Mempertajam HIDUP bagian 9 – by Pdt. Joseph Priyono (Ibadah Raya 2 – Minggu, 8 November 2015)

Pendahuluan

Tuhan Yesus menerima kita apa adanya, namun tidak menginginkan kita seadanya. Sasaran kekristenan adalah serupa dengan Yesus. Oleh sebab itu, kita perlu mempertajam hidup ini. Apa saja yang perlu dipertajam? Yang perlu dipertajam yaitu:

  1. Mempertajam Penglihatan/Mata, agar kita dapat memandang seperti Yesus. Yaitu cara memandang yang penuh belas kasihan, mata yang penuh dengan kasih akan jiwa-jiwa yang terhilang untuk menolong mereka mengenal tentang kasih Allah.
  2. Mempertajam Mulut, yaitu ucapan-ucapan penuh kasih.
  3. Mempertajam PENDENGARAN/telinga, artinya peka dengan kebutuhan umatNya sekalipun mereka tidak mengucapkan dengan suara. Tetapi Yesus mendengarnya.
  4. Mempertajam Pikiran dengan memikirkan apa yang baik dan berkenan kepada Allah sebab apa yang dipikirkan akan membuat kita bertindak.
  5. Mempertajam Tangan berbicara tentang tindakan. Banyak orang jenius dan penuh rencana, namun orang yang berhasil adalah mereka yang bertindak.
  6. Mempertajam Karakter. Banyak pemimpin jatuh karena karakter mereka. Sebab 80% masalah hidup adalah karakter. Ketajaman mata, mulut, telinga, otak dan tangan dapat membawa kita sampai ke PUNCAK, tetapi KARAKTERLAH yang mempertahankannya.
  7. Mempertajam Hati – Hati adalah sumber ketajaman, Amsal 4:23Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan. ”

Lukas 6:45 “Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya.”

Musuh –musuh ketajaman hidup

  1. Kenyamanan

Kenyamanan adalah akhir dari kemajuan dan awal dari kemunduran. Kenyamanan sering membuat orang lupa bahwa mereka dapat memperoleh yang terbaik. Musuh dari yang terbaik adalah yang baik sebab kenyamanan membuat orang tidak akan berkembang karena mereka merasa puas dengan hasil yang mereka capai.

  1. Ketakutan

2 macam ketakutan

  • Ketakutan positif – Perasaan atau emosi takut yang bertujuan untuk melindungi diri, dari apa yang tidak diharapkan. Contohnya perasaan takut menyebrang jalan, rasa takut itu mendorongnnya untuk berhati-hati saat menyebrang.
  • Ketakutan Negatif – Perasaan atau emosi takut yang tidak ada hubunganya dengan akal sehat. Terkadang ketakutan negatif akan menghancurkan masa depan dan kesempatan-kesempatan yang Tuhan berikan. Contohnya Marjorie Vivian LindGoff (1915 – 1998). Pada tahun 1949 ia menutup pintu apartemen sampai ia wafat. Dalam masa itu ia keluar rumah hanya 3 kali, yaitu:
  1. Menjalani bedah
  2. Mengunjungi keluarga
  3. Membeli es krim untuk teman yang sekarat

Ketakutan yang ia alami membuat ia tidak dapat menikmati hari-harinya. Ia kehilangan kesempatan-kesempatan untuk memberikan yang terbaik untuk Tuhan dan sesama.

BAHAYA KETAKUTAN

Dalam perasaan takut ada bahaya yang terjadi:

  1. Ketakutan membunuh POTENSI

1Samuel 17:23,24 “Sedang ia berbicara dengan mereka, tampillah maju pendekar itu. Namanya Goliat, orang Filistin dari Gat, dari barisan orang Filistin. Ia mengucapkan kata-kata yang tadi juga, dan Daud mendengarnya. Ketika semua orang Israel melihat orang itu, larilah mereka dari padanya dengan sangat ketakutan.

Perasaan takut membuat bangsa Israel menjadi lemah. Padahal peluang mereka untuk menang sangat besar, tetapi hanya Daud yang menyadarinya. Ketika bangsa Isarel melihat postur Goliat, mereka mundur sebab mereka membandingkan dengan diri mereka yang kecil. Tetapi Daud melihat itu sebagai peluang untuk menang, sebab dengan postur tubuh yang besar tembakan Daud tidak akan meleset. Demikian halnya orang percaya, Allah memberikan potensi dalam diri kita.

Yohanes 14:12 “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa.”

Didalam Yesus kita dapat lakukan perkara-perkara besar yang mustahil bagi manusia.

  1. Ketakutan membuat kita menentang titah TUHAN

Ulangan 1:26 “Tetapi kamu tidak mau berjalan ke sana, kamu menentang titah TUHAN, Allahmu.”

Ketakutan yang kita alami sering kali mendorong klita untuk tidak taat kepada perintah Tuhan. Contohnya, Saul – 1 Sam 13:11-13, rasa takut yang ia alami membuat ia berani mempersembahkan korban kepada Allah. Persembahan korban pada zaman perjanjian lama hanya dilakukan oleh imam. Namun Saul melanggar karena ia takut menghadapi musuhnya.

  1. Ketakutan membuat kita GAGAL memahami kehendak dan rencana TUHAN

Ulangan 1:27 “Kamu menggerutu di dalam kemahmu serta berkata: Karena TUHAN membenci kita, maka Ia membawa kita keluar dari tanah Mesir untuk menyerahkan kita ke dalam tangan orang Amori, supaya dimusnahkan.” Rencana Allah adalah rencanan yang penuh dengan harapan. Tetapi perasaan takut membuat Isreal mempersalahkan Tuhan dan mereka memilih untuk tinggal di Mesir dalam perbudakan daripada bebas.

  1. Ketakutan MENULAR

Bilangan 13:32, 33 – Pada saat itu Yosua mengirim 12 pengintai untuk mengintai tanah Kanaan. Hasilnya 10 pengintai membawa kabar buruk tentang negeri itu dan 2 membawa kabar baik. Namun 10 pengintai memiliki pengaruh yang lebih besar kepada bangsa Israel. Bilangan 14:1, ketika mereka mendengar kabar 10 pengintai, maka segenap umat itu mengeluarkan suara nyaring dan bangsa itu menangis pada malam itu. Perasaan takut yang dialami 10 pengintai juga dirasakan oleh Israel sebab ketakutan itu menular. Pepatah Cina Kuno menuliskan “Seekor anjing menggonggong melihat pencuri anjing yang lain menggongong ikut-ikutan.”

Jangan sampai bahaya-bahaya ini menyerang kekristenan kita sehingga kita juga mempengaruhi orang lain yang ada didekat kita hanya karena takut.

MEMBUNUH KETAKUTAN

Jadi betapa bahayanya ketakutan, waktunya untuk membunuh ketakutan dengan:

  • BERANILAH melangkah karena Kuasa/Mujizat terjadi saat kita bertindak.

Yosua 3:13 “Segera sesudah kaki para imam pengangkat tabut TUHAN, Tuhan semesta bumi, berhenti di dalam air sungai Yordan, maka air sungai Yordan itu akan terputus; air yang turun dari hulu akan berhenti mengalir menjadi bendungan.”

Ketika para imam melangkah maka air sungai Yordan terputus, mujizat terjadi saat bertindak. Jika saja para imam takut dan ragu, mereka akan terus disana tanpa perubahan. Langkah mereka mengubah keadaan yang mustahil menjadi jalan keluar. Contoh-contoh :

  1. Pesta di KANA – Yoh 2:8 Lalu kata Yesus kepada mereka: “Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta.” Lalu mereka pun membawanya.”
  2. Mujizat 5 roti dan 2 ikan – Markus 6:41 “Dan setelah Ia mengambil lima roti dan dua ikan itu, Ia menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, supaya dibagi-bagikan kepada orang-orang itu; begitu juga kedua ikan itu dibagi-bagikan-Nya kepada semua mereka.”

Semua mujizat itu terjadi karena mereka mau melangkah serta bertindak

  • Kesuksesan diukur dengan hitungan cm bukan km

Ulangan 7:22 “TUHAN, Allahmu, akan menghalau bangsa-bangsa ini dari hadapanmu sedikit demi sedikit; engkau tidak boleh membinasakan mereka dengan segera, supaya jangan binatang hutan menjadi terlalu banyak melebihi engkau.” Allah bertindak sedikit demi sedikit karena ada tujuannya. Demikian halnya dengan kesuksesan. Dilakukan sedikit demi sedikit karena kesuksesan dimulai dari langkah kecil bersama Tuhan untuk mencapai tujuan.

  • Masa depan menuntut RESIKO

Ester 4:16 “Pergilah, kumpulkanlah semua orang Yahudi yang terdapat di Susan dan berpuasalah untuk aku; janganlah makan dan janganlah minum tiga hari lamanya, baik waktu malam, baik waktu siang. Aku serta dayang-dayangkupun akan berpuasa demikian, dan kemudian aku akan masuk menghadap raja, sungguhpun berlawanan dengan undang-undang; kalau terpaksa aku mati, biarlah aku mati.”

Ester berani bertindak sekalipun ia harus mati, tetapi Allah nyatakan pembelaannya sehingga ia selamat. Ester bertindak.

 

  • PERCAYALAH KEPADA TUHAN

Ulangan 31:6 Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.”

 

Dalam setiap masa-masa sulit, percayalah bahwa Tuhan menyertai kita. Sebab itu kuatkan hati kita dalam mengiring Dia.

 

 

CARA MENGAKTIFKAN IMAN

Bagaimana caranya agar iman itu bekerja ? Galatia 5:6 “Sebab bagi orang-orang yang ada di dalam Kristus Yesus hal bersunat atau tidak bersunat tidak mempunyai sesuatu arti, hanya iman yang bekerja oleh kasih.”

Apakah KASIH?

1 Yohanes 4:10 “Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.”

1 Yohanes 4:19 Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.

Hubungan KASIH dan Iman

Ketika kita menyadari bahwa ALLAH mengasihi kita melalui Tuhan Yesus Kristus saat itulah iman akan bekerja. KASIH artinya PERCAYA bahwa Allah sanggup. Kasih kepada Allah ditunjukkan saat kita percaya akan kuasaNya.

Jadi, dalam iman kekristenan kita ada banyak tantangan dan rintangan yang menyerang sehingga mudah sekali untuk kita merasa takut. Tetapi jangan sampai perasaan takut itu mempengaruhi iman kita kepada Allah sehingga kita tidak percaya akan kuasaNya. Mulailah bertindak sedikit demi sedikit dalam kasih akan Allah. Lihatlah Allah akan menolong kita.. Amin

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s