NATAL DAN GEREJA SEMPURNA – Pdt. JS. Minandar (Ibadah Raya – Minggu, 20 Des 15)

Lukas 2:25-32

PENDAHULUAN

Di minggu yang lalu kita telah belajar tentang Natal dan orang-orang yang melakukan kehendak Allah. Kiranya kita sebagai gereja Tuhan pun hidup melakukan kehendak Allah, sampai pada kesempurnaan gereja. Sebagimana ketaatan oknum-oknum di surga dan di bumi tunduk kepada kehendak Allah dengan melaksanakan inisiatif keselamatan yang diselenggarakan Bapa demikianpun orang percaya tunduk kepada kehendak Bapa. Dan tokoh-tokoh yang sudah kita bahas adalah Tuhan Yesus. Yesus taat melakukan inisiatif Bapa sampai puncaknya yaitu penyaliban. Tokoh-tokoh yang terlibat di bumi adalah Maria, Yusuf, orang majus, gembala dan Hana, sebenarnya masih banyak lagi orang yang ikut serta demi terselenggaranya Natal. Salah satunya adalah Simeon.

Simeon begitu setia menunggu pengenapan janji Allah tentang datangNya Mesias dan dengan tekun ia mempersiapkan diri untuk menyambut Mesias. Oleh sebab itu, tidak berlebihan bila Simeon adalah gambaran dari Gereja Sempurna, yaitu orang-orang percaya yang siap menyambut kedatangan Yesus yang kedua kali.

Bagi orang percaya, sesungguhnya setiap kali kita merayakan natal, kita seperti Simeon yang menanti juru selamat tetapi bukan sebagai bayi lagi, melainkan sebagai Raja.

Dalam Lukas2:26 mencatat bahwa kepada Simeon telah dinyatakan oleh Roh Kudus, bahwa ia tidak akan mati sebelum ia melihat Mesias, yaitu Dia yang diurapi Tuhan. Jadi sebelum Simoen berjumpa dengan Yesus, ia akan tetap hidup. Hal demikianpun yang akan dialami Gereja Sempurna. Bahwa gereja sempurna tidak akan alami kematian, sebaliknya akan tetap hidup dan siap menyambut kedatangan Yesus kedua kali. Dan pada saat Antikristus berkuasa di bumi selama 3,5 tahun, Gereja sempurna akan disingkirkan ke padang gurun, jauh dari si Ular (Iblis) dan Antikristus, sehingga terlindungi – Wahyu 8:12,13 dan 12:14.

Sedangkan orang-orang percaya yang tidak masuk bagian Gereja Sempurna akan ada di bawah kekuasaan Antikristus. Satu-satunya cara untuk selamat, mereka harus mempertahankan iman kepada Yesus dengan mempertaruhkan nyawanya demi Kristus jika tidak mereka juga akan binasa bersama Antikristus, Wahyu 13:10. Setelah masa Antikristuslah, Yesus datang untuk kedua kalinya.

KEDATANGAN YESUS KEDUA KALI

Dalam I Korintus 15:51, dijelaskan bahwa Gereja Sempurna akan diubah dalam sekejap mata serta menerima tubuh kemuliaan yang sama seperti Yesus. Sedangkan I Korintus 15:52a Gereja tidak Sempurna akan dibangkitkan dari kematian karena mempertahankan iman mereka serta menerima tubuh kemuliaan yang sama seperti Yesus. Sedangkan I Korintus 15:52b, Gereja Sempurna akan diubahkan dalam sekejap mata dan tidak alami aniaya Antikriustus.

CIRI-CIRI GEREJA SEMPURNA

Simeon adalah potret gereja sempurna yang mengekspresikan ciri-ciri dari Gereja Sempurna, yaitu Lukas 2:25,26:

  • Simeon orang yang benar
  • Simeon hidup dalam kesalehan
  • Roh Kudus pun ada bersama dengan dia

Ciri khas lain dari Gereja Yang Sempurna, Yesus umpamakan dengan 5 Gadis Bijaksana yang menikah dengan Yesus sang mempelai laki-laki. Dan ciri khas dari 5 Gadis Bijaksana/Gereja Yang Sempurna nampak dari pengiringan dan penurutan kepada Firman Allah. Seperti pengiringan dan penurutan Simeon kepada firman Allah yang sempurna di mata Allah, sebab itu firman Allah berkata tentang Simeon: “Ia benar dan saleh…”

Jadi jika kita ingin masuk gereja sempurna harus hidup benar dan saleh seperti arti kata dari KRISTEN itu sendiri. Menurut bahasa Yunani, Kristen ditulis dengan kata CHRISTIANOS, artinya mengikuti jejak Yesus secara tepat dan benar. Seperti seseorang yang mengikuti jejak seseorang di atas pasir. Tidak boleh berubah tetapi sama persis. Lewat apakah kita ikut jejak kaki Yesus? Lewat jalan hidup yang tepat; benar dan persis atau sesuai firman Allah.

Contoh, Wahyu 14:1-5:

  • Ayat 1 – Bukit Sion bukanlah bukit secara fisik tetapi bukit Zion adalah Gereja Sempurna dimana Allah akan duduk Dari sekian banyak orang-orang yang masuk dalam Gereja Sempurna, firman Allah tampilkan 144.000 orang yaitu bagian dari Gereja Sempurna. Apakah yang menonjol dari 144.000 orang, yaitu bagian dari Gereja Sempurna?

Dalam Wahyu 14:4:

a.Mereka adalah orang kristen yang hidupnya kudus dan benar.

Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan, karena mereka murni sama seperti perawan.

b. Mereka adalah orang kristen yang hidupnya sesuai firman Tuhan sama seperti Yesus.

Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba itu kemana saja Ia pergi (Wahyu 14:5)

c. Mereka adalah orang kristen/Gereja Yang Sempurna sebab didalam mulut mereka tidak terdapat dusta; mereka tidak Perhatikan Yakobus 3:2, orang yang tidak salah dengan perkataannya adalah orang yang sempurna.

Selain disebut sebagai orang benar, Simeon juga disebut sebagai orang saleh dalam pelayanan dan pengabdian. Lukas 2:25,26 “Adalah di Yerusalem seorang bernama Simeon. Ia seorang yang benar dan saleh, yang menantikan penghiburan bagi Israel,…”

Jadi kebenaran gereja sempurna dinilai dari penurutannya terhadap firman Allah, Matius 25:1-13. Sedangkan kesalehan gereja sempurna dinilai dari pelayanan dan pengabdian terhadap Tuhan dan pekerjaan Tuhan. Dengan mengembangkan Talenta yang Tuhan percayakan. Matius 25:14-30, menggambarkan gereja sempurna seperti hamba yang rajin mengembangkan dengan sungguh-sungguh talenta/potensi yang Tuhan beri kepada mereka.

Kita harus optimalkan potensi yang Tuhan beri kepada kita, yaitu waktu, tenaga, pendidikan, kekayaan, doa, bahkan apa pun yang bisa kita pergunakan bagi pekerjaan Tuhan.

DASAR HIDUP SIMEON

Hal yang paling mendasar dari hidup Simeon yang menyebabkan ia hidup benar dan saleh, sehingga Simeon menjadi figure gambar atau profile gereja yang sempurna dimulai dari arti Nama Simeon. William Shakes Peare, berkata“ Apa arti sebuah nama…”

Tetapi jangan lupa, Alkitab mencatat tentang orang-orang yang dipakai Tuhan ,sebelum orang tersebut dilahirkan. Allah telah berpesan untuk memberikan nama tertentu kepada orang tersebut. Sebab dari arti nama yang diberikan Allah, demikianlah karakter, hidup dan pelayanan orang tersebut. Contoh, nama Yesus. Kepada Maria Allah berpesan untuk memberikan nama Yesus kepada bayi yang akan Maria lahirkan, Lukas 1:31. Pesan itupun diberitahukan kepada Yusuf, Matius 1:21. Nama Yesus, Ibrani: Yehoshua, artinya: “YEHOVA PENYELAMAT”. Hal ini berkaitan erat dengan tujuan kedatanganya itu untuk: “Menyelamatkan manusia dari kebinasaan”.

Demikian juga dengan HIDUP dan PELAYANAN YESUS. Yesus rela menjadi manusia, dan datang ke dalam dunia untuk menyelamatkan manusia dari kebinasaan akibat dosa.

Dan dalam keadaan manusia, Yesus mati di atas kayu salib bukan untuk menghukum, melainkan untuk menyelamatkan kita.

Apakah Arti Nama Simeon? Simeon: “mendengar” atau“dengar-dengaran.”

Tidak mungkin kita akan menjadi bagian dari Gereja Sempurna: bila kita tidak menjadi orang kristen yang Simeon, yaitu menjadi orang kristen yang dengar-dengaran akan firman Tuhan.

Artinya, mendengar dan melakukan firman Tuhan, Matius 7:24,25. Sebaliknya, kalau cuma mendengar, tetapi tidak melakukan firman Allah (Matius 7:26,27) kita akan berhadapan dengan Antikristus. Hidup dipimpin Roh Kudus. Simeon tidak dipimpin oleh keinginan daging (hawa nafsu).

Lukas 2:27 “Ia (Simeon) datang ke Bait Allah oleh Roh Kudus. ”Kita tidak bisa melakukan firman Allah dengan tepat dan benar, bila kita dipimpin Roh Kudus.

CONTOH

Petrus, ingin mengikut Yesus dengan setia dan hidup sesuai firman yang Yesus ajarkan kepadanya. Tetapi, dengan mudah Petrus menyangkal Yesus, ketika ditanya oleh seorang gadis penjaga pintu di tempat Yesus diadili. Demikian juga dengan Tomas. Dengan mudah Tomas kehilangan iman, sehingga ia tidak mempercayai bahwa Yesus sudah bangkit, padahal Yesus berulang-kali menjelaskan bahwa setelah kematian-Nya, Yesus akan bangkit dari kematian.

Bahkan semua murid ketakutan dan meninggalkan Yesus. Karena hidup mereka belum dipimpin dan dipenuhi Roh Kudus!Tetapi, setelah mereka dipimpin dan dipenuhi Roh Kudus, mereka rela mati syahid bagi Tuhan Yesus. Haleluya!

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s