APAKAH YANG KAMU CARI? SERI 8 – TANDA ORANG YANG MENGENAL ALLAH – Oleh Pdt. Joseph Priyono (Ibadah Raya 3 – Minggu, 13 November 2016)

Pendahuluan

“Guru dimanakah Engkau tinggal?” Seorang murid akan bertanya tempat tinggal gurunya, karena disanalah ia akan belajar bersama sang guru.  Di rumah sang guru seorang murid memahami keilmuan dan kehidupan.

Terakhir kita sudah mempelajari arti dan makna pertanyaan dua murid Yohanes pembaptis yang mengikuti Yesus dari belakang yaitu “pengenalan”. Murid sejati akan selalu rindu mengenal sang guru lebih dalam lagi. Bagaimana dengan kita? Sebagai murid Tuhan, apakah kita rindu mengenal DIA lebih lagi? Kekristenan tanpa pengenalan adalah kosong. Menjadi orang kristen tidak cukup hanya mengetahui tentang Tuhan, tetapi kita harus mengenal Tuhan. Pengenalan akan Tuhan menjadi penting dalam kekristenan karena pengenalan menentukan kepercayaan. Semakin kita kenal Tuhan kita akan semakin percaya.

Pada kesempatan ini kita akan mempelajari tentang: “Tanda-tanda orang yang mengenal Tuhan”. Apakah yang menjadi tanda seseorang mengenal Tuhan? Apakah orang yang lama menjadi kristen adalah orang yang mengenal Tuhan? Apakah orang yang memiliki jabatan di gereja adalah orang yang mengenal Tuhan? Pengenalan akan Tuhan tidak ditentukan dengan lamanya kita menjadi kristen. Tidak pula dengan jabatan yang kita miliki di gereja ataupun kegiatan-kegiatan keagamaan yang kita lakukan. Pengenalan akan Tuhan ditandai dengan :

  1. T A A T

1Yohanes 2:3

Dan inilah tandanya, bahwa kita mengenal Allah, yaitu jikalau kita menuruti perintah-perintah-Nya.

Pengenalan akan Tuhan ditandai dengan “KETAATAN”. Seberapa besar dan dalam kita mengenalNya diukur dari ketaatan yang kita lakukan. Semakin taat melakukan perintah Tuhan berarti kita semakin mengenalnya, sebaliknya jika kita tidak taat itu disebabkan karena kita tidak mengenal Tuhan dengan benar.

Mari kita melihat hubungan antara pengenalan, percaya dan ketaatan. Perhatikan perbandingan dua ayat berikut ini:

Mazmur 9:11

Orang yang mengenal nama-Mu percaya kepada-Mu, sebab tidak Kautinggalkan orang yang mencari Engkau, ya TUHAN.

1Yohanes 2:3

Dan inilah tandanya, bahwa kita mengenal Allah, yaitu jikalau kita menuruti perintah-perintah-Nya.

Dari perbandingan dua ayat di atas dapat kita simpulkan bahwa orang yang mengenal Tuhan, dia percaya kepada Tuhan. Karena dia percaya maka dia taat. Jadi jelas bagi kita bahwa pengenalan akan Tuhan ditandai dengan ketaatan kepada kehendakNya.

Inilah contoh-contoh orang yang taat kepada Tuhan karena pengenalan akan Tuhan.

a. NUH

Kejadian 6:22

Lalu Nuh melakukan semuanya itu; tepat seperti yang diperintahkan Allah kepadanya, demikianlah dilakukannya.

Perintah yang diberikan Allah kepada Nuh, bukanlah perkara yang mudah. Nuh diperintahkan membuat bahtera. Ini irasional! Sebab saat itu belum pernah ada hujan, membuatnyapun jauh dari lautan. Tidak heran kalau orang-orang mentertawakan Nuh. Tetapi Nuh mengenal siapa yang memperintahnya, Nuh tahu pasti bahwa Allah yang menyuruhnya membuat bahtera adalah Allah yang benar dan selalu menepati janjiNya. Itulah sebabnya Nuh taat melakukannya tepat seperti yang diperintahkan Allah.

b. Abraham, Kej 22:1-3

Setelah nenanti begitu lama untuk mendapatkan anak perjanjian, Allah meminta Abraham untuk mempersembahkan Ishak sebagai korban bakaran. Tentu tidak seorangpun diantara kita yang sanggup menerima tugas ini. Bayangkan saja! Untuk mendapatkan Ishak, Abraham menanti kurang lebih 25 tahun, Ishak adalah anaknya satu-satunya dan sangat dikasihi Abraham. Ini adalah hal yang sukar, namun Abraham taat untuk melakukannya. Tanpa bertanya apapun Abraham mempersembahkan Ishak sebagai korban bakaran. Hal ini terjadi karena Abraham mengenal Allahnya dengan benar. Abraham yakin bahwa Allah yang disembah adalah Allah yang selalu menepati janjiNya. Dengan penuh iman Abraham berkata bahwa kalau Ishak dikorbankan maka Allah berkuasa untuk membangkitkan dari antara orang mati.

Pengenalan Allah yang benar akan memperanakan ketaatan. Jika ada orang yang mengaku mengenal Allah tetapi tidak taat, orang tersebut digolongkan sebagai pendusta.

1 Yohanes 2 : 4

Barangsiapa berkata: Aku mengenal Dia, tetapi ia tidak menuruti perintah-Nya, ia adalah seorang pendusta dan di dalamnya tidak ada kebenaran.

  1. Orientasi hidupnya kepada kekekalan

Orang yang mengenal Allahnya dengan benar ditunjukan melalui orientasi hidupnya. Pengenalan akan Allah akan membawa seseorang berorientasi kepada perkara yang rohani bukan duniawi, perkara kekal bukan sementara. Dimana kita meletakkan hati ini menunjukan pengenalan kita kepada Tuhan. Rasul Paulus dulunya adalah orang yang bangga dengan segala pencapaiannya secara jasmani, tetapi setelah mengenal Yesus, semuanya ia anggap sebagai sampah. Bagi rasul Paulus pengenalannya kepada Kristua melebihi segala-galanya.

Filipi  3:7-8

Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus. Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus.

Hal yang sama diidentifikasi oleh Tuhan Yesus, bahwa orang-orang yang tidak mengenal Allah hanya mencari dan mengejar hal-hal yang bersifat materi (Matius 6:31,32). Tetapi orang yang mengenal Allah pencariannya adalah kerajaan Allah dan kebenarannya. Apakah yang sedang kita kejar hari-hari ini? Seiring pertumbuhan dan pengenalan kita kepada Tuhan, seharusnya merubah orientasi kita kepada kerajaan Allah dan kebenarannya.

Musa menunjukan kedewasaan dalam pengenalan akan Tuhan, sehingga ia rela meninggalkan istana Mesir dan menderita bersama umat Allah (Ibrani 11:24-26).

Seorang penginjil besar yang dikenal sebagai obor Asia John Sung adalah contoh nyata seorang yang mengenal Allah dengan benar. Setelah menyelesaikan pendidikan di AS dengan beberapa gelar dan medali penghargaan, John Sung kembali pulang ke China. Dalam perjalanan pulang ke China dengan sebuah kapal laut, di tengah lautan ia membuang semua ijazah dan penghargaan yang ia terima dan hanya menyisakan ijazah doktoralnya untuk menyenangkan hati orang tuanya. Saya tidak bermaksud mengajak kita untuk membuang atau melepaskan harta milik kita, tetapi sikap John Sung yang mengutamakan Tuhan lebih dari segalanya itulah yang dapat kita teladani untuk menentukan prioritas hidup kita. Yang utama dalam hidup kita adalah kerajaan Allah dan kebenaranNya.

  1. Berpikir besar tentang Allah dan bukan masalah

Ulangan 7:21

Janganlah gemetar karena mereka, sebab TUHAN, Allahmu, ada di tengah-tengahmu, Allah yang besar dan dahsyat.

Orang yang mengenal Tuhan dengan benar akan selalu berpikir akan kebesaran kuasa Tuhan dan bukan ukuran masalah. Tidak ada masalah yang sebanding dengan ukuran Allah. Allah selalu lebih besar dari masalah yang kita hadapi. Semakin kita mengenal Allah, kita akan semakin tahu betapa besarnya Tuhan itu. Contohnya adalah nabi Elisa.

2Raja-raja 6:16

Jawabnya: “Jangan takut, sebab lebih banyak yang menyertai kita dari pada yang menyertai mereka.”

Bujang Elisa melihat musuh yang besar jumlahnya sehingga alami ketakutan, tetapi Elisa melihat kebesaran Tuhan yang melebihi musuh yang besar. Demikian juga dengan Daud, Daniel, Sadrakh, Mesakh dan Abednego, mereka semua tidak takut dengan tantangan yang dihadapi, karena mereka tahu bahwa Allah yang mereka sembah lebih besar dari masalah yang dihadapinya.

  1. Berani menderita bagi Dia

Keberanian anak Tuhan menderita bagi Tuhan ditentukan dari pengenalannya kepada Tuhan. Semakin mengenal Tuhan, semakin ia berani menderita bagi Tuhan.

 

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s