KEPEMILIKAN, Oleh: Pdt. Wenpie Sigarlaki (Ibadah Raya- Minggu, 25 September 2016 )

Ibrani 4:14-16

Bukti kepemilikan  merupakan hal yang sangat penting sebab dengan adanya bukti kepemilikian, maka kita memiliki keabsahan. Contoh keabsahan sebuah mobil dapat dibuktikan dengan kelengkapan surat kepemilikan yaitu BPKB. Demikianpun dengan keabsahan tanah,  terbukti dengan surat-surat tanah yang lengkap. Sebab tanpa keabsahan seseorang tidak berhak atas apa yang dimilikinya. Sebagai milik Kristus, kitapun memiliki keabsahan didalamNya. Yaitu saat kita percaya kepada Yesus dan hidup didalam kebenaran firmanNya.

Ibrani 4:14 “Karena kita sekarang mempunyai Imam Besar Agung, yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, Anak Allah, baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan iman kita. “

Saat kita memiliki bukti kuat bahwa Yesus adalah milik kita maka kita harus membuktikan hal tersebut. Siapa sajakah yang dapat menjadi milik Kristus? Yohanes 1:12, semua orang yang percaya dalam Nama Yesus dapat menjadi milik Yesus. Dan berdasarkan ayat ini kita juga memahami bahwa semua orang percaya memiliki hak yang sama dalam Yesus, yaitu kuasa menjadi anak-anak Allah. Kata “KUASA”, dalam terjemahan asli tidak memiliki arti yang sama dengan Kisah Para Rasul 1:8, yang ditulis dengan kata DUNAMIS/DINAMO/DINAMIT yang artinya meledakkan gunung. Sedangkan Yohanes 1:12 kata “KUASA” menggunakan EXOUSIA/kepemilikkan. Oleh sebab itu dengan berani kita berkata, sekali Yesus tetap Yesus. Sehingga dalam keadaan apapun kita tidak dapat tergoncangkan.

Selain percaya kepada Yesus, kitapun harus mengenali Allah dengan benar secara berkesinambungan, Efesus 1:17. Pengenalan Allah nampak dari kesetiaan berdoa dan kesetiaan dalam beribadah serta melakukan firman Tuhan. 2 Yohanes 1:9 – Orang yang mengenal Yesus akan yang tetap eksis dalam pengajaran Firman Tuhan. Sebab Firman Allah itu membentuk seseorang menjadi pribadi yang sesuai dengan Kebenaran Allah. Belajar kebenaran firman Tuhan dengan sungguh, maka IA akan memberkatiMu, Roma 10:17 – lewat firman iman kita bertumbuh. Berpegang kepada iman dengan demikian kita menjadi Kristen yang militant. Meskipun secara kasat mata kita belum memandang Yesus, namun iman yang yang membuat kita yakin akan kehadiranNya. Yohanes 14:27 – Yesus pemberi damai sejahtera. Miliki Yesus maka kita memiliki segalanya

Satu-satunya Imam besar yang melintasi langit hanya Yesus, Dia mati dan bangkit agar setiap orang yang percaya menjadi milikNya. IA Allah yang memiliki belas kasihan dan kuasa untuk menyelamatkan. Jadi bila ada dosa yang telah kita lakukan, sehingga kita keluar dari kebenaran Firman Tuhan (1 Yohanes 2:1,2) Jangan larut dalam dosa tetapi datang dan minta ampun sebab dimana ada pengakuan ada pengampunan dan berhenti berbuat dosa itu.

Ibrani 4:15 “Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa. “

Yesus adalah Imam besar yang turut merasakan kelemahan-kelemahan kita. Contohnya jemaat mula-mula yang mengalami aniaya. Kisah 9:1-5, Saulus sebelum bertobat ia adalah penganiaya jemaat. Dalam perjalanan ke Damsyik untuk pergi menganiaya jemaat Tuhan, Paulus berjumpa dengan Yesus. Tuhan bertanya kepada Saulus “mengapa engkau menganiaya Aku”? Orang percaya adalah tubuh Kristus. Itu sebabnya Yesus yang adalah kepala gereja merasakan derita apapun yang kita alami.

Matius 8:17, Yesaya 53, Roma 3:10 menuliskan bahwa dosalah penyebab penderitaan. Dosa mengakibatkan kita mudah menjadi lemah.  Itulah tujuan utama Yesus datang ke dalam dunia, yaitu menanggung segala kelemahan dan sakit penyakit kita – Yesaya 53:3-5. Sehingga yang lemah menjadi kuat dan yang sakit disembuhkan. Itu semua dapat terjadi saat kita percaya akan pengorbananNya diatas kayu salib – Roma 3:25.  Serahkan segala sesuatu kedalam tangan Tuhan sebab Tuhan memiliki rancanga yang besar bagi setiap orang yang percaya.

Pengorbanan Yesus diatas kayu salib, tidak hanya menghapus dosa serta memulihkan keadaan kita.

Ibrani 4:14 “Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.”

Pengorbanan Darah Yesus, memberikan keberanian kepada kita untuk menghampiri tahta Allah. Semua itu terjadi hanya oleh Kasih Karunia. KBBI menerjemahkan kasih karunia merupakan pemberian dari yang lebih tinggi kedudukannya kepada yang lebih rendah. Dalam kasih karunia kita menemukan rahmat dan pertolongan Tuhan. Hanya didalam Yesus saja kita menemukan keberanian serta kesembuhan. Asal saja kita tetap ada dalam tahta kasih karunia Allah

Kesimpulan

Ketika kita percaya kepada Yesus maka oleh Darah Yesus kita sah menjadi milik Allah. Kerjakan keselamatan itu dan hidup dalam kebenaran Firman Tuhan, sebab dari cara hiduplah kita menunjukkan identitas kita kepada orang yang belum percaya Yesus. Dan nantikan pertolongan Tuhan yang tepat pada waktunya, jangan sampai kita keluar dari tahta kasih karunia Allah. Nantikan Tuhan dan percaya akan kuasaNya. Tuhan Yesus memberkati.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s