MAHKOTA DURI by Pdt. Joseph Pryono (Ibadah Raya 1 – Minggu, 20 Maret 2016)

Matius 27:29a

“Mereka menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya, …”

Pendahuluan

Menjelang penyaliban-Nya, Tuhan Yesus dibawa ke gedung pengadilan. Di hadapan Pilatus Tuhan Yesus diolok-olok, dihina, disiksa, ditelanjangi dan dikenakan mahkota duri. Semuanya ini dialami oleh Tuhan Yesus karena kasihNya kepada kita. Dia merelakan diriNya ditelanjangi agar kita tidak telanjang dihadapan Bapa di sorga. Kita tentu ingat, saat Adam dan Hawa berdosa di taman Eden. Setelah mereka melakukan dosa maka tahulah mereka bahwa mereka telanjang.

Kejadian 3:7

Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat.

Dosa membuat manusia telanjang di hadapan Allah. Pakaian kemuliaan yang menyelubungi mereka hilang lenyap karena dosa dan kejahatan yang mereka lakukan. Untuk itulah Tuhan Yesus rela ditelanjangi oleh serdadu-serdadu Roma agar setiap anak-anakNya menghadap kembali kepada Bapa dengan tidak telanjang. PakaianNya dilepaskan dari diriNya agar menutupi ketelanjangan manusia karena dosa. Puji Tuhan!

Mahkota Duri

Pada kesempatan ini kita akan belajar tentang “Mahkota Duri.” Sekali lagi saya katakan, bahwa menjelang kematianNya di kayu salib para prajurit Roma dengan kebencian dan kemarahan mengenakan mahkota duri di atas kepalaNya. Raja diatas segala raja, dihinakan dengan memakai mahkota duri. Mengapa Dia harus bermahkotakan duri? Beriku ini marilah kita pelajari makna mahkota duri di atas kepala Yesus.

Mahkota

Mahkota Lambang :

  • Kekuasaan – Ester 2:17

Saat Ester menggantikan kedudukan ratu Wasti, kepadanya dikenakan mahkota kerajaan untuk menduduki jabatan ratu yang baru.

  • Kehormatan – Ester 6 : 8,9

Untuk menghormati Mordekhai karena jasanya menyelamatkan raja dari rancangan jahat orang yang akan membunuhnya, raja memberikan mohkota kepada Mordekhai.

  • Kemuliaan – 1 Petrus 5:2-4

Orang-orang yang dihormati dan dimuliakan kepadanya dikenakan mahkota.

DURI

Para teolog menyakini bahwa ranting duri yang dikenakan kepada Yesus sebagai mahkota diambil dari sebuah pohon yang bernama: Paliurus spina-christi. Paliurus spina-christi adalah sebuah semak  dengan tinggi 6 m, memiliki cabang-cabang yang lentur dengan duri-duri yang kaku, dikenal juga dengan nama “Jerusalem thorn“.

Duri adalah lambang :

  • Penderitaan – Kej. 3 : 17,18

Sejak manusia jatuh ke dalam dosa, bumi mengeluarkan duri dan semak duri sebagai tanda dimulainya penderitaan hidup manusia.

  • Kehinaan – Yeh. 28 : 24

Orang-orang yang menghina Israel digambarkan sebagai duri dan onak duri.

  • Rasa sakit – 2 Korintus 12:7

Kepada rasul Paulus, Allah memberikan duri dalam dagingnya yang menusuk dan menyakitkan hidupnya.

 

mahkota vs duri

Perhatikan tabel di atas. Mari kita bandingkan antara mahkota dan duri. Perhatikanlah! Ada kekuasaan tetapi ada juga penderitaan, ada kehormatan ada juga kehinaan, ada kemuliaan ada juga ras sakit. Dari sini apa yang dapat kita pelajari?

PELAJARAN ROHANI

  1. Kehidupan adalah KOMBINASI antara MAHKOTA dan DURI

Inilah fakta hidup! Kehidupan dibangun antara mahkota dan duri, kesenangan dan kesedihan, tangisan dan tawa. Kedua komponen ini akan membentuk kehidupan yang lengkap dalam diri kita. Jika kita hanya melewati hidup dengan kesenangan dan kemudahan, maka kita akan bertumbuh menjadi orang yang rapuh dan mudah menyerah saat hadapi kesulitan. Sebaliknya kalau hidup hanya dipenuhi duri dan penderitaan, maka kita akan menjadi orang yang paling menderita dalam dunia ini. Kehidupan selalu diwarnai dengan pengalaman duri dan mahkota.

Berikut ini beberapa ayat firman Allah yang meneguhkan kebenaran kombinasi antara mahkota dan duri dalam kehidupan.

Pengkhotbah 7:14 

“Pada hari mujur bergembiralah, tetapi pada hari malang ingatlah, bahwa hari malang inipun dijadikan Allah seperti juga hari mujur, ….”

 

Pengkhotbah 3:4 

“ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa; ada waktu untuk meratap; ada waktu untuk menari”

 

Filipi 4:12 

“Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan.”

  1. Kita harus melewati jalan berduri untuk memperoleh Mahkota.

Pepatah berkata: “No honor without suffering, no glory without sacrifice.” Tidak ada kehormatan tanpa penderitaan, tidak ada kemuliaan tanpa pengorbanan. Ya, selalu ada harga yang harus kita bayar untuk mendapatkan mahkota yaitu penderitaan. Jika saat ini kita menikmati kemuliaan itu karena ada orang yang lebih dahulu telah membayarnya.

Matius 7:13, 14 

“Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya.”

Jalan kehidupan adalah melewati pintu yang sesak dan jalan yang sempit. Inilah jalan salib! Tuhan Yesus berkata dalam Lukas 9:23 : Kata-Nya kepada mereka semua: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.”

 

Tuhan Yesus memberikan dua prinsip jalan penderitaan menuju kehidupan yaitu:

a. Jalan naik adalah jalan turun

Matius 23:12

Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.

b. Jalan menjadi besar  adalah menjadi kecil

Lukas 22:26

Tetapi kamu tidaklah demikian, melainkan yang terbesar di antara kamu hendaklah menjadi sebagai yang paling muda dan pemimpin sebagai pelayan.

  1. Tuhan mengubah DURI menjadi MAHKOTA

Para prajurit Roma memberikan duri kepada Tuhan Yesus sebagai bentuk penghinaan, tetapi oleh Tuhan Yesus duri itu justru menjadi hiasan kepala yaitu mahkota. Tuhan berkuasa mengubah duri menjadi mahkota. Apakah yang sedang kita alami? Adakah duri yang sedang menusuk hidup kita? Pandanglah kepada Tuhan Yesus, Ia mengubah duri menjadi mahkota. Tuhan ahli merubah duka menjadi suka cita, merubah tangisan menjadi tarian. Bahkan tempat yang kering sekalipun, Tuhan mampu merubahnya menjadi tempat yang bermata air.

Mazmur 84 : 7

Apabila melintasi lembah Baka, mereka membuatnya menjadi tempat yang bermata air; bahkan hujan pada awal musim menyelubunginya dengan berkat.

Mazmur 107:35

Dibuat-Nya padang gurun menjadi kolam air, dan tanah kering menjadi pancaran-pancaran air.

Beberapa contoh orang-orang yang telah lulus dari sekolah penderitaan adalah:

  • Yusuf

Jalan penderitaan telah ia lewati sejak di rumah ayahnya sendiri. Ia dikasihi ayahnya tetapi dibenci oleh kakak-kakaknya. Kebencian kakak-kakaknya membawanya masuk sumur kering dan akhirnya menjadi budak Potifar di Mesir. Jalan penderitaannya belum berakhir sampai disitu. Di rumah Potifar, ia difitnah oleh istri Potifar hingga akhirnya ia masuk ke dalam penjara. Di penjara ia dilupakan oleh orang yang telah ditolongnya. Penjara menjadi ujung jalan penderitaan Yusuf sebab dari sana Tuhan mengubah duri dalam hidupnya menjadi mahkhota. Dari seorang tahanan menjadi seorang perdana menteri di Mesir.

  • Ayub

Demikian halnya dengan Ayub, dalam waktu sekejab ia menyusuri jalan penderitaan. Hanya dalam waktu sehari semua kekayaan Ayub lenyap, bahkan kesehatanpun hilang dari padanya.  Namun Ayub tidak menghindar dari jalan itu dan mencari jalan lain yang lebih enak dan lebih mudah.  Ayub terus berjalan melewati jalan penderitaannya hingga akhirnya Tuhan memulihkan keadaan dua kali lipat.

Ayub 42:10

Lalu TUHAN memulihkan keadaan Ayub, setelah ia meminta doa untuk sahabat-sahabatnya, dan TUHAN memberikan kepada Ayub dua kali lipat dari segala kepunyaannya dahulu.

  1. Tuhan Yesus memakai Mahkota Duri agar kita menerima Mahkota Kekal.

Haleluya!! Tuhan Yesus rela memakai mahkota duri agar kita menerima mahkota kekal. Dia telah menanggung kutuk dosa dan maut, agar segala berkat Abraham menjadi miliki kita.

Galatia 3 : 13, 14 

Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: “Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!” Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu.

5 MAHKOTA KEKAL BAGI KITA

  1. mahkota KEHIDUPAN

Mahkota kehidupan diberikan kepada orang-orang yang bertahan dalam percobaan dan yang mati martir karena Kristus. Sebab itu, kalau ada diantara kita yang sedang dalam pencobaan, bertahanlah, jangan tinggalkan Tuhan, sebab telah tersedia bagi kita mahkota kehidupan.

Yakobus 1:12

Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa  yang mengasihi Dia.

Wahyu 2:10

Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita! Sesungguhnya Iblis akan melemparkan beberapa orang dari antaramu ke dalam penjara supaya kamu dicobai dan kamu akan beroleh kesusahan selama sepuluh hari. Hendaklah engkau setia sampai mati, dan  Aku  akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan

  1. mahkota KEBENARAN

Mahkota kebenaran diberikan bagi semua orang percaya yang setia menanti kedatangan Kristus yang kedua kali. Jemaat Tuhan, seberat apapun kehidupan yang kita alami jangan lari dari Tuhan, setialah apapun yang terjadi, mahkota kebenaran menanti di kekekalan.

2 Timotius 4:8

Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.

  1. mahkota KEMEGAHAN/SUKACITA

Diberikan bagi pemenang jiwa. Tahun 2016 adalah tahun penginjilan/ pemenangan jiwa bagi Kristus. Marilah kita berlomba memenangkan jiwa-jiwa yang terhilang bagi Kristus agar kelak kepada kita diberikan Mahkota Kemegahan atau suka cita. Ingatkah kita bahwa setiap kali ada satu jiwa yang bertobat para malaikat di sorga bersuka cita? (Lukas 15:10) Malaikat bersukacita bukan saja karena satu jiwa yang bertobat, tetapi pada saat yang sama di sorga telah diadakan upacara penyerahan satu mahkota sukacita bagi pemenang jiwa.

1 Tesalonika 2:19-20

Sebab siapakah pengharapan kami atau sukacita kami atau mahkota kemegahan kami di hadapan Yesus, Tuhan kita, pada waktu kedatangan-Nya, kalau  bukan  kamu? Sungguh, kamulah kemuliaan kami dan sukacita kami.

  1. mahkota KEMULIAAN

Diberikan bagi mereka yang rajin dan setia menggembalakan kawanan domba Allah. Mahkota ini bukan hanya untuk gembala jemaat atau hamba Tuhan saja, tetapi bagi semua orang percaya. Bagi KK dan Kati, kepada Saudara dipercayakan domba-domba Allah di kemah masing-masing, gembalakanlah dengan baik. Dan bagi setiap orang tua, Tuhan menjadikan kita gembala atas anak-anak dan keluarga kita. Apapun jabatan/kedudukan kita, lakukanlah dengan setia dan benar karena tersedia bagi kita mahkota kemuliaan.

1 Petrus 5:2-4

Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah, dan jangan karena mau mencari keuntungan, tetapi dengan pengabdian diri.  Janganlah kamu berbuat seolah-olah kamu mau memerintah atas mereka yang dipercayakan kepadamu, tetapi hendaklah kamu menjadi teladan bagi kawanan domba itu. Maka kamu, apabila Gembala Agung datang, kamu akan menerima mahkota kemuliaan yang tidak dapat layu.

  1. mahkota ABADI

Hidup adalah pertandingan. Setiap hari kita bertanding dalam iman di segala aspek kehidupan. Untuk itu bertandinglah dengan baik dan benar, kuasailah diri dan taatilah seluruh peraturan pertandingan dengan benar. Dan bagi mereka yang menang dalam pertandingan iman, Tuhan telah menyediakan mahkota abadi.

1 Korintus 9:25

Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota  yang  fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi.

Penutup

Tuhan Yesus telah menerima mahkota duri, agar kepada kita diberikan mahkota kekal. Jangan menyerah, setialah mengiring Tuhan sampai garis akhir.

Wahyu 3:11

Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorang pun mengambil mahkotamu.

Tuhan memberkati! KJP.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s