap hati, maka jauhkanlah para allah asing dan para Asytoret dari tengah-tengahmu dan tujukan hatimu kepada TUHAN dan beribadahlah hanya kepada-Nya; maka Ia akan melepaskan kamu dari tangan orang Filistin.”

Allah menjanjikan kebebasan bangsa Israel dari tangan orang Filistin. Bagaimana caranya? Berbalik kepada Tuhan dengan segenap hati. Jadi fokusnya adalah membawa bangsa Israel kepada pertobatan. Jika mereka bertobat, maka Tuhan membebaskannya.

Orang Filistin melambangkan musuh-musuh kita. Saat itu masih hidup para raksasa Filistin. Banyak orang kristen masih hidup dalam penjara Filistin. Tanpa disadari mereka berada dalam penjara yang tak terlihat. Penjara yang utama adalah ketakutan.

Beberapa penjara yang membelenggu hidup manusia:

  1. Pengaruh dari dunia
  2. Kedagingan – Materilisme, hedonisme
  3. Egoisme – orang selalu berkata aku dan untukku.
  4. Dosa – dosa tingkah laku,mentalitas, karakter.
  5. Iblis – Selalu berjalan berkeliling mencari mangsa yang siap ditelan.

Dari semua masalah yang paling sering terjadi dalam diri kita adalah “ketakutan.”

 

KETAKUTAN

Ketakutan menjadikan sebuah penjara yang tak terlihat dalam diri manusia. Akibatnya manusia menjadi tidak tenang dalam hidupnya, susah dan alami gangguan kesehatan. Ketakutan biasanya diawali dari ketidakpercayaan kepada Allah.

Mengalahkan Ketakutan

a. Mengenakan manusia baru

Kolose 3:10

dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya;

Iblis hanya memberi rasa takut dalam diri kita, oleh sebab itu tanggalkan manusia lama yang penuh ketakutan dan kenakanlah manusia baru dalam Kristus. Selama kita hidup dalam manusia lama hidup kita akan dipenuhi ketakutan. Tetapi Kristus membebaskan dan memberi damai sejahtera. Dalam Efesus 2:15,16 – menunjukkan strategi Allah. Melalui salib Allah menukar ketakutan dengan damai sejahtera. KematianNya disalib menunjukan bahwa Dia telah mematahkan belenggu ketakutan dari iblis. Sebab itu Tuhan Yesus berkata dalam Yohanes 14:1 “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.

 b. Usir Ketakutan dengan Iman

Kejadian 1:3 Berfirmanlah Allah: “Jadilah terang.” Lalu terang itu jadi. Saat menjadikan terang Allah hanya berfirman jadilah terang, maka terang itu jadi. Inilah cara beroperasinya iman yaitu bertindak dengan percaya. Jadi ketika keadaan buruk terjadi, anda harus berkata jadilah sejahtera, maka ketakutan hilang dan damai akan datang.

Dalam Matius Matius 8:2 dikatakan: Maka datanglah seorang yang sakit kusta kepada-Nya, lalu sujud menyembah Dia dan berkata: “Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku.”

Ayat 3: Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: “Aku mau, jadilah engkau tahir.” Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya.

Lihat, iman membawa kesembuhan. Dulu ia kusta sekarang tahir. Operasikan iman dalam diri kita untuk mengusir segala bentuk ketakutan dan mengundang damai sejahtera dalam diri kita.

Yohanes 14:27

Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.

Ketakutan apa yang sedang anda alami? Barangkali ada diantara kita yang sedang takut dengan bisnisnya, masa depan, takut tentang keuangannya dll. Percayalah kepada Yesus, bahwa Ia datang memberikan damai sejahteraNya kepada kita semua. Roh Kudus memberi pesan ini kepada Anda.

Yudas 1:1,2

Dari Yudas, hamba Yesus Kristus dan saudara Yakobus, kepada mereka, yang terpanggil, yang dikasihi dalam Allah Bapa, dan yang dipelihara untuk Yesus Kristus. Rahmat, damai sejahtera dan kasih kiranya melimpahi kamu. Tuhan memberkati!!

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s