The Heart Of CHRISTMAS – oleh Pdt. J.S. Minandar (Ibadah Natal Pagi – Minggu, 25 Desember 2016 )

1 Yohanes 5:12

PENDAHULUAN

The Heart Of Christmas (Jantung hati/Inti Natal) adalah YESUS. Yang dimaksud “Anak” oleh rasul Yohanes dalam I Yohanes 5:12, tidak lain adalah Yesus-lah yang jadi penentu SORGA atau NERAKA bagi setiap umat manusia. Perhatikan, I Yohanes 5:12 – Barangsiapa memiliki Anak (Yesus), ia memiliki hidup (kekal). Sebaliknya barangsiapa tidak memiliki Anak (Yesus), ia tidak memiliki hidup (kekal). Artinya ia akan masuk ke dalam Neraka. Jadi setiap orang yang percaya Yesus dijamin masuk dalam kerajaan Sorga.

Pertanyaannya apakah Saudara benar-benar telah memiliki Yesus dalam hidup Saudara? Dengan demikian jika natal 25 Desember selesai apakah yang harus dilakukan? Membereskan segala perlengkapan Natal sehingga kita menyatakan komitmen Natal?

Tetapi, komitmen kita bersama ialah The Heart Of Christmas (Inti atau Jantung Hati Natal), yaitu Yesus sudah jadi milik kita sekarang, tahun depan, dan sampai selama-lamanya. Dalam kondisi apapun Yesus tetap menjadi milik kita. Sekali Yesus tetap Yesus. Sebab tanpa Yesus maka tidak ada hidup yang kekal.

Ekspresi Kasih

Sebuah contoh dalam 1 Raja-raja 3:16-28, mengisahkan 2 orang wanita pelacur. Mereka masing-masing seorang anak, tetapi salah satu dari anak mereka meninggal. Ibu yang anaknya meninggal menukar anaknya dengan anak dari seorang ibu yang anaknya hidup. Mereka akhirnya memperebutkan anak yang hidup. Maka mereka datang kepada Salomo untuk menentukan manakah ibu yang sesungguhnya. Lalu salomo mengambil pedang hendak membelah anak tersebut. Saat pedang diayunkan, terlihatlah mana wanita yang memiliki “kasih” dan mana yang “tidak memiliki kasih.”

Respon kedua wanita:

Wanita Yang Anaknya Hidup

1 Raja-raja 3:26 “Ya tuanku…! Berikanlah kepadanya bayi yang hidup itu, jangan sekali-kali membunuh dia.”

Wanita ini berkata demikian karena kasih yang sejati itu ada di dalam dirinya. Ia tidak rela anak kandungnya mati, dibagi jadi 2 bagian.

Wanita Yang Anaknya Mati

1 Raja-raja 3: 26 Ia berkata “Supaya jangan untukku ataupun untukmu, penggallah!”

Wanita ini mengusulkan demikian, karena kasih kepada anak itu tidak ada di dalam dirinya, sebab ia bukan ibu yang sesungguhnya dari anak itu. Dengan lain kata wanita ini sesungguhnya sudah tidak punya anak, sebab anaknya sudah mati. Ketika Salomo mendengar ucapan dan melihat kasih yang terpancar dari wanita itu, Salomo memutuskan memberikan anak itu kepada ibu yang sesungguhnya.

YESUS RAJA SEGALA RAJA

Tetapi ada yang lebih dari salomo, yaitu Yesus. Kita ada di hadapan tahta Raja di atas segala raja yaitu: TUHAN YESUS. Kita bisa berkata bahwa kita mempunyai Anak (Yesus). Tetapi, apakah bukti bahwa kita benar-benar memiliki Anak (Yesus) itu terpancar dari hidup kita, yaitu kasih.

Gambar

tangga-kekristenan-panah-tiap-tangga

APAKAH KASIH?

  1. Kasih terekspresi lewat 9 karakter (sifat) dalam hidup sehari-hari.

I Korintus 13:4-6 – Kasih itu sabar, murah hati, tidak cemburu, tidak megahkan diri (sombong), tidak melakukan yang tidak sopan, tidak cari keuntungan diri (egois), tidak pemarah artinya tidak bersumbu pendek sehingga dimanapun ia berada sekalipun dalam kondisi kritis ia tetap memberikan kasih, tidak simpan kesalahan orang dan ia menegakkan kebenaran.

  1. Kasih terekspresi dari pertumbuhan iman seseorang kepada Yesus.

II Petrus 1:5-6 “Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan, pengetahuan, dan kepada pengetahuan, penguasaan diri,  kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan, kesalehan dan kepada kesalehan kasih akan saudara (Kasih Persaudaraan – Philia), dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang (Kasih Illahi – Agape).”

Efesus 4:15 – Kristus adalah kepala sehingga kita pun bergerak kepada Kristus sehingga kita mencapai gereja sempurna.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s