KARAKTERISTIK JEMAAT SEBAGAI ANGGOTA TUBUH KRISTUS – by Pdt. JS. Minandar – Ibadah Raya (Minggu, 18 Oktober 2015)

Efesus 4:1-16

 

PENDAHULUAN

Beberapa minggu yang lalu, telah kita pelajarai bahwa orang percaya seperti tubuh Kristus. Dan Yesuslah yang menjadi kepala, yaitu Sang pengendali Tubuh-Nya sebab tubuh diperintah oleh otak dalam bertindak. Jadi sudah sepatutnya anggota tubuh Kristus bergerak sesuai dengan kehendak Yesus. Sebagai tubuh Kristus, kita pun harus saling melayani satu dengan yang lain, sehingga ada kualitas pelayanan yang Yesus lihat pada tubuh-Nya. Tidak hanya sampai disitu, jemaat juga harus memiliki karakteristik Tubuh Kristus, yaitu:

A. BERPADANAN DENGAN PANGGILAN

     Efesus 4:1 “Sebab itu aku menasihatkan kamu, aku, orang yang dipenjarakan karena Tuhan, supaya hidupmu sebagai orang-orang yang telah dipanggil berpadanan dengan pangggilan itu.” Setiap anggota jemaat yang telah dipanggil dari dosa dan menjadi anggota Tubuh Kristus, maka Jemaat itu harus membuktikannya dengan cara “hidup sesuai dengan sifat/karakter anggota Tubuh Kristus dalam segala hal.”

Efesus 4:2 menuliskan sifat/karakteristik anggota Tubuh Kristus, yaitu:

  1. Selalu rendah hati
  2. Lemah-lembut
  3. Buktikan kasih persaudaraan itu dengan saling membantu
  4. Memelihara Kesatuan Roh/kesatuan hati

Efesus 4:3,4, yaitu berdaya-upaya untuk memelihara kesatuan Roh meskipun banyak keinginan didalam hati yang tidak sesuai satu dengan yang lain demi membangun jemaat yaitu Tubuh Kristus, agar erat bersatu bukan terpecah-pecah.

Bersatu yang dimaksud bukan satu dalam organisasi gereja, melainkan seperti Efesus 4:5,6 “Satu Tuhan, satu iman, satu baptisan, satu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua”. Satu yang dimaksud yaitu:

  • Satu Tuhan Satu Iman

Diselamatkan oleh Yesus sebab kita ber iman kepadaTuhan yang satu, yaitu iman di dalam Tuhan Yesus Kristus.

  • Satu Baptisan

Dibaptis di dalam satu nama: Bapa, Putra dan Roh Kudus, yaitu: Tuhan, Yesus Kristus. Sehingga setelah dibaptis kita adalah satu keluarga dengan nama keluarga/fam; marga atau seh yang sama, yaitu :Tuhan Yesus Kristus.

B. MELAYANI SESUAI KARUNIA YANG DIBERIKAN YESUS KEPADA KITA

Efesus 4:7-10Tetapi kepada kita masing-masing telah dianugerahkan kasih karunia menurut ukuran pemberian Kristus. Itulah sebabnya kata nas: “TatkalaIa naik ketempat tinggi, Ia membawa tawanan-tawanan; Ia memberikan pemberian-pemberian kepada manusia. Bukankah “Ia telah naik” berarti, bahwa Ia juga telah turun kebagian bumi yang paling bawah? Ia yang telah turun, Ia juga yang telah naik jauh lebih tinggi daripada semua langit, untuk memenuhkan segala sesuatu.”

KematianYesus di kayu salib untuk menyelamatkan dan menjadikan kita sebagai anggota Tubuh Kristus. Ia pun dikubur, bangkit dan naik ke sorga untuk menyediakan tempat bagi kita dan memberikan karunia-karunia/talenta sesuai kapasitas, ada 5; 2 dan 1 talenta. Pemberian-pemberian Tuhan diberikan demi kelengkapan-kelengkapan tubuh Kristus.

TUJUAN KARUNIA-KARUNIA DAN TALENTA

Yesus memberi kepada tubuh Kristus karunia-karuna dan talenta dengan kapasitas yang berbeda satu dan lainnya, dengan tujuan:

  1. Saling melayani satu dengan lain

Dalam tubuh Kristus, setiap orang percaya memiliki bagian-bagian. Ada yang menjadi tangan, kaki, telinga atau bagian tubuh yang lain. Setiap anggota memiliki tugas-tugasnya. Sebagaimana kaki menolong tangan untuk mengambil sesuatu, demikian juga tangan menolong anggota yang lain dalam bekerja. Seperti jaringan yang memiliki hubungan satu dengan yang lain.

tubuh kristus

Tetapi hal ini kiranya jangan sampai berhenti di gereja, sebab kita akan menjadi orang Kristen yang egois. Jadi kita pun harus keluar menjangkau mereka yang belum percaya Yesus, yaitu mereka yang berada diluar tubuh Kristus.

  1. Menjangkau jiwa-jiwa yang masih berada di luar Kristus

Perhatikan gambar..orang percaya dalam tubuh kristus dan orang diluar

Orang percaya sudah berada dalam tubuh kristus, tetapi perhatikan dalam gambar bahwa masih banyak orang yang berada diluar tubuh Kristus. Inilah yang menjadi tugas kita. Sebab bila tubuh Kristus belum lengkap maka Yesus belum datang. Jangan sampai kita puas dengan pelayanan didalam, kita harus bergerak keluar menjangkau jiwa-jiwa diluar Kristus agar mereka masuk menjadi tubuh Kristus.

  1. Dilengkapi Untuk Membangun Tubuh Kristus

Efesus 4:11,12 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus.

Yesus menempatkan dalam jemaat/Tubuh Kristus 5 jawatan pelayanan:

  1. Rasul
  2. Nabi
  3. Penginjil/pemberita injil
  4. Gembala
  5. Pengajar/guru

Keberadaan kelima jawatan adalah untuk menjadi doulos/hamba bagi jemaat dan kelima jawatan ini seharusnya ada dalam tubuh Kristus, bertujuan untuk melengkapi setiap anggota jemaat, agar anggota jemaat/tubuh Kristus mencapai kepenuhan Kristus, atau menjadi sama seperti Yesus.

c. MELENGKAPI JEMAAT UNTUK MELAYANI

Pelayanan 5 jawatan juga akan menolong anggota jemaat yang satu dan lainnya, agar mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus- Efesus 4:13.

Bukan hanya pelayanan jasmani saja yang kita fokuskan, karena pelayanan jasmani secara khusus, ada yang menangani, yaitu Diaken, Kisah para rasul 6:1-6. Walapun demikian setiap anggota jemaat juga harus bisa saling melayani, sehingga tingkat kerohanian jemaat sama, yaitu:

  • Kesatuan iman
  • Pengetahuan yang benar tentang Anak Allah
  • Kedewasaan penuh
  • Tingkat pertumbuhan yang setara dengan kepenuhan Yesus

TINGKAT KEROHANIAN JEMAAT  

tingakt kerohanian jemaat        

II Petrus 1:5-8, kehidupan orang percaya /tubuh Kristus menjadi setara atau sama, mengandung arti kualitas imannya sama. Namun hal tersebut belum tercapai. Ada yang imannya sudah dewasa, ada yang masih ABG, ada juga iman kanak-kanak yang perlu perhatian lebih. Oleh sebab itu, kita perlu saling melayani, menolong satu dengan yang lain. Yang sudah dewasa menolong yang dibawahnya agar menjadi setara bukan mendorong mereka. Sehingga kita bersama-sama naik ke tingkat yang selanjutnya yaitu, kebajikkan. Hasilnya bila jemaat saling melayani satu dengan lainnya:

Efesus 4:14,15 “Sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan. Tetapi teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal kearah Dia, Kristus, yang adalah kepala. Bila kita saling melayani satu dengan yang lainnya, maka kita menjadi jemaat yang dewasa, bukan seperti kanak-kanak.

Karakter Kristen anak-anak, yaitu:

  • Gampang diombang-ambingkan angin pengajaran
  • Gampang diombang-ambingkan permainan palsu manusia dan penyesatan

Melainkan menjadi dewasa, sehingga:

  • Kuat dan teguh berdiri di atas kebenaran Firman Allah
  • Menjadi sekualitas dengan Yesus sebagai Kepala

Kiranya Tuhan menolong setiap kita untuk terus bertumbuh dalam DIA dan menjadi serupa dengan gambar-Nya. Amin.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s