MATI dalam Tuhan (Lanjutan) by Pdt. J.S. Minandar – Ibadah Raya (Minggu, 1 November 2015)

MATI DALAM TUHAN

Wahyu 14:13

“ Dan aku mendengar suara dari sorga berkata: Tuliskan: “Berbahagialah orang-orang yang mati dalam Tuhan, sejak sekarang ini.” “Sungguh,” kata Roh, “supaya mereka boleh beristirahat.”

PENDAHULUAN

Pada minggu yang lalu, kita telah membahas bahwa orang yang mati dalam Tuhan adalah berbahagia. Artinya orang yang mati dalam Tuhan dapat beristirahat serta berdiam dengan Tuhan. Namun hal ini dicapai bukan sekedar dengan menjadi orang Kristen. Tetapi mereka yang berbahagia saat kematian adalah:

  1. Wahyu 14:6

Orang-orang yang telah menerima Injil yaitu Firman Allah. Jadi bukan pengikut semua agama yang dapat masuk dan tinggal bersama Tuhan setelah mereka mati, hanya mereka yang menerima injil yang satu-satunya. Yaitu diidalam Yesus, serta mereka melakukannya.

  1. Wahyu 14:7

Selain dari pada itu, mereka yang hidupnya berbahagia setelah kematian adalah mereka yang takut akan Allah serta hidup memuliakan Allah. Takut akan Allah dan memuliakan Allah, adalah cara hidup yang menghasilkan buah pertobatan, Matius 3:8. Buah pertobatan artinya meninggalkan atau menguburkan cara hidup yang lama dengan tanda baptisan air kemudian berjalan dalam cara hidup yang baru. Selanjutnya  menghasilkan buah Roh, Galatia 5:22,23. Buah Roh yang berisi karakteristik Yesus. Dimulai dari pengendalian diri sehingga kita mampu kuasai diri dalam segala kondisi. Tidak hanya berhenti sampai penguasaan diri, tetapi ada peningkatan sampai kepada kasih agape, yang serupa dengan kasih Yesus. Contohnya Rasul Paulus yang juga berusaha hidup takut akan Tuhan, ia gambarkan seperti berlari-lari demi mencapai karakter seperti Yesus. Dan selanjutnya kita juga menghasilkan buah pelayanan, Galatia 5:13b. Dengan cara melayani seorang akan yang lain dalam kasih. Jadi buah yang kita hasilkan menjadi bukti bahwa hidup kita takut akan Tuhan.

  1. Wahyu 14:8 “Dan seorang malaikat lain, malaikat kedua menyusul dia dan berkata: “Sudah rubuh, sudah rubuh Babel, kota besar itu, yang telah memabukkan segala bangsa dengan anggur hawa nafsu cabulnya.”

Inilah bagian ketiga dari pembahasan khotbah mati dalam Tuhan. Pada bagian ini dijelaskan bahwa kematian yang berbahagia adalah bagian orang percaya yang :

TIDAK BERSEKUTU DENGAN BABEL

Pada zaman sekarang kerajaan Babel sudah tidak ada lagi, yang tinggal hanya sejarah kerajaan Babel dan sisa-sisanya yang masih tampak di negara Irak modern. Jadi apakah maksud Babel di ayat ini? Perhatikan ayat 8, Babel memabukkan segala bangsa dengan anggur nafsu cabulnya. Mari sebelumnya kita pelajari asal usul Babel.

ASAL-USUL BABEL

Sejarah / asal usul tentang Babel tercatat dalam Kejadian 10:8-22 dan Kejadian 11:1-9. Adalah seorang yang bernama Nimrod, berusaha mengumpulkan dan menyatukan manusia di Bumi dengan tujuan menentang Hukum Tuhan. Jadi Babel adalah gerakan melawan nama Tuhan. Gelar Nimrod adalah “pemberontak.”. Puncak kejayaan Babel berakhir yaitu pada zaman Nebukadnezar. Jadi Babel yang dimaksud dalam Wahyu 14:8 adalah Babel rohani bukan kerajaan Babel secara fisik.

Pada akhir zaman akan muncul “Babel Rohani”. Ini adalah kerajaan dunia yang berusaha dibangun Iblis (Nimrod rohani) untuk mengusasai dunia dalam segala segi kehidupan. Wahyu 14:8. Jangan sampai kita bergabung dengan Babel secara rohani, Babel rohani ini berupaya membangun sistem kekekuasaan untuk menguasai dunia dalam segala hal, yaitu:

  1. Ekonomi
  2. Keuangan
  3. Militer
  4. Perdagangan
  5. Kebudayaan
  6. Pedidikan
  7. Agama

Tetapi semuanya dilakukan dengan suatu maksud untuk menentang                       atau melawan Tuhan. Babel Rohani digambarkan seperti piala yang memabukkan banyak bangsa.

Yeremia 51:7 “Babel tadinya seperti piala emas di tangan Tuhan yang memabukkan seluruh bumi. Bangsa-bangsa minum dari anggurnya, itulah sebabnya bangsa-bangsa menjadi gila.”

Kemabukan babel dialami oleh bangsa-bangsa yang minum dari anggurnya sehingga hilang kesadaran. Disadari atau tidak, penduduk dunia banyak yang telah mabuk oleh Babel, sehingga mereka berperilaku seperti orang hilang ingatan (gila) oleh karena urusan-urusan duniawi. Contohnya saja :

KEAMANAN/MILITER

Demi terjadinya keamanan serta kedamaian, bangsa-bangsa membentuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Berharap dengan adanya PBB maka dunia akan aman. Tetapi di-sisi-lain mereka justru memproduksi dan menjual senjata untuk memicu perang. Tidak dapat dibayangkankan berapa dana yang dihabiskan untuk pembuatan dan peluncuran nuklir, senjata-senjata untuk menembak dan pesawat-pesawat perang siap pakai. Jika saja dana tersebut dipakai untuk keperluan masyarakat atau negara yang alami bencana, maka akan banyak orang yang tertolong. Namun cawan babel telah memabukkan mereka, sehingga mereka tidak peduli berapapun biaya yang dihabiskan asal saja mereka dapat memenuhi keinginannya. Kemabukan tersebut membuat mereka kehilangan kesadaran untuk melihat kebutuhan orang lain. Bukan hanya itu saja, Babel pun menyerang agama.

A G A M A

Didalam dunia ini ada begitu banyak agama-agama yang gencar mengatakan bahwa agama yang mereka percayai adalah agama dari Tuhan yang cinta damai. Dalam prakteknya, mereka benci dan berusaha menganiaya umat beragama lainnya yang berbeda kepercayaan dengan mereka. Contohnya terjadi pembantaian umat Tuhan disuatu negara karena mereka mempertahankan iman mereka kepada Yesus. Sehingga mereka harus dibunuh dengan dipenggal kepalanya. Mereka mengatas namakan agama untuk bertindak demi memuaskan hawa nafsu mereka. Tetapi Yesus tidak mengajarkan demikian, malainkan Yesus mengajarkan bahwa kita harus mengasihi sesama kita bahkan berdoa bagi mereka yang menganiaya kita. Sebab itu jangan kita bersekutu dengan Babel dan belajarlah kebenaran yang sesungguhnya. Jika tidak maka kita juga akan terpengaruh dengan Babel, sebab telah ada agama yang sudah mabuk oleh anggur Babel.

PELACURAN ROHANI

Wahyu 17:4  “Dan perempuan itu memakai kain ungu dan kain kirmizi yang dihiasi dengan emas, permata dan mutiara, dan di tangannya ada suatu cawan emas penuh dengan segala kekejian dan kenajisan percabulannya.”

Ayat ini sudah digenapi sekarang dalam berbagai bidang kehidupan. Mereka mengkolaborasikan hal rohani dengan hal-hal dunia. Mereka percaya takhayul dan ajaran nenek moyang. I Timotius 4:7 “Tetapi jauhilah takhayul dan dongeng nenek-nenek tua. Latihlah dirimu beribadah.” Hiduplah jadi orang Kristen yang murni jangan dipengaruhi oleh takhayul.

Takhayul jangan dianggap sepele, seorang anak Tuhan bisa lupa atau hilang ingatannya akan Frman Allah bila mereka percaya dan mempraktekkannya.

PERZINAHAN ROHANI

Dengan dalih demi perdamaian dunia, mereka mengaku pengikut Yesus, dan mereka mengkombinasikan ibadah/penyembahan. Apa yang mereka perbuat, itu sama dengan menginjak-injak Firman Allah dan pengorbanan Yesus di Salib.

Semua hal yang mereka lakukan bertujuan untuk memuaskan hawa nafsu, sehingga mereka tidak segan-segan berontak kepada Allah yaitu melawan kodrat dan Firman Tuhan, dengan dalih menghargai hak asasi manusia, sehingga ada gereja yang melegalkan pernikahan sejenis. Bila gereja tidak menyetujui maka pemimpin gereja akan dihukum atau ditangkap.

Dunia memang sedang dicekoki oleh babel yang berusaha memuaskan hawa nafsu mereka. Tetapi sebagai orang percaya, Tuhan mau hidup kita taat, setia dan berpegang teguh pada Firman Allah. Sebab orang yang mati di dalam Tuhan, yang akan menikmati kebahagiaan; beristirahat dan diam bersama-sama Tuhan di Sorga, adalah orang-orang yang tidak melacurkan diri dengan Babel. Melainkan taat, setia dan berpegang kepada kemurnian Firman Allah, sampai Yesus datang kembali. Jadi tetaplah setia jangan lelah dalam mengiring Tuhan. Matius 24:13 “Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.”

Tuhan Yesus memberkati.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s