JEMAAT dan Tanggung Jawab Melakukan Amanat Agung by Pdt. JS. Minandar (Ibadah Raya – Minggu, 31 Januari 2016)

Filipi 1:21,22

“Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah. Jadi mana yang harus kupilih, aku tidak tahu.”

PENDAHULUAN

Filipi 1:21,22 merupakan semboyan; prinsip atau filosofi yang Paulus terapkan dalam dirinya, setelah ia percaya dan diselamatkan. Sebenarnya semboyan; prinsip atau filosofi yang Paulus miliki diteladani oleh pengikut Yesus. Bukan semboyan mangan ora mangan yang penting ngumpul atau bagi orang yang mengejar hal-hal materi dengan semboyan waktu adalah uang. Semboyan ini tidak lagi dapat kita ikuti setelah percaya kepada Yesus, seharusnya kita mengikuti semboyan; prinsip atau filosofi yang Paulus gunakan.

Tanggung Jawab Orang Percaya

Semboyan Rasul Paulus tidak sekedar dibuat agar tampak bagus atau menarik. Tetapi arti semboyan Paulus dalam Filipi 1:21,22 adalah:

  1. Bagiku Hidup Adalah Kristus, Mati Adalah keuntungan

Yang dimaksud Rasul Paulus bahwa hidup adalah Kristus dan mati keuntungan adalah apabila kita sudah percaya kepada Yesus serta hidup berjalan sesuai dengan nilai-nilai yang Kristus berikan kepada kita, maka kematian bukanlah sesuatu yang menakutkan, tetapi kematian justru membawa keuntungan kepada setiap pengikut Yesus. Karena lewat jalan kematian, kita dapat masuk ke dalam sorga yang mulia. Disana tidak ada lagi air mata, kesusahan dan penderitaan tetapi senang selama-lamanya. Kita tidak dapat masuk kerajaan sorga dengan tubuh jasmani seperti ini, sebab firman Allah katakan bahwa darah dan daging tidak dapat masuk kerajaan Sorga. Dan di sorgapun kita akan menerima mahkota keselamatan dari Allah.

  1. Hidup Berarti Bekerja Memberi Buah

Kalau Tuhan beri kesempatan kepada Paulus hidup atau umur panjang, maka Paulus gunakan kesempatan hidup itu untuk menghasilkan buah bagi Tuhan Yesus. Rasul Paulus tidak gunakan untuk bersenang-senang atau melakukan hal-hal yang bersifat dosa. Melainkan ia gunakan untuk menghasilkan buah yang berkenan kepada Tuhan. Sebagai orang percaya kitapun harus seperti Paulus, bila Tuhan percayakan kesempatan untuk hidup maka kita gunakan untuk menghasilkan buah. Kita bisa menghasilkan buah dari talenta; korban; dan pengabdian kepada Tuhan. Maka kita akan menerima reward yaitu mahkota kemuliaan. Mahkota tersebut akan kita persembahkan kepada Yesus. Tetapi buah yang paling istimewa adalah jiwa-jiwa yang kita bawa kepada Kristus. Sebab jiwa-jiwa adalah buah yang akan kita lihat selama-lamanya di dalam sorga.

AMANAT AGUNG

Untuk kita membawa jiwa-jiwa bagi Kristus, sebagai pengikut Yesus, kita harus laksanakan amanat agung Tuhan Yesus Kristus. Matius 28:19,20 “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”

Gambar

panah berputar

3 hal dalam amanat Agung:

  1. Pergilah – artinya jangan hanya menjadi percaya saja, tetapi kita perlu pergi memberitakan injil. Mungkin ada kelurga kita yang belum mendengar injil. Kita perlu pergi kepada mereka dan memberitakan injil kepada mereka.
  2. Jadikan murid Ku – setelah membawa mereka kepada Yesus, selanjutnya kita menjadikan mereka murid Yesus.
  3. Lakukan Perintah Tuhan – setelah menjadi murid Yesus, ajarkan mereka lakukan perintah Tuhan. Dalam ibadah kita dapat belajar tentang perintah-perintah Tuhan. Tetapi hati-hati dengan pengajaran sekarang, karena ada gereja yang hanya memberitahu tentang berkat-berkat saja. Kita perlu mengajarkan mereka lakukan firman Tuhan. Dalam Alkitab banyak perintah firman Tuhan salah satunya yang harus kita lakukan adalah pergi memberitakan injil. Setelah itu kita utus mereka untuk pergi lagi.

Dapat disimpulkan bahwa amanat agung Tuhan Yesus harus secara terus-menerus dilaksanakan oleh orang percaya. Seperti gambar di atas. Keselamatan yang kita terima dari Yesus, tidak boleh berhenti pada diri kita, tapi harus terus dibagikan kepada lain orang.

MELAKUKAN AMANAT AGUNG

Untuk melaksanakan Amanat Agung Tuhan Yesus, tidak harus masuk Sekolah Alkitab dan menjadi hamba Tuhan penuh waktu, yang diperlukan ialah:

  1. MEMILIKI HATI KASIH

Karena kasih Yesus kepada manusia, Yesus rela turun ke dalam dunia menjadi penebus dengan cara mati di atas kayu salib. Kalau Yesus tidak menebus dosa manusia, maka tidak ada seorang pun yang diselamatkan.

Yohanes 3:16 “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal supaya seti-ap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

Sebab itu orang yang telah diselamatkan, ia harus memiliki hati seperti hati Yesus. Yaitu mengasihi orang-orang yang belum diselamatkan.

I Yohanes 3:16 “Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kita pun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita.

  1. PELAYANAN YANG MENDESAK

Memberitakan Amanat Agung atau kabar keselamatan kepada jiwa-jiwa adalah pelayanan yang mendesak. Sebuah kisah tentang seorang anak pendeta umur 11 tahun yang  membagikan selebaran. Hari itu begitu dingin dan sedikit lembab. Tetapi anak tersebut tetap pergi membagikan selebaran tentang keselamatan. Selebaran terakhir ia berikan kepada seorang ibu yang putus asa dan mencoba bunuh diri. Pada saat itu, sang ibu ingin mengantung diri tetapi tidak terlaksa karena mendengar bel dan ketukkan pintu yang tidak henti-hentinya. Ketika ia membuka pintu, anak 11 tahun ini tersenyum serta memberi selebaran tentang keselamatan. Dari selebaran itulah sang ibu dapat mendegar tentang pengharapan. Akhirnya ibu tersebut membatalkan niatnya untuk bunuh diri. Satu jiwa selamat melalui anak 11 tahun. Jika anak tersebut terlambat maka sang ibu sudah binasa. Itu sebabnya penginjilan adalah pelayanan mendesak yang harus segera dikerjakan. Jika terlambat memberitakan Yesus, kemungkinan besar orang yang belum dengar injil akan binasa tanpa Yesus.

  1. BERTINDAK BIJAKSANA

Markus 1:40-45, mengisahkan tentang seorang kusta yang disembuhkan Yesus. Kuasa kesembuhan yang ia terima membuat ia bertindak kurang bijaksana sehingga Pelayanan Yesus terkendala. Jadi dalam memberitakan kabar keselamatan, kita juga memerlukan kebijaksanaan. Jika tidak, pelayanan penginjilan bukan berkembang melainkan terhalang oleh sebab tindakan kita.

  1. BERITAKAN AMANAT AGUNG dengan PERBUATAN

Bersaksi tentang Yesus kepada orang yang belum diselamatkan adalah suatu keniscayaan/keharusan. Tetapi, perbuatan yang didasari dengan kasih, bersuara lebih keras dibanding ucapan semata. Seperti kesaksian orang Iraq yaitu Kamal, yang diutus ke Amerika untuk mengubah Amerika menyangkal Yesus. Dalam perjalanannya ia alami kecelakaan dan alami patah tulang. Seseorang datang serta membawanya ke rumah sakit. Setelah seminggu iapun keluar dari rumah sakit. Tetapi Kamal masih perlu perawatan, maka sang dokter yang percaya Yesus dengan kasih ia bersedia membuka rumahnya bagi Kamal untuk masa perawatannya. Dokter tersebut merawat Kamal begitu rupa bahkan setelah sembuh dokter tersebut memberikan mobil sebagai kendaraan barunya. Sikap hidup kasih dari sang dokter mengubah paradikma dari seorang teroris yang tadinya akan membunuh orang percaya, menjadi seorang Kristen yang mau mati bagi Yesus.

Sekarang waktunya untuk kita bekerja bagi Yesus bukan hanya dengan buah-buah talenta, kekayaan dan pengabdian. Tetapi juga dengan membawa jiwa bagi Yesus.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s