KESATUAN YANG UTUH by Pdt. Gideon Santoso (IBADAH RAYA 1 – MINGGU, 19 JUNI 2016)

MAZMUR 133 : 1-3

Maz 133 : 1

“Nyanyian ziarah Daud. Sungguh alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun.”

LATAR BELAKANG SEJARAH

Bangsa Israel dari berbagai suku dan daerah berhimpun dalam ziarah ke Bait Allah di Yerusalem. Mereka berhimpun dalam kebersamaan dalam satu tujuan dan kesehatian menghadap Allah. Hal ini menjadi terlihat begitu baik dan indah dalam pandangan pemazmur.

Sungguh alangkah BAIKNYA  dan INDAHNYA

Kebaikan dan keindahan dalam sebuah perhimpunan tidak ditentukan oleh seseorang, tapi oleh kesatuan yang utuh dari setiap pribadi yang berhimpun. Allah tidak akan pernah mau mencurahkan karunia dan berkatnya kepada wadah yang tidak utuh. Mengapa ada banyak perhimpunan yang tidak jadi berkat tapi justru ricuh ?  Karena wadahnya tidak utuh. Tidak perlu lubang yang besar untuk membuat suatu wadah menjadi tidak utuh, cukup dengan retakkan yang kecil.

Dalam bahasa Yunani: SKISMA. Seberapa banyak air yang dituangkan ke suatu wadah, lambat atau cepat air itu akan terbuang karena ada keretakan sehingga wadah itu bocor. Wadah yang bocor tidak dapat menampung berkat apalagi menjadi berkat.

DIAM BERSAMA DENGAN RUKUN

Rukun adalah gambaran dari sebuah himpunan/wadah yang utuh.  Bagaimana membuat kesatuan atau sebuah wadah yang utuh?

Dikatakan “Seperti minyak yang baik di atas kepala…”  (Kepala Harun).  Harun adalah Imam dan pemimpin rohani. Pemimpin mengambil peran penting untuk menjadi penyatu dalam suatu perhimpunan, tetapi  semua orang adalah pemimpin, minimal memimpin hidupnya sendiri. Sama seperti Tubuh yang terdiri dari banyak anggota yang menyatu, demikian juga persekutuan yang utuh diperlukan pribadi-pribadi yang utuh rohaninya. Satu saja ada anggota yang tidak utuh, itu akan menjadi celah/retak.

SEPERTI APA PRIBADI YANG UTUH ITU ?

1Tesalonika 5:23 – “Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.”

Pribadi yang utuh adalah pribadi yang roh, jiwa dan tubuhnya terpelihara sempurna dan tak bercacat. Bagaimana roh, jiwa dan tubuh dikatakan terpelihara utuh sempurna ?

ROH  =  SISI KEKAL

Roh manusia yang utuh adalah yang sudah menerima penebusan darah Yesus (Lahir baru). Ketika manusia jatuh dalam dosa, roh manusia menjadi mati secara rohani, cacat dan putus hubungan dengan Tuhan. Ketika seseorang menerima penebusan darah Yesus, ia alami kelahiran baru dalam rohnya dan dihidupkan kembali seperti semula, dimana Allah dapat kembali berinteraksi dan berdiam dalam roh manusia.  Itulah sebabnya tidaklah mungkin orang yang sudah didalam Tuhan dapat menyatu dengan orang yang diluar Tuhan, terang dan gelap tidak mungkin dapat menyatu karena yang menguasai roh mereka juga berbeda.

JIWA  =  SISI KEPRIBADIAN

Jiwa yang utuh adalah Jiwa yang sudah diperbaharui bebas dari sifat/karakter kedagingan, antara lain Kebencian, Iri hati, Dendam,  dan Kesombongan.

Seseorang yang jiwanya dipenuhi kebencian adalah jiwa yang tidak utuh tapi cacat karena kebencian.  Jika orang ini dihimpunkan dengan orang yang ia benci, ia tidak akan dapat menyatu karena apapun yang dikerjakan oleh orang yang ia benci selalu dilihat dan dinilai tidak baik. Kebenciannya akan menjadi faktor pemecah dalam komunitas perhimpunannya. Demikian juga dengan orang yang hatinya dipenuhi dengan iri hati dan dendam, itu akan menjadi bom waktu yang kapan saja dapat meledak menghancurkan persekutuan, persaudaraan dan bahkan gereja Tuhan. Kesombongan adalah juga jenis penyakit yang membuat jiwa seseorang menjadi cacat tidak utuh. Ia tidak akan dapat melebur dalam sebuah kesatuan atau komunitas apapun karena ia akan selalu merasa dirinya paling benar dan menganggap rendah orang lain. Perpecahan yang sering terjadi dalam suatu perhimpunan, kepanitiaan, kepengurusan dan sampai pada gereja Tuhan karena didalamnya ada pribadi-pribadi yang jiwanya tidak utuh, terluka dan alami keretakan yang parah. Selama ia belum dipulihkan dimanapun ia berada akan menjadi sumber perpecahan.

TUBUH  =  SISI JASMANI

1Korintus 6:15 –“Tidak tahukan kamu, bahwa tubuhmu adalah anggota Kristus? Akan kuambilkah anggota Kristus untuk menyerahkannya kepada percabulan? Sekali-kali tidak!

Tubuh yang utuh adalah tubuh yang tidak dicemari lagi dengan perkara yang amoral seperti  perzinahan,  percabulan dan hal-hal lain yang merusak tubuh. Orang yang sudah ditebus Tuhan harus dapat memelihara tubuhnya (yang adalah milik Tuhan) dari semua pencemaran dosa yang menyangkut penggunaan tubuhnya. Pribadi yang tidak utuh, tidak akan bisa menyatu dalam perhimpunan manapun.

Mazmur 1:5 – “Sebab itu orang fasik tidak akan tahan dalam penghakiman, begitu pula orang berdosa dalam perkumpulan orang benar.”

Orang yang dimaksud orang berdosa adalah orang yang tidak utuh, roh, jiwa dan tubuhnya tercabik oleh kuasa dosa. Mereka tidak akan tahan jika ada dalam satu perhimpunan orang-orang benar, yaitu orang-orang yang sudah disatukan dalam penebusan darah Kristus.

Perhimpunan yang utuh dan diberkati hanya akan terjadi jika didalamnya terdiri dari orang-orang yang memiliki roh, jiwa dan tubuhnya sudah alami pemulihan oleh penebusan darah Yesus dan terpelihara dalam kasih karunia Roh Kudus.

BERKAT PERHIMPUNAN YANG UTUH

Ada berkat-berkat dalam suatu perhimpunan yang rukun dan utuh. Setidaknya ada dua berkat yang tercatat dalam Mazmur 133 :

  1. Maz 133:2a – Dikatakan : “Seperti Minyak yang baik diatas kepala ”

Minyak disini adalah minyak urapan.

1 Samuel 16:13 – “Samuel mengambil tabung tanduk yang berisi minyak itu dan mengurapi Daud di tengah-tengah saudara-saudaranya. Sejak hari itu dan seterusnya berkuasalah Roh Tuhan atas Daud. Lalu berangkatlah Samuel menuju Rama.”

Ketika Daud diurapi maka sejak itu berkuasalah Roh Tuhan atas diri Daud.  Berkat minyak urapan berbicara tentang PENYERTAAN ALLAH. Pribadi-pribadi yang roh, jiwa dan tubuhnya tidak  bermasalah  dengan Tuhan adalah pribadi yang utuh, dimana Tuhan berkenan untuk menyertai kehidupannya. Bagaimana jika orang-orang yang utuh seperti ini berkumpul?  Dampaknya sungguh luar biasa.

Mat 18:20 – “Sebab dimana dua tiga orang berkumpul dalam NamaKu, disitu Aku ada di tengah-tengah mereka

Perhimpunan orang-orang yang utuh unsur hidup rohaninya hanya dengan dua/ tiga orang sudah cukup untuk pribadi Yesus hadir di tengah-tengahnya karena mereka utuh dalam kesatuan.

  1. Maz 133:3 – Seperti Embun Gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung sion….”

EMBUN berbicara tentang berkat kesuburan dan berkat yang melimpah.

Kej 27:28 – “Allah akan memberikan kepadamu embun yang dari langit dan tanah-tanah yang gemuk di bumi dan gandum serta anggur berlimpah-limpah.”

Kesatuan atau perhimpunan yang utuh akan menjadi wadah yang baik untuk berkat-berkat Tuhan yang melimpah, yang menyegarkan bagai embun.

Mat 18:19 – “Dan lagi Aku berkata kepadamu. Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun  juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh BapaKu yang di sorga.

Penyatuan orang yang sepakat, utuh tidak ada skisma, cukup dua orang saja doanya menghasilkan berkat. Bahkan berkat tidak lagi mereka kejar karena justru berkat diperintahkan Tuhan untuk datang pada kesatuan orang-orang yang kehidupan rohaninya rukun dan utuh dalam kasih Tuhan.

Maz 133:3b – “…Sebab kesanalah Tuhan memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya.”

 

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s