NATAL dan Orang-orang Yang Melakukan Kehendak Allah – by Pdt. JS. Minandar (Ibadah Raya – Minggu, 6 Desember 2015)

Filipi 3:10,11

“Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya, supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati.”

PENDAHULUAN

Rasul Paulus rindu untuk mengenal Yesus lebih dalam sampai ia menjadi serupa dengan Yesus dalam kematiannya. Kematian Yesus adalah bukti kasih Allah. Natal identik dengan memberi dan wujud Natal yang sesungguhnya tercatat dalam Yohanes 3:16 “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

Allah mengaruniakan Anak satu-satunya demi keselamatan manusia karena Allah ingin setiap orang percaya tidak binasa karena pemberian Allah, melainkan hidup dalam kekekalan.

SALING MEMBERI

Umumnya pada bulan Desember semua orang percaya mempunyai gairah untuk member karena natal selalu diwarnai dengan pelayanan saling memberi satu dengan yang lainnya. Tetapi, kalau kita pelajari dalam Alkitab tentang Natal maka kita akan melihat bahwa ada semangat Natal yang terjadi di sorga dan di bumi. Mereka semua yang terlibat dalam penyelanggaraan Natal, mengekspresikan natal dengan dasar keinginan untuk melakukan kehendak Allah.

DI SORGA

Perhatikan suasana penghuni sorga sebelum Natal diselenggarakan dalam Yohanes 3:16. Dimulai dengan inisiatif Allah untuk menyelamatkan seluruh umat manusia. Allah pun mencari apakah ada manusia yang memenuhi kualifikasi Allah untuk menyelamatkan manusia, ternyata tidak ada yang mencapai standar Allah. Karena semua manusia sudah berdosa. Jadi, apapun yang diproduksi manusia selalu menghasilkan dosa. Oleh sebab itu, Allah mengutus AnakNya yang tunggal, yang tidak mengenal dosa sebagai korban penebusan dosa manusia sebab hanya DIAlah yang memiliki standar penebusan. Sebenarnya Yesus bisa saja menolak inisiatif Bapa yang ingin memberi Yesus bagi dunia sebagai korban demi keselamatan manusia. Tetapi, Yesus tidak melakukannya, justru dengan taat Yesus melaksanakan kehendak Bapa untuk menjadi korban penebusan. Filipi 2:5-8, Yesus taat sampai mati di atas kayu salib dan menyelesaikan kehendak Bapa.

Perhatikan tabel perbandingan

inisiatif bapa tentang natal

Tabel di atas menjelaskan bahwa natal terselenggara karena ketaatan Yesus kepada Bapa. Demikianlah penghuni Sorga melaksanakan Natal yang didasari dengan ketaatan. Pelaksanaan Natal pun tidak hanya melibatkan sorga, dalam Alkitab pun dijelaskan bahwa pelaksanaan natal juga diwarnai dengan ketaatan tokoh-tokoh natal di bumi.

TOKOH NATAL DI BUMI

Allah tidak bekerja sendiri, IA juga melibatkan manusia di bumi demi terlaksananya Natal. Siapa sajakah tokoh yang terlibat?

  1. MARIA, Lukas 1:38

Allah dapat memakai cara apapun untuk mengutus Yesus ke bumi, demi terlaksananya natal sebab IA adalah Allah yang berkuasa. Hanya saja Allah tidak melakukannya, melainkan Allah mencari seorang gadis perawan sebagai sarana kelahiran Yesus. Pilihan Allah pun jatuh kepada Maria. Ketika Allah meminta Maria untuk meminjamkan rahimnya sebagai sarana kelahiran Yesus sebab Yesus harus lahir seperti pada umumnya manusia dilahirkan. Lukas 1:38 menuliskan bahwa dengan taat Maria memberikan miliknya yang paling berharga untuk terlaksananya natal.

Pada saat itu Maria sudah bertunangan dengan Yusuf. Adat Yahudi, pertunangan hampir sama seperti hubungan pernikahan hanya saja mereka belum melakukan hubungan suami-istri. Hubungan pertunangan pun sudah diketahui oleh semua keluarga dan penduduk sekitar mereka. Jadi jika si wanita telah hamil sebelum pernikahan maka ia akan diceraikan oleh tunangannya dan dirajam dengan batu sesuai hukum Taurat. Tetapi karena ketaatan, Maria tidak memperdulikan konsekuensi tersebut. Melainkan Maria bersedia untuk menerima konsekwensi ditinggalkan oleh Yusuf tunangannya serta dirajam dengan batu sesuai ketentuan hukum Taurat. Maria begitu rela menyerahkan nyawanya karena ketaatannya kepada kehendak Tuhan.

  1. YUSUF, Matius 1:19-24

Tokoh kedua yang terlibat dalam pelaksanaan Natal adalah Yusuf tunangan Maria. Sebagai seorang pria, Yusuf ingin mendapatkan yang terbaik dan istimewa dari calon isterinya. Sebab itu Alkitab mencatat bahwa Yusuf berniat untuk menceriakan Maria secara diam-diam. Alkitab mencatat bahwa Yusuf adalah seorang yang tulus hati, oleh sebab itu ia ingin menceraikan Maria secara diam-diam dan tidak membeberkannya kepada orang banyak bahwa Maria telah mengandung bayi Yesus. Maka Allah mengutus malaikat dan memberitahukan kepada Yusuf melalui mimpi, tentang maksud dan rencana Allah menyelamatkan manusia oleh Yesus yang janinNya ada dalam kandungan Maria tunangannya. Maka dengan ketaatan Yusuf mengorbankan ego dirinya demi melakukan kehendak Tuhan.

  1. PARA GEMBALA, Lukas 2:15

Selain Maria dan Yusuf, Allahpun memakai para gembala dalam pelaksanaan natal. Para gembala tersebut sedang menggembalakan domba di padang Efrata. Para gembala ini bukanlah gembala pada umumnya yang hanya berternak domba biasa. Tetapi mereka adalah para pengembala domba yang dikhususkan untuk mengembalakan domba-domba untuk dijual ke bait suci. Dan merekalah orang-orang yang pertama kali menerima berita kelahiran Yesus. Pada saat malaikat memberitahukan kepada mereka bahwa Yesus, Sang Juruselamat dilahirkan dengan tanda yang khas, yaitu dibedung kain lampin yang dimungkinkan adalah tudung kepala Maria serta dibaringkan dalam palungan. Dengan tanda tersebut para gembala sangat terbantu untuk menemukan bayi Yesus. Jika tidak ada tanda mereka akan kebinggungan untuk membedakan bayi Yesus dengan bayi lain yang mungkin lahir di waktu yang sama. Maka dengan taat para gembala mencari bayi Yesus untuk menyembah Yesus. Merekapun meninggalkan domba-domba yang mereka gembalakan dengan 1001 resiko. Karena domba-domba itu bukan milik mereka dan ada resiko hilang atau cacat saat mereka tinggalkan. Para gembala berani mengambil resiko tersebut dan taat perintah malaikat untuk mencari bayi Yesus serta menyembahNya.

  1. PARA MAJUS, Matius 2:1-12.

Mereka bukan rakyat biasa melainkan para bijaksana dan raja dari negeri di Timur. Pada waktu Allah memberitahu kelahiran Yesus lewat bintang yang mereka lihat di Timur, dengan kebijaksanaan yang mereka miliki serta ketaatan, mereka mengikuti tanda bintang tersebut sampai bertemu dan menyembah Yesus. Perjalanan yang mereka tempuh begitu jauh sekitar 2 tahun. Jadi ketika mereka berjumpa Yesus, mereka tidak bertemu bayi Yesus lagi tetapi Yesus sudah kanak-kanak. Bertemu dalam sebuah rumah bukan kandang domba seperti gembala berjumpa Yesus.

BAWA PERSEMBAHAN

Ketika mereka berjumpa dengan Yesus, para Majus pun mengakui kedaulatan Yesus sebagai RAJA di atas segala raja, sebab itu mereka datang menyembah Yesus dan memberi upeti/persembahan sebagai tanda takluk kepada Yesus. Jadi setiap korban dan persembahan yang kita berikan adalah bentuk penyembahan dan pengakuan kita tentang kedaulatan Yesus.

Setelah menyembah Yesus, para Majus pun diperintahkan malaikat Tuhan agar tidak kembali ke Herodes. Karena sebelumnya mereka berjumpa dahulu dengan Herodes dan bertanya tentang bintang yang mereka lihat dan Herodes meminta agar para Majus kembali kepadanya untuk memberitahukan dimana bayi Yesus berada. Tetapi dengan taat para Majus lebih taat pada perintah Tuhan untuk tidak kembali ke Herodes serta mengambil jalan lain. Hal ini menjadi pelajaran bahwa ibadah merupakan komitmen kepada Allah agar bersedia taat kepada Tuhan untuk selama-lamanya.

KESIMPULAN

Setiap orang yang benar-benar telah mengalami Natal yang sesungguhnya, orang tersebut akan membuktikan dan mengekspresikan hidupnya sebagai pengikut Yesus yang TAAT kepada semua perintah-Nya, seperti Maria, Yusuf, para gembala, dan orang majus. Serta ketaatan Hana dan Simeon yang tidak kita bahas. Mereka semua tunduk pada kehendak Allah. Baik di sorga maupun di bumi, semuanya taat.

ORANG YANG TIDAK TAAT

Dari semua orang yang menerima berita Natal, Alkitab mencatat hanya sedikit yang tidak taat, antara lain:

  1. HERODES

Ketika orang Majus dan para gembala begitu antusias dan berhasrat untuk menyembah Yesus. Matius 2:3, ketika Herodes mendengar berita kelahiran Yesus, ia TERKEJUT. Dalam terjemahan Inggris dicatat bahwa Herodes TERGANGGU dengan kelahiran Yesus.

  1. PARA IMAM

Matius 2:5,6 Para Imam mengerti tentang Mesias dari firman Allah yang mereka baca dan pelajari. Pada saat firman digenapi, Yesus/Mesias dilahirkan, para Imam tidak taat kepada firman Allah yang mereka dengar dan pelajari.

Bagaimanakah akhir hidup orang yang tidak taat?

AKHIR HIDUP YANG TIDAK TAAT

Herodes pun mati, Matius 2:15. Beberapa tafsiran menjelasakan penyebab kematian Herodes karena ia dibunuh oleh saudaranya sendiri sebab sakit hati kepada Herodes yang membunuh anak dari saudaranya itu. Sebab pada saat itu, Herodes perintahkan untuk membunuh semua bayi dibawah 2 tahun dan salah satunya adalah anak dari saudaranya sendiri. Tafsiran berikutnya menjelaskan bahwa kematian Herodes karena ia mengalami ketakutan dan kegusaran sebab kedudukannya akan diambil Yesus. Ketakutan yang berlebihan membuat ia mati.

Para Imam akan dibuang dan tidak dipakai lagi oleh Allah, sebab Allah telah memiliki imam yang baru. Yaitu setiap orang percaya dan taat kepada firman Tuhan, I Petrus 2:9 “Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib.”

Kitalah orang percaya yang adalah imam-imam Allah untuk memberitakan kabar natal tersebut kepada semua orang.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s