Melakukan Kehendak Tuhan by Pdt. Yeremia Gunawan (Ibadah Raya 3 – Minggu, 24 Januari 2016)

Banyak orang mencoba mengerti kehendak Tuhan tetapi tidak jarang mereka gagal untuk hidup didalam kehendak Tuhan. Matius 6: 6-10 – dalam doa Bapa kami, Yesus mengajarkan bahwa iman membuat kehendak Tuhan jadi atas kita, sehingga kehendak Allah terjadi di bumi dan di sorga. Tetapi kadang kala kita memaksa kehendak kita menjadi kehendak Tuhan, sehingga Tuhan tidak dapat bekerja secara maksimal.

Sering kali saat kita mencoba memaksakan kehendak diri kita kepada kehendak Tuhan  dengan cara yang tampak rohani dengan berdoa “Tuhan aku serahkan semua kehendak rencanaku.” Tetapi didalam doa tersebut justru kita memaksa Tuhan untuk terlaksananya rencana kita dan suatu hal yang dipaksakan selalu menghasilkan yang tidak baik.

Suatu ketika dalam kehidupan pelayanan kami, di Jawa Timur. Kami berencana untuk merenovasi gereja dan kami sepakat untuk menjual mobil yang kami miliki untuk biaya renovasi. Selanjutnya sisa berkat yang masih kami miliki akan kami gunakan untuk membeli mobil baru yang lebih sederhana dari sebelumnnya. Ketika kami menemukan mobil yang tepat dan sesuai kemampuan kami, maka saya berdoa agar Tuhan mengerakkan si penjual untuk dapat menurunkan harga mobilnya.  Pada saat saya berdoa, Tuhan menegur serta berkata dalam hati bahwa yang saya minta bukanlah kehendak Tuhan tetapi kehendak diri sendiri. Alhasil nilai jual dari mobil tersebut tidak berubah dan kami gagal memilikinya pada saat itu. Tetapi Tuhan punya banyak cara untuk menolong, sampai pada akhirnya dalam waktu dalam waktu 2 hari kami pun memiliki mobil tersebut tetapi bukan dengan uang yang kami miliki. Sebab ada orang-orang yang tidak kami kenal Tuhan gerakkan hatinya untuk memberi berkat kepada kami sesuai dengan kebutuhan kami.  Contoh ini menjadi pelajaran bahwa kadang kala kita sepertinya melakukan kehendak Tuhan, tetapi satu sisi kita memaksa Tuhan untuk melakukan kehendak kita, sehingga kuasa Tuhan tidak bekerja. Berapa banyak  masalah, persoalan yang dihadapi membuat kita memaksa Tuhan untuk bekerja tanpa berserah kepada kehendak Tuhan.

Suatu peristiwa yang terjadi di Taiwan pada awal kemerdekaan, seorang dokter bernama Limtingtung membuka praktek untuk kemanusiaan serta memberikan pengobatan gratis. Datanglah seorang anak kepada dokter tersebut dan meminta sebuah obat untuk ibunya yang sedang sakit batuk. Maka dokterpun membuat resep dan saat obat diambil terjadi suatu kesalahan. Yang diambil bukanlah obat batuk melainkan obat pembunuh kuman. Anak inipun membawa obat tersebut yang adalah obat pembunuh kuman kepada ibunya. Beberapa waktu kemudian si penerima resep baru menyadari bahwa obat yang ia berikan adalah obat pembunuh kuman. Pemberi resep inipun datang kepada dokter Limtingtung serta melaporkan peristiwa yang terjadi. Dokter Limtingtung tidak memaksakan kehendaknya untuk mencari anak tersebut, ia justru mengumpulkan para dokter yang ada serta berdoa. Beberapa jam kemudian anak itupun kembali dengan menangis. Menangis bukan karena ibunya meninggal tetapi menangis karena obat tersebut jatuh dan pecah. Kuasa doa menyelamatkan situasi yang sulit diatasi manusia.

Dalam Yosua 6:12, 14, 16 – bangsa Israel menghadapi masalah untuk melewati tembok Yerikho. Ketika para panglima bingung mencari cara untuk melewatinya, Tuhan memberikna cara yang tidak masuk akal kepada bangsa Israel. Tembok apa yang sedang kita hadapi? Kadang kala Tuhan memberika jalan keluar yang tidak masuk akal, untuk apakah kita akan melakukannya? Perhatikan bangsa Israel, ketika mereka tunduk kepada cara Tuhan yang tidak masuk akal, maka akal manusia tidak bekerja yang terjadi adalah akalnya Tuhan. Cara Allah bekerja berbanding terbalik dengan cara manusia bekerja.

Suatu ketika ada sepasang suami istri pengusaha yang datang beribadah. Ketika firman disampaikan hati mereka tertegur oleh firman agar mereka dapat mengampuni keluarga yang membenci dan mengucilkan mereka. Meskipun bertentangan dengan kehendak diri, tetapi dengan taat mereka lakukan kehendak Tuhan untuk mengampuni. Meskipun sulit untuk dilaksanakan, pasangan suami istri ini tetap tunduk kepada firman, ketimbang kehendak diri mereka. Merekapun mengampuni keluarga yang membenci mereka. Hasilnya Tuhan memberkati usaha mereka dengan hasil yang berlimpah-limpah. Firman Allah menuliskan carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenaranNya, maka semua akan ditambahkan kepada kita. Cari kendak Tuhan dan lakukan maka damai sejahtra, serta kelimpahan ditambahkan. Dalam kita Hakim-hakim 7:2-6, seorang bernama Gideon dipercayakan Tuhan untuk memimpin tentara Tuhan. Bagi Gideon 32.000 pasukan melawan Midian masih sangat sedikit sebab jumlah Midian 300.000. Setelah melewati beberapa tahap jumlah pasukkan yang akhirnya melawan Midian hanya 300 pasukan. Tetapi Israel tetap menang sebab mereka tunduk kepada kehendak Tuhan. Kehendak Tuhan tidak dapat dipikirkan secara akal sehat, bukan berarti kehendak Tuhan tidak dapat dilakukan. Mengampuni dan berkorban bukan hal yang mudah, sulit tetapi tidak mustahil untuk dilakukan.

Ada begitu banyak contoh orang-orang yang melakukan kehendak Tuhan sehingga hal-hal dahyat terjadi dalam hidup mereka. Mungkin ada masalah dan tantangan, sebab itu mulailah berdiam diri dan belajar mencari kehendak Tuhan. Jangan menyalakan keadaan atau menyalahkkan orang lain. Belajarlah melakukan kehendak Tuhan serta perkatakan perkataan yang membangkitkan iman. Ketika kita masuk dalam kehendak Tuhan, apa yang mustahil itulah yang terjadi. Orang yang lakukan kehendak Tuhan tidak akan kehilangan sesuatu yang baik.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s