LAHIRNYA JURU SELAMAT – oleh Pdt. Joseph Priyono (Ibadah Raya 3 – Minggu, 18 Desember 2016)

 Yesaya 9:5

Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang:

Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.

Pendahuluan

Kelahiran Tuhan Yesus Kristus berbeda dengan kelahiran manusia pada umumnya, sebab Dia lahir tepat sesuai yang difirmankanNya. Tujuh ratus tahun sebelum kelahiran Yesus Kristus, nabi Yesaya telah menubuatkan kedatanganNya.

Isi Nubuat

Isi nubuat yang disampaikan nabi Yesaya adalah:

  1. Seorang anak telah lahir untuk kita

KelahiranNya membuktikan bahwa Tuhan Yesus Kristus adalah benar-benar manusia. Sama seperti kita Ia dilahirkan dari seorang perempuan. Yang membedakan adalah asal kelahiranNya. Manusia dilahirkan karena hasil pembuahan sperma seorang pria yang membuahi sel telur wanita, tetapi Yesus dikandung dari Roh Kudus dan dilahirkan oleh perawan Maria. (Matius 1:18) Ia menjadi manusia sama sepeti kita tetapi tidak berbuat dosa.

Ibrani 4:15 

Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita  Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.

2. Seorang putera telah diberikan untuk kita.

Sebagai manusia Ia dilahirkan tetapi sebagai Putra Allah, Yesus diberikan. Tuhan Yesus adalah anugerah Bapa kepada manusia. (Yohanes 3:16)

Jadi kita dapat mengambil kesimpulan bahwa Tuhan Yesus Kristus adalah Allah yang menjadi manusia. Ia adalah Allah dalam rupa manusia (Filipi 2 : 5-7)

3.Lambang pemerintahan ada di atas bahunya.

KelahiranNya tidak menunjukan sebagai bayi yang lemah dan tak berdaya. Dia datang sebagai Allah yang berkuasa, Raja diatas segala raja sebagai kehadiranNya menyandang lambang pemerintahan kerajaan Allah. KelahiranNya mempengaruhi alam semesta sehingga bintang besar muncul menandai lahirnya raja diatas segala raja. KelahiranNya juga menggerakkan orang-orang majus dari Timur datang untuk menyembahNya. Dan kelahiranNya membuat Herodes sebagai penguasa saat itu ketakutan sehingga membunuh bayi-bayi yang berusia dua tahun ke bawah. Dia datang sebagai Putra Allah yang penuh kuasa di sorga dan di bumi.

Matius 28:18

Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.”

Gelar KekuasaanNYA

Kelahiran sang juru selamat disertai dengan segala kuasa. Berikut ini beberapa gelar kekuasaanNya yang disampaikan oleh nabi Yesaya, yaitu:

– Penasihat Ajaib,

– Allah yang Perkasa,

– Bapa yang Kekal,

– Raja Damai.

Pada kesempatan ini kita akan membahas gelar kekuasaan Yesus yang pertama yaitu:

PENASEHAT AJAIB

Hidup adalah rangkaian pilihan dan keputusan. Setiap hari kita harus memutus untuk memilih bahkan ketika kita tidak memilih pun itu sudah merupakan pilihan. Keadaan kita hari ini adalah hasil keputusan masa lalu. Keputusan hari ini menentukan masa depan kita.

Kadang-kadang kita menghadapi pilihan yang mudah, tetapi tidak jarang kita menemui pilihan yang sulit. Orang bilang seperti buah simalakama, dilematis. Dalam kondisi demikian inilah Tuhan Yesus datang untuk menjadi penasehat bagi kita.

Mengapa kita perlu Penasehat?

a).   Manusia tidak berkuasa untuk menentukan jalannya

Yeremia 10:23 

Aku tahu, ya TUHAN, bahwa manusia tidak berkuasa untuk menentukan jalannya, dan orang yang berjalan tidak berkuasa untuk menetapkan langkahnya.

 

Jalan yang dimaksud disini adalah jalan-jalan kebenaran, jalan yang sesuai dengan firman Tuhan. Mengapa manusia tidak berkuasa untuk menentukan jalannya? Jadi manusia tidak berkuasa menentukan jalannya artinya manusia tidak dapat berjalan pada jalan yang benar yang sesusai dengan firman Tuhan. Mengapa? Karena kecenderungan hatinya berbuat jahat. Sejak manusia jatuh dalam dosa, dosa menguasai hidup manusia sehingga apapun yang dilakukannya adalah kejahatan.

Kejadian 6:5 

Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata.

Roma 7:18, 19 

Sebab aku tahu, bahwa di dalam aku, yaitu di dalam aku sebagai manusia, tidak ada sesuatu yang baik. Sebab kehendak memang ada di dalam aku, tetapi bukan hal berbuat apa yang baik. Sebab bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat.

b).   Manusia tidak mampu memahami kehendak TUHAN

Yesaya 55:8,9

Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.

Kita semua percaya bahwa Tuhan memiliki rencana yang baik atas setiap hidup anak-anakNya. Tetapi kadang-kadang kita tidak mampu mempercayai rencanaNya yang baik itu, karena kenyataan-kenyataan hidup yang sulit dan berat yang kita alami. Selain itu kita juga tidak dapat memahami rencana yang baik ini dari awal sampai akhir. Kita hanya mampu memlihat apa yang telah dibukakan atau kita alami saja. Keterbatasan kita untuk memahami kehendak Tuhan inilah yang menyebabkan kita butuh seorang penasehat.

Contoh yang jelas adalah Petrus.

Matius  16:23

Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: “Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.”

Apa yang dilakukan Petrus secara manusiawi adalah baik. Ia ingin agar Tuhan Yesus terhindar dari penderitaan. Tetapi itu bukan kehendak Allah. KehendakNya adalah Tuhan Yesus harus ke Yerusalem dan menderita di kayu salib untuk menebus dosa manusia.

c).   Nasehat orang fasik.

Mazmur 1:1

Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh.

Selama kita hidup dalam dunia ini, kita tidak dapat menghindari nasehat orang fasik. Agar kita tidak terjerumus kepada nasehat orang fasik, Yesus datang menjadi penasehat kita.

d).   Serangan dari kuasa Iblis.

2Korintus 11:3 

Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya.

Kita memerlukan seorang penasehat, karena adanya serangan dari kuasa setan. Dengan berbagai cara iblis membombardir kita untuk mengikuti kehendaknya. Untunglah Yesus lahir dan menjadi penasehat kita sehingga kita dapat mematahkan tipu daya kuasa setan.

Cara Tuhan memberikan nasehat

  1. Melalui FirmanNYA

Mazmur 119:24 

Ya, peringatan-peringatan-Mu menjadi kegemaranku, menjadi penasihat-penasihatku.

Jika Tuhan tidak berbicara langsung kepada kita, Ia gunakan firmanNya untuk memberikan nasehat kepada kita. (2Tim 3:16)

Pemazmur menyadari betul bahwa firman Tuhan adalah penasehat yang ajaib yang telah membuat dia lebih pandai dan bijak dari lawan-lawannya.(Maz 119 : 98-100)

2. Melalui ROHNYA

Efesus 1:17

dan meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mulia itu, supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar.

Yohanes 16:13

Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.

Roh Kudus diberikan kepada kita untuk menjadi penasehat bagi kita. Melalui RohNya, Tuhan memimpin kita kepada kebenaran.

Contoh : Rasul Paulus dicegah/dinasehati Roh Kudus agar tidak memberitakan Injil di Asia.

Kisah Rasul 16:6

Mereka melintasi tanah Frigia dan tanah Galatia, karena Roh Kudus mencegah mereka untuk memberitakan Injil di Asia.

Dan setibanya di Misia mereka mencoba masuk ke daerah Bitinia, tetapi Roh Yesus tidak mengizinkan mereka.

3. Melalui Orang Lain

2Korintus 5:20

Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan dengan Allah.

Tuhan dapat memakai siapa saja untuk menasehati kita, termasuk orang lain. Orang lain ini bisa hamba Tuhan ataupun orang biasa, bahkan musuh sekalipun semuanya dapat dipakai Tuhan untuk memberikan nasehat kepada kita. Sebab itiu jangan remehkan nasehat seseorang, siapa tahu perkataannya adalah nasehat Allah.

Sikap kita terhadap nasihat Allah

Sikap terbaik atas nasehat Allah adalah terimalah jangan menolak.

Amsal  3:11

Hai anakku, janganlah engkau menolak didikan TUHAN, dan janganlah engkau bosan akan peringatan-Nya.

Jadilah seperti SAMUEL yang selalu siap untuk mendengar nasehatNya.

1Samuel 3:9

Berbicaralah, TUHAN, sebab hamba-Mu ini mendengar.”

Tuhan memberkati. GBU!KJP!

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s