Hari Raya Pentakosta 2016 by Pdt. JS. Minandar (Ibadah Raya – Minggu, 15 Mei 2016 )

Kisah Para Rasul 2:1-4

 

PENDAHULUAN

Hari Raya Pentakosta di zaman Perjanjian Lama merupakan ritual upacara yang harus dilakukan oleh bangsa Isarel setelah Paskah. Secara rohani Pentakosta sudah digenapi, yaitu saat murid-murid dipenuhkan oleh Roh Kudus di loteng Yerusalem. Peristiwa Pentakosta terjadi setelah Yesus naik ke Sorga.

Kenaikan Tuhan Yesus ke Sorga bukan untuk bersantai, tetapi ada tujuannya, yaitu:

  • Menjadi pembela bagi kita di hadapan Bapa di sorga.

Yesus menjadi pembela sebab sampai sekarang iblis menuduh orang percaya di hadapan Bapa di sorga dengan dosa-dosa yang telah mereka perbua. Namun Yesus membawa darahNya sendiri menjadi pembela bagi kita sehingga iblis tidak dapat menuduh.

  • Mengutus Roh Kudus menjadi pembela bagi kita di bumi.

Kenaikan Yesus ke sorga juga bertujuan untuk mengutus Roh Kudus agar menjadi pembela di bumi bagi orang percaya, sebab di dalam dunia banyak tantangan hidup yang begitu berat dan hebat. Karena itu kita membutuhkan pembela yang memiliki kuasa supranatural untuk memampukan kita berjalan dalam kebenaran.

MENGINSAFKAN DUNIA

Selain Roh Kudus menjadi pembela, Roh Kudus pun berperan untuk menginsafkan Dunia. Yohanes 16:8 “Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman.”

Jadi ada 3 hal yang Roh Kudus insafkan, antara lain:

  • Menginsafkan dunia akan dosa.
  • Menginsafkan dunia akan kebenaran.
  • Menginsafkan dunia akan penghakiman.

Yang dimaksud dengan kata “dunia” di dalam Yohanes 16:8 adalah:

  1. Orang-orang yang belum percaya kepada Yesus (orang dunia). Sering kali kita mengindetikkan orang yang belum percaya Yesus dengan kata orang Dunia.
  2. Pengikut Yesus yang masih hidup di dunia ini.

Kita akan membahas bagian per bagian dari arti kata “Dunia.”

  1. Dunia (Orang Tidak Percaya)

Roh Kudus menginsafkan dunia, yaitu menginsafkan orang-orang yang hidup di dunia karena sampai sekarang mereka mengeraskan hati menolak Yesus. Tetapi Roh Kudus berupaya menginsafkan mereka. Mengapa harus Roh Kudus yang menginsafkan? Sebab Yohanes 16:9 menuliskan “akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku”. Sekalipun mereka sudah mendengar berita tentang Yesus, mereka masih tetap menolak Yesus begitu rupa. Dan hanya kuasa Roh Kudus yang mampu menginsafkan mereka.

Kesimpulan:

Dosa paling besar yang dilakukan dunia dan menyakitkan hati Bapa, adalah menolak pemberian Bapa, yaitu Tuhan Yesus Kristus. Yohanes 3:16, kasih Allah yang begitu besar dikaruniakan didalam Yesus kepada mereka yang percaya kepadaNya sehingga kita mengalami pembenaran didalam Yesus.

Namun mereka yang menolak Yesus tidak akan mengalami pembenaran di hadapan Bapa di sorga. Sebab satu-satunya cara untuk manusia dibenarkan di hadapan Bapa bukan dengan usaha untuk berbuat kebaikkan tetapi hanya dengan percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi. Efesus 2:8,9-Apabila ada orang, yang tidak mau terima Yesus dalam hidupnya, maka orang tersebut tidak memiliki kebenaran di hadapan Bapa. Dan orang tersebut justru akan menerima penghakiman Bapa di neraka, Yohanes 3:18b. Meskipun orang tersebut berprestasi, kaya-raya, hebat dan berpengaruh mereka tetap akan masuk neraka, hukuman sudah ada diatas kepala hanya menunggu waktunya untuk dihukum.

  1. Menginjil Dengan Kuasa Roh Kudus

Sebagai orang yang sudah diselamatkan, kita tidak boleh menikmati keselamatan itu untuk diri kita sendiri. Tetapi, kita harus bagikan keselamatan itu kepada orang lain. II Raja 7:1-20 (Empat orang kusta memberitakan kabar baik. Waktu itu Samaria dikepung sehingga mereka tidak menerima pasokan makanan. Tuhan memakai langkah kaki mereka untuk menakuti musuh-musuh.

Inilah tugas kita, yaitu membawa kabar baik dan untuk menjadi pemberita Injil yang efektif dan memenangkan jiwa bagi Kristus, kita harus dipenuhi Roh Kudus. Seribu kata yang keluar dari mulut kita, tanpa urapan Roh Kudus akan seperti menebang pohon tanpa mata kapak. Tidak ada ketajaman kuasa, II Raja 6:1-7 (Kisah Elia yang memunculkan mata kapak. Sebab mata kapak sudah tergelam)

Demikian halnya dalam menginjil kita perlu mata kapak untuk membawa orang kepada Yesus.

Contoh:

Yohanes 18:12-27

Seorang murid Yesus (Petrus), tidak sanggup menumbangkan orang-orang yang bertanya tentang Yesus kepada dia, sebaliknya Petrus yang ditumbangkan mereka. Pertus takut dan Petrus menyangkal Yesus sebanyak tiga kali. Tetapi setelah murid-murid Yesus (Petrus), dipenuhi Roh Kudus, Petrus bersaksi dalam khotbah. Kisah Rasul 2:41 “Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira- kira 3.000 jiwa.” Khotbah Petrus memiliki ketajaman sehingga banyak orang yang menerima Yesus.

Bila kita dipenuhi Roh kudus maka kita akan bersaksi dan kesaksian kita akan tajam sehingga banyak jiwa-jiwa datang kepada Tuhan. Sebab ada urapan dalam ucapan dan perkataan.

 

Dunia (Kita – Orang Percaya Yang Masih Hidup Di Dunia)

Peran Roh Kudus di dunia bagi orang percaya adalah untuk menginsafkan kita akan tiga hal, yaitu dosa; kebenaran dan penghakiman. Kita harus mengalami ketiga insaf tersebut untuk menjadi pengikut Yesus sejati.

  • Insaf Akan Dosa, artinya menyelesaikan semua dosa masa lalu
  • Insaf akan kebenaran, yaitu hidup sesuai dengan kebenaran firman Allah.
  • Insaf akan penghakiman, menjadi jemaat yang siap menghadapi penghakiman. Dan menghadapi masa pemisahan dalam Gereja, yaitu gereja sempurna dan tidak sempurna.

Bila kita menjadi orang kristen yang insaf dari dosa, maka kita perlahan menjadi insaf akan kebenaran dan penghakiman sehingga apapun yang kita lakukan akan benar di hadapan Tuhan dan hanya bisa dilakukan oleh Roh kudus.

TIGA HARI RAYA ISRAEL

Roh Kudus menginsafkan kita akan dosa; kebenaran dan penghakiman, membawa kita jadi pengikut Yesus (Israel Rohani), yang benar-benar menggenapi Tiga Hari Raya Israel, yaitu:

  • Hari Raya Paskah
  • Hari Raya Pentakosta
  • Hari Raya Pondok Daun

Gambar:

paskah-pentakosta-pondok daun

Untuk diselamatkan kita harus melewati Paskah. Inilah anak tangga pertama, dimana dosa-dosa kita diampuni. Sikap kita adalah percaya bahwa Yesuslah Tuhan dan Juru Selamat. Selain itu kita juga insaf akan dosa-dosa. Tetapi jangan hanya sampai di Paskah, kita harus naik ke anak tangga selanjutnya yaitu Pentakosta, yang sudah digenapi dalam Kisah Para Rasul 2. Roh Kudus akan mengingatkan firman dan membawa kita hidup dalam kebenaran hingga kita sampai pada puncaknya yaitu, hari raya pondok daun yang belum digenapi. Akan digenapi saat Yesus datang kedua kali menjemput gereja sempurna.

Hari Raya Paskah

Hari Raya Paskah harus jadi pengalaman setiap orang yang ingin diselamatkan dan jadi Gereja Sempurna. Tidak ada cara lain, untuk diselamatkan, kita harus insaf bahwa satu-satunya yang bisa mengampuni dosa adalah Tuhan Yesus Kristus, I Petrus 1:16-18. Petrus menjelaskan bahwa anak domba Paskah yang disembelih para imam pada hari Paskah di zaman Perjanjian Lama sudah digenapi dalam Tuhan Yesus Kristus, yaitu pada saat Yesus mati di atas kayu salib.

Catatan:

Kalau kita tidak benar-benar mengalami pengalaman Paskah rohani dalam kekeristenan, kita belum diselamatkan dan tidak akan dapat menikmati penggenapan. Hari Raya Israel kedua, yaitu Pentakosta dengan dipenuhi Roh Kudus, Lukas 5:37.

Hari Raya Pentakosta (Dipenuhi Roh Kudus)

Secara hurufiah kata “Pentakosta artinya Hari Ke 50”. Artinya 50 hari setelah Paskah, bangsa Israel merayakan hari Raya Pentakosta. Hari Raya Pentakosta sudah digenapi, sebab 50 hari setelah Yesus  mati, bangkit dan naik ke sorga, Yesus curahkan Roh Kudus kepada para pengikut Yesus.

Tanda dipenuhkan dengan Roh Kudus ialah, berkata-kata dengan bahasa Roh (Glosolalia) yaitu ketika berdoa; memuji menyembah Allah, Kisah 2:1-4. Kalau kita dipenuhi Roh Kudus, maka Roh Kudus akan memampukan kita hidup berjalan dalam kebenaran. Roh Kudus akan menginsafkan kita agar berjalan sesuai kebenaran firman Allah, I Petrus 1:22.

Hari Raya Pondok Daun

Hari Raya Pndok Daun adalah hari raya Israel yang belum digenapi secara rohani. Paskah dan Pentakosta sudah digenapi. Siapakah yang akan alami penggenapan Hari Raya Pondok Daun?

Yaitu pengikut Yesus yang sudah mengalami :

  1. Paskah – Percaya kepada Yesus dan menjadi ciptaan yang baru.
  2. Pentakosta – Hidupnya seperti kantong kulit yang layak diisi anggur baru, yaitu Roh Kudus, Lukas 5:37. Siap Menghadapi Penghakiman, I Petrus 4:17, Rasul Petrus gunakan istilah penghakiman, sedangkan Matius 24:40,41, Yesus gunakan istilah:“Yang seorang dibawa dan yang lain ditinggalkan…”. Artinya akan ada peristiwa pemisaha

Sebelum Tuhan menghakimi orang berdosa, Tuhan terlebih dahulu melakukan penghakiman didalam gereja atau orang percaya. Untuk memisahkan Gereja Sempurna, dan Gereja tidak sempurna. Gereja sempurna akan disingkirkan, sebelum Antikristus menjadi penguasa dunia selama 3,5 tahun. Tetapi Gereja tidak sempurna, akan ditinggalkan dan berhadapan dengan Antikristus. Pemisahan tersebut tampak seperti penghakiman.

  • Wahyu 13:9,10, alami paskah sebenarnya agar kita dipimpin dalam segala kebenaran.
  • Matius 24:21,22 – belum terjadi, tetapi akan terjadi.

Oleh sebab itu, selama masih ada kesempatan marilah kita insaf akan ketiga hal, yaitu dosa, kebenaran dan penghakiman. Serta mengalami ketiga hal yaitu paskah, pentakosta hingga pondok daun-daunan. Dan andalkan Roh Kudus, sebab hanya Roh Kudus yang menginsafkan manusia. Tuhan Yesus memberkati.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s