Melayani dengan Kasih by Pdt. JS. Minandar (Ibadah Raya – Minggu, 21 Agustus 2016)

PENDAHULUAN

Minggu lalu kita membahas bahwa melayani tanpa kasih akan menerima akibatnya seperti Yunus. Selain dari pada itu, 1 Korintus 13:1-3 menjelaskan bila kita melayani tanpa kasih maka pelayanan kita:

  • Tidak mendatangkan berkat
  • Hidup atau pelayanan yang kita kerjakan tidak akan berguna, seperti sampah di hadapan Tuhan
  • Semua bentuk pelayanan yang kita kerjakan bahkan sampai menyerahkan nyawa bila tanpa kasih maka tidak akan mendatangkan pahala

Jika dilihat dari sudut pandang Matius 7:22,23 pelayanan tanpa kasih membuat kita:

  • Tidak dikenal oleh Tuhan, seperti 5 gadis bodoh yang tidak masuk dalam perjamuan kawin.
  • Dinilai sebagai pembuat kejahatan
  • Mereka pun akan berada di luar, artinya mereka masuk dalam masa pemerintahan Antikristus, 3,5 th

Melihat konsekuensi pelayanan tanpa kasih, tentu kita tidak mau jadi pengikut Yesus yang melayani tanpa kasih. Oleh sebab itu, sebagai pengikut Yesus, kita harus meningkat. Jangan puas karena sudah diselamatkan.

Nasihat Rasul Paulus

Rasul Paulus memberi nasihat tentang pelayanan yang didasari oleh kasih, Roma 12. Roma 12 terbagi menjadi 2 bagian:

  • Roma 12: 1-8, Pelayanan Yang Benar/ibadah yang benar
  • Roma 12: 9-21, Melayani Dengan Kasih

PELAYANAN YANG BENAR

Apa yang harus dilakukan agar pelayanan kita benar dihadapan Allah? Roma 12:1 “Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.”

Yesus menghendaki setiap pengikut Yesus, mempersembahkan atau memberikan kepada Tuhan suatu pelayanan yang hidup, kudus dan berkenan kepada Tuhan sebab itu adalah ibadah yang sejati.

Ibadah yang sejati

Roma 12:2 “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.”

 

  1. Jangan Serupa Dengan Dunia

Dahulu posisi kita ada dalam dosa, tetapi ketika kita menerima Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat maka perbuatan kita yang lama harus berbeda dengan dunia. Jangan biarkan hidup kita sama dengan orang-orang Dunia. Meskipun kita masih di dunia, tetapi cara hidup kita harus berbeda.

Gambar.

serupa dengan dunia

  1. Kita harus Melayani Dengan Pembaharuan Budi

Tujuannya agar pelayanan kita sejati dihadapan Tuhan. Caranya dengan pembaharuan budi. Pembaharuan budi nampak dari buah-buah yang dihasilkan, yaitu buah-buah Roh (perhatikan gambar).

pembaharuan budi

Hidup yang diperbaharui pikirannya akan melayani dengan penguasan diri, melayani dengan Roh yang lemah lembut, setia, serta kebaikkan yang nyata, dalam kemurahan, kesabaran, melayani dengan damai sejahtera bukan mendatangkan kekacauan. Semua itu dikerjakan dengan sukacita dan hingga akhirnya sampai pada kasih.

Roma 12:3 “Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan  hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing.”

Ketika beribadah jangan muluk-muluk atau terlalu tinggi, artinya bila kita beribadah jangan menggunakan standar yang terlalu tinggi sehingga kita justru tidak memberikan apapun sebab apa yang dimiliki belum memenuhi standar. Pelayanan yang kudus dan berkenan kepada Tuhan tidak dinilai dari besar atau banyaknya persembahan, standar atau hebatnya talenta yang kita miliki. Tetapi apakah kita melayani dengan pembaharuan budi atau tidak. Contoh: Matius 10:42 “Dan barangsiapa memberi air sejuk secangkir sajapun kepada salah seorang yang kecil ini, karena ia murid-Ku, Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia tidak akan kehilangan upahnya dari padanya.”

Ilustrasi Rasul Paulus

Roma 12:4-8, Jemaat Lokal (GPdI Mahanaim) digambarkan seperti tubuh manusia dengan sekian banyak anggota dari yang kecil sampai yang besar, dan dari yang kelihatan sampai yang tidak kelihatan. Semua pekerjaan yang kita lakukan Tuhan yang akan menilai, meskipun gembala dan majelis tidak melihat tapi Tuhan melihat.

Contoh: Matius 25:14-30 perumpamaan talenta. Demikian setiap anggota jemaat, menerima talenta yang berbeda. Ada yang dapat: 5; 2 dan 1 talenta. Seberapa besar talenta yang Tuhan percayakan, kerjakan dengan kasih sebab itu ibadah yang sejati. Oleh sebab itu dalam melayani Tuhan, kita tidak boleh berpikir muluk-muluk, tapi mengembangkan apa yang Tuhan percayakan kepada kita.

MELAYANI DENGAN KASIH

Selanjutnya dalam Roma 12:9, rasul Paulus member nasihat:

  1. Jangan Berpura-pura

Roma 12:9 “Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik.”  Jangan melayani dengan berpura-pura sebab itu akan menjadi sampah dihadapan Tuhan.

  1. Menghormati Sesama Pelayanan

Roma 12:10 “Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling menda-hului dalam memberi hormat.” Semua orang percaya adalah saudara kita bukan saingan atau musuh. Karena dalam pekerjaan Tuhan, kita hanya memiliki seorang tuan, yaitu Tuhan Yesus Kristus. 1Petrus 5:3-5.

  1. Melayani Dengan Kuasa

Roma 12:11 “Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.” Mereka yang melayani dengan kasih akan:

1). Jangan kehilangan semangat

2). Jangan dikalahkan perasaan

3). Jangan turun dari standar, Roma 12:12-15

  1. Menjaga Persekutuan Roh

Roma 12:16 “Hendaklah kamu sehati sepikir dalam hidupmu bersama; janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tinggi, tetapi arahkan-lah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana. Janganlah meng-anggap dirimu pandai.” Jagalah persekutuan, pelihara kesatuan hati. Contoh Lukas 5:17-26, Yohanes 6:1-15.

Roma 12:17 “Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang.”  Ada tantangan dalam melayani, yaitu menolak, mencela, dihina diejelekkan dan dianiaya.

Roma 12:18  “Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung  padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan  semua orang! jangan tahan perdamaian, tetapi buatlah perdamaian. Kalau kunci permasalahan ada di tangan kita, maka kita harus aktif untuk menyelesaikannya.

  1. Jangan Menuntut Balas

Roma 12:19 “Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang menuntut pembalasan, firman Tuhan.”

Pelayan Tuhan yang mendapat kemuliaan dari Yesus tidak melakukan pembalasan dengan cara apa pun. Roma 12:20,21  “Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya. Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan  dengan kebaikan.”

Artinya, lakukan yang terbaik dalam melayani, termasuk bagi mereka yang telah berbuat jahat dan menganiaya kita. Saatnya akan tiba, kita akan dengar Yesus berkata. Matius 25:20-23 “Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepa-damu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.”

 

Tetaplah setia didalam Tuhan dan lakukan segalnya dengan kasih sehingga pekerjaan yang kita lakukan berkenan dihadapan Tuhan bukan menjadi sampah. Sebab itu hiduplah dalam buah pertobatan sehingga orang melihat perubahan hidup kita dan mereka mempermuliakan Allah.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s