ROH KUDUS dan PENGINJILAN by Pdt. Joseph Priyono (Ibadah Raya 2 – Minggu, 8 Mei 2016)

Pendahuluan

Tahun 2016 ditetapkan Gembala sebagai tahun penginjilan. Ini berarti fokus GPdI Mahanaim di tahun ini adalah memberitakan Injil. Pemberitaan Injil bukan semata-mata karena ini tahun penginjilan tetapi sebagai tanggapan atas perintah Tuhan Yesus Kristus.

Markus 16:15 

Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.

Tentu saja bukan sebuah kebetulan kalau hari-hari ini kita juga sedang memperingati hari pencurahan Roh Kudus. Penginjilan tidak dapat dipisahkan dengan kuasa Roh Kudus. Penginjilan tanpa Roh Kudus akan kosong dan kering, sementera menerima karunia Roh Kudus tanpa penginjilan hanya akan membuat diri kita berapi-api saja. Roh Kudus diberikan kepada gereja agar gereja dapat melakukan tugasnya yaitu menjadi saksi Kristus.

Kisah Rasul 1:8 

Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”

Korelasi Roh Kudus dan Penginjilan

Sekali lagi penginjilan tidak dapat dipisahkan dengan kuasa Roh Kudus. Keduanya bagaikan dua sayap burung yang  memungkinkan burung tersebut untuk terbang. Ada bagian yang kita kerjakan tetapi ada juga bagian yang Roh Kudus kerjakan.

A. Bagian kita : memberitakan Injil kepada segala makhluk, bagian Roh Kudus: membuat segala makhluk bertobat.

Yohanes 3 : 5,6

Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh.”

Yohanes 16:8

Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman;

Jadi jika kita memberitakan Injil dan seseorang bertobat, itu bukan hasil kerja keras kita tetapi Roh Kudus yang mengurapi pemberitaan kita sehingga seseorang bertobat. Sebaliknya jangan kecewa kalau ada orang menolak pemberitaan kita, sebab bukan kita yang membuat seseorang bertobat tetapi Roh Kudus.

b. Kita adalah alat, Roh Kudus : peran utamanya.

Alat hanya berfungsi dengan baik kalau berada di tangan yang tepat. Sehebat-hebatnya alat kalau tidak digunakan ia tidak ada manfaatnya. Alat yang biasa menjadi luar biasa kalau berada di tangan yang luar biasa.

c. Manusia menciptakan/menemukan metode, cara, sistim, strategi, dll; Roh Kudus menentukan keberhasilannya.

Ada banyak metode yang dapat kita pelajari dalam penginjilan, namun semua metode akan berhasil kalau diurapi oleh Roh Kudus.

DIPERLENGKAPI SEBELUM DIUTUS

Tuhan akan selalu melengkapi hamba-hambaNya sebelum diutus untuk melakukan tugasNya. Tuhan tidak pernah membiarkan hamba-hambaNya berperang tanpa senjata. Tuhan memberikan kuasa RohNya untuk menyertai setiap utusanNya. Berikut ini beberapa orang yang diperlengkapi sebelum diutus.

a).Tuhan memberikan tongkat KUASA kepada MUSA

Keluaran 4:2

TUHAN berfirman kepadanya: “Apakah yang di tanganmu itu?” Jawab Musa: “Tongkat.

b). Bezaleel diberi Roh, keahlian pengertian dan pengetahuan

Keluaran  31 : 1 – 3

Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Lihat, telah Kutunjuk Bezaleel bin Uri bin Hur, dari suku Yehuda, dan telah Kupenuhi dia dengan Roh Allah, dengan keahlian dan pengertian dan pengetahuan, dalam segala macam pekerjaan.”

c). Para Hakim Israel dipenuhi Roh Allah

(Hakim-hakim 3:10; 6:24; 9:23; 11:24; 13:25; 14:6, 19; 15:14, 19)

d). Para Raja Israel dipenuhi Roh Allah

(1 Samuel 10:6, 10; 11:6; 16:13; 19:23-24; 2 Samuel 23:2);

e). Para Nabi Israel dipenuhi Roh Allah

(1 Raja-raja 18:12, 2 Raja-raja 2:16; 2 Tawarikh 15:1; Yesaya 11:2; 40:7, 13; 48:16; 59:19; 61:1; 63:10, 11, 14; Yehezkiel 11:5, 24; 37:1; Zakharia 4:6; 7:12)

f). Para imam Israel dipenuhi Roh Allah – (2 Tawarikh 20:14; 24:20)

g). Para orang saleh dipenuhi Roh Allah – (Ayub 27:3; 33:4).

Murid-murid Yesus

Seperti dalam Perjanjian Lama, Tuhan memberikan RohNya kepada hamba-hambanya sebelum mereka menjalankan tugasnya demikian halnya pada jaman Perjanjian Baru. Tuhan Yesus melengkapi murid-muridNya sebelum mereka memberitakan Injil. Kepada mereka Tuhan berpesan agar jangan tinggalkan Yerusalem sampai mereka diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi.

Luk 24:49 

“Dan Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku. Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi.”

Janji Bapa digenapi

Janji itu digenapi di loteng Yerusalem, murid-murid dipenuhi oleh Roh Kudus.

Kisah Rasul 2 : 2 – 4

Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.

Kalau kita menghubungkan antara Lukas 24:49 dan Kisah Rasul 2:2-4, maka kita dapat menarik kesimpulan bahwa dipenuhi ROH KUDUS berarti menerima kuasa dari tempat maha tinggi. Hal ini sesuai dengan apa yang dikatakan firman Tuhan dalam Kisah Rasul 1:8.

“Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”

 

Menerima KUASA

Apa yang dimaksud dengan menerima kuasa?

Kata “Kuasa”dalam bahasa Yunani : DUNAMIS, artinya :

  • Kemampuan Adikodrati
  • Kuasa Adikodrati
  • Kekuataan Adikodrati

Dalam Perjanjian Baru ada 155 kata KUASA, 69 kali diterjemahkan dari kata : DUNAMIS

Marilah kita mempelajari arti kata kuasa/dunamis satu persatu.

  1. Kemampuan Adikodrati

Kemampuan melakukan hal-hal yang tidak mampu dilakukan oleh manusia.

Contoh : Petrus

Sebelum dipenuhi Roh Kudus ia menyangkal Yesus, tetapi seletelah dipenuhi ROH KUDUS, ia berkhotbah dengan berani. Hasilnya 3.000 orang bertobat – Kisah Rasul 2.

Kisah Rasul 4:13

Ketika sidang itu melihat keberanian Petrus dan Yohanes dan mengetahui, bahwa keduanya orang biasa yang tidak terpelajar, heranlah mereka; dan mereka mengenal keduanya sebagai pengikut Yesus. Dari mana Petrus dan Yohanes memiliki kemampuna seperti ini? Semuanya datang dari Roh Kudus yang memenuhi hidupnya. Roh Kuduslah yang mengajar Petrus sehingga dapat berkhotbah dengan kuasa dan keberanian.

Yohanes 14:26

“tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.”

  1. Kuasa Adikodrati

Kuasa yang dimiliki seseorang yang melebihi atau diluar kodrat atau biasanya/umumnya.

Contoh : Kisah rasul 3.

Saat Petrus dan Yohanes hendak masuk bait Allah, ia bertemu dengan orang lumpuh yang meminta minta di depan pintu gerbang. Oleh Kuasa Roh Kudus (dunamis) yang ada dalam diri Petrus, ia berkata : Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!” Lalu ia memegang tangan kanan orang itu dan membantu dia berdiri. Seketika itu juga kuatlah kaki dan mata kaki orang itu. (Kis 3:5,6)

Hal yang sama juga dapat kita lihat dalam kisah wanita 12 tahun sakit pendarahan. Saat ia menjamah ujung jumbai jubah Yesus, ia menerima aliran kuasa Roh Allah/Dunamis dari diri Tuhan Yesus sehingga sembuh dari sakitnya.

Luk 8:46

Tetapi Yesus berkata: “Ada seorang yang menjamah Aku, sebab Aku merasa ada kuasa (dunamis) keluar dari diri-Ku.”

  1. Kekuataan Adikodrati

Dalam Kisah rasul 5 : 17-25, rasul-rasul dipenjara karena memberitakan Injil. Kekuatan apa yang memampukan meraka bertahan dalam aniaya dan penjara? Kekuatan apa yang memampukan keluar dari penjara? Bukan dengan kekuatan manusia, tetapi oleh kuasa Roh Kudus yang ada dalam diri mereka.

Medan Penginjilan

Mat 10:16

“Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.

2Timotius 3:12

Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya

Dari kedua ayat di atas kita tahu bahwa medan/arena penginjilan kita bukanlah tempat yang nyaman dan menyenangkan. Sebaliknya tempat tersebut adalah tempat yang penuh ancaman dan kesulitan. Kita diutus seperti domba ditengah-tengah serigala. Itulah sebabnya Tuhan melengkapi kita dengan Roh KudusNya agar domba dapat memenangkan serigala.

Bagaimana caranya menerima DUNAMIS?

  1. Bukan hanya dekat tetapi menjamahNya.

Lukas 8:44

Ia maju mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubah-Nya, dan seketika itu juga berhentilah pendarahannya.

Banyak orang yang bedesak-desakan disekitar Tuhan Yesus, tetapi hanya seorang yang menerima dunamisnya karena berhasil menjamahNya. Jangan hanya dekat dengan Tuhan, jamahlah Dia agar kita menerima kuasa Roh KudusNya.

  1. Mati terhadap diri sendiri

2Korintus 12:9

Tetapi jawab Tuhan kepadaku: “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku (dunamis) menjadi sempurna.” Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa (dunamis) Kristus turun menaungi aku.

Roh Kudus hanya memenuhi mereka yang merasa lemah, tidak mampu dan tidak berdaya tanpa Tuhan. Kesombongan dan keangkuhan hidup hanya akan membuat Roh Kudus jauh dalam diri kita. Sadarilah hanya bejana yang kosong yang bisa disi dengan minyak.

2 Raja-raja 4:6

Ketika bejana-bejana itu sudah penuh, berkatalah perempuan itu kepada anaknya: “Dekatkanlah kepadaku sebuah bejana lagi,” tetapi jawabnya kepada ibunya: “Tidak ada lagi bejana.” Lalu berhentilah minyak itu mengalir.

  1. Anggur baru perlu tempat yang baru

Lukas 5:37, 38

Demikian juga tidak seorangpun mengisikan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian, anggur yang baru itu akan mengoyakkan kantong itu dan anggur itu akan terbuang dan kantong itupun hancur. Tetapi anggur yang baru harus disimpan dalam kantong yang baru pula.

Anggur yang baru harus disimpan dalam kantong yang baru pula, sebab itu jangan bawa wadah yang lama, bawalah hati yang baru untuk menerima anggur yang baru. Roh Kudus telah dicurahkan 2.000 tahun lalu di kamar loteng Yerusalem dan sejak itu RohNya terus diberikan kepada kita bahkan lebih besar lagi. Karena itu siapkan hati yang baru, hati yang siap dipenuhi Roh Kudus. Tuhan memberkati. GBU. KJP!!

 

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s