KENAIKAN YESUS KE SORGA by Pdt. JS. Minandar (Ibadah Kenaikan Yesus – 5 Mei 2016)

PENDAHULUAN

Dalam dunia ini tidak ada orang yang memenuhi kualifikasi Allah untuk penebusan dosa-dosa manusia, sekalipun orang tersebut rela mati. Hanya Yesus yang sanggup memenuhi kualifikasi Allah sebab DIA satu-satunya yang tidak berdosa sehingga sanggup menyelamatkan yang berdosa. Setelah Yesus menyelesaikan tugas penyelamatan bagi mausia, maka Yesus kembali ke sorga karena ada tugas yang Yesus harus kerjakan bagi kita di sorga, antara lain:

 

I. Menjadi Pembela Bagi Kita Di Sorga

Roma 8:33,34 “Siapakah yang akan menggugat orang-orang pilihan Allah? Allah, yang membenarkan mereka? Siapakah yang akan menghukum mereka. Kristus Yesus, yang telah mati? Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembala bagi kita?”

Paulus menjelaskan bahwa Tuhan Yesus Kristus harus naik ke sorga dan duduk di sebelah kanan Allah Bapa, bertindak sebagai Pembela bagi orang percaya di hadapan Bapa. Mengapa Yesus membela Kita?

Wahyu 12:10 – Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata: “Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya, karena telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita, yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita.”

Secara fisik ayat ini belum terjadi, tetapi secara rohani ini sudah terjadi. Sampai saat ini Iblis masih punya hak untuk berdiri di hadapan Bapa. Iblis berusaha mendakwa dan mempersalahkan untuk menuntut kita siang dan malam agar Bapa menjatuhkan vonis berupa hukuman bagi kita.

Apa yang Iblis gunakan untuk mendakwa?

Kolose 2:14 “dengan menghapuskan surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakanNya dengan memakukannya pada kayu salib.”

Iblis memakai Hukum Taurat untuk mendakwa/menyatakan bahwa kita bersalah di hadapan Bapa.

Ada 3 hukum yang kita kenal.

  1. Zaman Adam sampai zaman Musa

Hukum hati nurani, tidak ada ketentuan tetapi berdasarkan hati nurani orang tersebut.

  1. Zaman Musa sampai zaman Yesus

Hukum Taurat, hukum ini hanya menunjukkan kesalahan seseorang, tidak menghapuskan kesalahan, seperti cermin yang menunjukkan apa tidak beres pada tubuh kita namun tidak membersihkan atau memperbaiki.

  1. Zaman Yesus sampai sekarang

Hukum Kasih Karunia adalah hukum yang membela setiap orang yang percaya kepada Yesus. Iblis menuduh dan menunjukkan semua daftar dosa yang telah kita lakukan sepanjang umur kita, antara lain percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya (Galatia 5:19-21). Serta Iblis berkata bahwa orang tersebut tidak berhak masuk ke dalam sorga, orang ini harus bersama-sama aku di dalam neraka! Ketika iblis melakukan semua itu, maka Yesus berdiri bertindak sebagai pembela di hadapan Bapa. Yesus akan berkata “Bapa, Aku sudah mati di atas kayu salib untuk semua dosa yang telah ia perbuat.”

Ibrani 9:12-14, Yesus ke sorga sebagai Imam Besar, membawa darah-Nya menjadi pembela bagi kita. Supaya kita dapat beribadah dan menikmati hadirat Allah maka pada saat itu akan digenapi. Kolose 2:15 “Ia (Yesus) telah melucuti pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa dan menjadikan mereka tontonan umum dalam kemenangan-Nya atas mereka.”

Pembela di dunia menuntut bayaran, tapi Yesus memberikan dengan Cuma-Cuma tanpa bayaran atau tuntutan.

II. Mengutus Pembela Bagi Kita Di Dunia

Selain Yesus menjadi pembela di hadapan Bapa, kenaikkan Yesus ke sorga, untuk mengutus Roh Kudus yang akan menjadi pembela kita di dunia. Yohanes 16:7 “Namun benar yang Kukatakan  ini kepadamu: “Adalah lebih berguna bagi kamu jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.”

Kata penghibur, Yunani: PARAKLETOS artinya, seorang yang diutus untuk menangani masalah yang kita tidak bisa tangani. Contoh:

  1. Daud

Dalam 2 Samuel 21:15-17, Daud letih lesu dalam peperangan, tidak sanggup mengatasi pedang Yizbi Benob. Tetapi Abisai menyelesaikan yang Daud tak dapat selesaikan. Arti nama Abisai adalah Bapa yang memberi. Dalam Yesaya 9:5, salah satu gelar Yesus “Bapa Yang Kekal”. Maka Yesus, Bapa yang kekal mengutus Roh Kudus dari sorga bagi kita.

  1. Yesus

Lukas 22:43,44 – Di taman Getsemani, Yesus mengalami ketakutan yang luar biasa. Tetapi malaikat datang dan memberi kekuatan kepada Yesus. Malaikat itu adalah Roh Kudus. Berperan sebagai Consoler – Advocate .

Roh Kudus juga diutus bagi kita sebagai pemberi nasihat dan memberikan pembelaan bagi orang percaya di akhir zaman agar Gereja (orang percaya) tidak jatuh dalam kesalahan yang bisa membuat kita tidak masuk dalam rencana Allah, yaitu menjadi Gereja Sempurna. Bahkan tidak menutup kemungkinan kehilangan keselamatan yang dijanjikan.

Tugas Utama Roh Kudus

Yohanes 16:8-11

  • Roh Kudus bertindak sebagai penasihat dan pembela.
  • Menginsafkan kita tentang:

 – Dunia akan dosa

 – Dunia akan kebenaran

 – Dunia akan penghakiman

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s