BERITA PENGHUKUMAN by Pdt. JS. Minandar (Ibadah raya – Minggu, 10 Juli 2016 )

Yunus 3:3-5
Bersiaplah Yunus lalu pergi ke Niniwe, sesuai dengan firman Allah.
Niniwe adalah sebuah kota yang mengagumkan besarnya,
tiga hari perjalanan luasnya. Mulailah Yunus masuk ke dalam kota itu sehari perjalanan jauhnya, lalu berseru: Empat puluh hari lagi, maka Niniwe akan ditunggangbalikkan. Orang Niniwe percaya kepada Allah, lalu mereka mengumumkan puasa dan mereka, baik orang dewasa maupun anak-anak, mengenakan kain kabung.

PENDAHULUAN
Dalam khotbah beberapa minggu yang lalu dijelaskan bahwa memberontak/melawan Tuhan, Yunus masuk dalam perut ikan dan dibawa ke dalam pusat lautan, Yunus 2:3. Dalam kondisi tidak berdaya dan nyaris binasa, dengan hati remuk dan rendah, Yunus berseru kepada Tuhan. Tuhan mengangkat Yunus dari pusat lautan (kebinasaan). Tetapi Yunus datang kepada Tuhan dengan rendah hati serta berseru kepada Tuhan. Allah memperhatikan seruan Yunus, maka Tuhan memindahkan Yunus ke daratan (keselamatan) dan dipulihkan. Peristiwa yang dialami oleh Yunus merupakan penggenapan dari Yesaya 57:15b “Aku bersemayam di tempat tinggi dan di tempat kudus tetapi juga bersama-sama orang yang remuk dan rendah hati, untuk menghidupkan semangat orang-orang yang rendah hati dan untuk menghidupkan hati orang-orang yang remuk”.

Gambaran Orang Percaya
Kisah Yunus juga merupakan gambaran hidup kita sebagai orang percaya. Dosa dan pelanggaran membuat manusia jatuh ke dalam perut maut yang membawa manusia ke dalam kebinasaan. Tetapi ketika kita sungguh-sungguh menyesali dosa dan dengan rendah hati menyambut Yesus untuk masuk ke dalam hidup kita, maka kita pasti dikeluarkan dari perut maut (kebinasaan) dan memindahkan kita kepada keselamatan.
Roma 6:23 “Sebab upah dosa ialah maut, tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal di dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.”
Yohanes 5:24, orang yang percaya kepada Yesus mempunyai hidup yang kekal sebab mereka sudah dipindahkan dari maut kepada hidup.

Dalam Yunus 2:1-10, dijelaskan bahwa pertobatan dan pemulihan yang Yunus alami bertujuan untuk melaksanakan kehendak Tuhan. Demikian juga setiap orang percaya harus menghasilkan buah pertobatan dan membuktikan kepada dunia hidup kita telah dipulihkan. Bandingkan Kisah 2:43, gereja mula-mula memiliki cara hidup yang berbeda sehingga mereka disegani sebab mereka sudah dikeluarkan dari maut kepada hidup.

Perhatikan Gambar

keluar dari maut oleh salib

Dahulu Manusia hidup dalam kekudusan Allah, namun kejatuhan manusia dalam dosa, mereka kehilangan kemuliaan Allah. Dengan kekuatan sendiri mereka tidak akan sanggup untuk keluar atau selamat dari dosa. Satu-satunya cara adalah bertobat dan percaya kepada penebusan Yesus di atas kayu salib sehingga dipindahkan dari maut kepada hidup yang kekal. Inilah kasih karunia Tuhan yang mengampuni dan menyelamatkan, tujuannya agar kita melakukan rencana Tuhan yaitu menyelamatkan jiwa-jiwa, Yohanes 15:16.

YUNUS SEBELUM DAN SESUDAH BERTOBAT

yunus sebelum dan sesudah bertobat

Pertobatan Yunus dibuktikan dari perubahan hidupnya dan ia berjalan untuk tujuan Tuhan.

PELAYANAN YUNUS
Yunus 3:4a “Mulailah Yunus masuk ke dalam kota itu sehari perjalanan jauhnya…”

Bila kita sudah melakukan semua tugas dan tanggung jawab dengan baik, itu mulia di mata Tuhan. Tetapi tidak ada pekerjaan yang lebih baik dan mulia di hadapan Tuhan, selain melakukan firman Tuhan. Salah satunya ialah: “Melakukan pemberitaan Injil”, membawa Jiwa-jiwa kepada KESELAMATAN. Mengapa? Roma 10:13-15, jika tidak ada yang memberitakan maka mereka tidak dapat mendengar berita firman.

ISI BERITA YUNUS – Seruan Yunus pada orang Niniwe
Yunus 3:4b “Empat puluh hari lagi, maka Niniwe akan ditunggangbalikkan!”

Kabar yang diberitakan Yunus, harus menjadi berita Gereja kepada dunia masa kini. Beberapa Gereja hanya menyampaikan kabar berkat dan mujizat tetapi menyembunyikan kabar penghukuman. Apakah kabar penghukuman adalah kabar buruk? Dalam Alkitab Nuh memberitakan kabar penghukuman, tetapi semua orang menolak karena Nuh sulit untuk menjelaskan bentuk hukuman itu. Sebab mereka belum pernah melihat hujan dan banjir (air bah) sejak zaman Adam. Contoh lainnya adalah Lot yang tidak memberitakan kabar penghukuman kepada kaum LGBT. Akhirnya semuanya binasa!

Yesus berkata, tanda kedatangan-Nya kedua kali (kiamat), sama seperti tanda-tanda ketika di zaman Nuh dan Lot. Artinya mereka hanya mengejar materi.

  •  Yohanes Pembaptis
    Matius 3:9,10, Orang Yahudi mengaku sebagai keturunan Abraham, tetapi perilaku Abraham tidak terlihat dalam hidup mereka. Yohanes berkata: “Kapak sudah tersedia di bawah pohon…”
  •  Tuhan Yesus Kristus
    Yohanes 3:18 ,Secara terus terang Yesus menjelaskan bahwa: Setiap orang yang tidak percaya kepada Yesus, seperti orang yang sedang menunggu hukuman itu jatuh atas dirinya. Sebab itu setiap orang percaya harus berseru dengan seruan yang sama: “Empat puluh hari lagi, maka kota ini akan ditunggangbalikkan!” Artinya jangan kita berusaha untuk berkompromi dengan dosa dan kejahatan dalam bentuk apa pun!

II Korintus 2:14-16 “Menyebarkan bau kematian yang mematikan–bau api neraka!” Artinya perbuatan kita yang sesuai firman Allah (perbuatan baik dan benar) yang kita lakukan, membuat orang-orang yang tidak mengenal Yesus merasa terhukum di neraka!

EMPAT PULUH HARI LAGI
40 hari x 50 (tahun yobel) = 2.000 tahun
Gambar

rentang waktu yesus

Sejak Yesus dikaruniakan kepada dunia yaitu umat manusia, lewat kematian Yesus di kayu salib, maka hanya Yesus satu-satunya jalan keselamatan. Roma 10: 9,10 – Setiap orang yang ingin selamat, ia harus percaya Yesus ialah Tuhan. Mereka harus menyadari bahwa keselamatan itu bukan dengan perbuatan atau dengan usaha , tetapi karena kasih karunia, yaitu pengampunan oleh Yesus, Efesus 2:8,9.

Dengan lain kata dengan matiNya Yesus di kayu salib, sejak saat itu umat manusia sudah ada pada era atau penggenapan: “Tahun Yobel – Tahun Pembebasan”. Jadi selama rentang waktu tahun Yobel (tahun pembebasan) kita hidup dalam kasih karunia Allah. Tetapi apabila ada orang yang menolak Yesus sebagai satu-satunya jalan keselamatan, maka berlaku Yohanes 3:18 “Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.” Mereka yang menolak jalan keselamatan, hukuman sudah ada diatas kepala mereka.

Kesimpulan
• Pastikan benar-benar kita hidup dalam iman yang kuat kepada Yesus, setia, bertumbuh ke tingkat kedewasaan penuh, Efesus 4:13.
• Memberitakan Injil keselamatan kepada keluarga dan kepada semua orang, sebab akan tiba saatnya kita tidak dapat memberitakan injil.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s