TERANG YANG SEJATI – oleh Pdt. J.S. Minandar (Ibadah Raya – Minggu, 8 Januari 2017

Yohanes 1:8,9-11

PENDAHULUAN
Yesus digambarkan sebagai terang. Dalam Yohanes 1:8a “Ia bukan terang itu, tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu”. Kata “ia” yang dimaksud dalam ayat ini adalah Yohanes Pembaptis. Yohanes Pembaptis bukan terang itu (Yesus). Yohanes Pembaptis ialah salah satu orang yang telah menerima (Terang itu) dalam hidupnya, dia berkewajiban diutus untuk memberitakan Terang itu bagi orang disekitarnya. Demikian juga kita adalah orang yang telah menerima Yesus sebagai “Terang” dalam hidup kita dan berkewajiban untuk membagikan Terang itu kepada setiap orang.

KEWAJIBAN ORANG YANG MENERIMA TERANG
Tugas yang harus dilakukan oleh orang yang telah menerima Terang (Yesus) sama seperti yang Yohanes Pembaptis kerjakan. Yohanes 1:8b “Tetapi ia (Yohanes Pembaptis) harus memberi kesaksian tentang terang itu.” Setelah menerima Terang itu maka Yohanes Pembaptis kemudian memberitakannya. Ini artinya Terang yang sudah kita terima bukanlah hanya sebagai koleksi pribadi untuk kita nikmati sendiri, Yesus tidak boleh kita simpan sendiri melainkan kita beritakan, sama seperti Yohanes Pembaptis menjadi saksi tentang “Terang” (Yesus), kepada semua orang.

Alasan Mengapa kita harus bersaksi tentang Terang (Yesus) itu.
1. Yesus Terang Yang Sesungguhnya – Yohanes 1:9
Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang sedang datang ke dalam dunia. Kalau Yesus adalah Terang Yang Sesungguhnya berarti ada juga terang yang palsu. Siapa terang palsu itu? 2 Korintus 11:14 “…sebab Iblis pun menyamar sebagai malaikat Terang.” Ada banyak nabi palsu yang muncul di akhir zaman ini. Sebab itu, kita harus bertumbuh dalam pengenalan kita tentang Yesus. Kalau kekeristenan kita diukur dengan berkat jasmani maka kita akan disesatkan karena nabi-nabi palsu akan datang dengan mujizat-mujizat yang dasyat tapi palsu! Kita harus bertumbuh dalam kekristenan kita. Setelah percaya (beriman) kepada Yesus, kita harus tambahkan di atas iman kita: kebajikan, dilanjutkan dengan “Pengetahuan.” Tujuannya setelah kita menyampaikan Terang itu jangan kita sendiri disesatkan. Di akhir zaman Iblis menyesatkan orang percaya dengan berbagai ajaran (seperti terang). Tetapi bukan terang sejati, melainkan palsu. Sebab itulah kita harus mengerti firman Allah dan bersaksi tentang Terang (Firman Allah).

2. Terang Yang Sesungguhnya Sedang Datang Ke Dalam Dunia
Kedatangan Yesus, yang I dan II, digambarkan sebagai terang. Kedatangan Yesus Yang Pertama yaitu Kelahiran (kedatangan) Yesus diumpamakan seperti terang yang sedang datang ( Yohanes 1:5,8). Sedangkan pada kedatangan Yesus Yang Kedua dikatakan Yesus datang seperti “Kilat yang memancar dari Timur ke Barat (Lukas 17:24).

TUJUAN KEDATANGAN YESUS
1. Kedatangan Yesus Pertama
Kedatangan Yesus yang pertama adalah sebagai terang yang mengusir dosa (kegelapan), yang ada di dalam diri kita dan menjadikan kita terang. Matius 5:14 “Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.” Ketika kita menerima terang maka kegelapan akan lari dari kita sehingga Tanggung Jawab Pengikut Yesus menjadi saksi seperti Matius 5:14b “Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.” Artinya melalui hidup, pengikut Yesus jadi daya tarik bagi orang dunia yang masih hidup dalam kegelapan.

2. Kedatangan Yesus Kedua Kali
Yesus datang kedua kali seperti kilat (terang) memancar dari Timur ke Barat. Betapa dahsyat bila ada orang yang tersambar kilat. Seketika orang itu akan binasa! Demikian kedatangan Yesus adalah kebinasaan bagi orang yang tidak siap. Tetapi, Yesus Tidak Menghendaki Seorangpun Binasa. II Petrus 3:9 – bila Yesus datang kedua kali, Yesus tidak menghendaki ada orang yang binasa karena murka Allah. Tetapi dunia dan orang kepunyaan Yesus menolak Yesus. Yohanes 1:10b “Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.”

Dunia di ayat ini adalah bangsa-bangsa (non Yahudi). Orang-orang dunia yang belum kenal Yesus ini, jumlahnya sangat banyak, dan mereka ada di sekitar kita.
Kisah 1:8 Menyebut mereka dengan istilah orang yang ada di ujung Bumi. Sebagai pengikut Yesus yang sudah menerima Terang (Yesus), kita harus memancarkan terang bagi dunia yang masih dalam kegelapan. Mungkin tidak secara ekstrim dapat bersaksi dengan berani di depan umum, namun kita dapat menjadi saksi lewat cara hidup kita. Terang tidak bersuara, tapi indah dan baik untuk semua orang. Jadi kita harus jadi pengikut Yesus yang berdampak bagi orang lain. Kita tidak perlu bersedih kalau dunia marah karena kesaksian kita , akan tetapi kita harus bersedih jika dunia menghujat kita karena dosa yang kita lakukan! Menjadi pertanyaan, apakah orang di sekitar kita dapat melihat dan merasakan kasih Yesus terpancar dari hidup kita? (II Tesalonika 1:11,12).

RESPON MANUSIA/DUNIA
Milik Kepunyaan-Nya Menolak Yesus – Yohanes 1:11
Milik kepunyaan-Nya (Yesus) adalah bangsa Israel. Sampai sekarang secara umum, bangsa Israel masih menolak Yesus. Tetapi, suatu saat nanti mereka akan menangis dan meratap, menyesali penolakan mereka setelah mereka diingatkan Musa tentang kesalahan mereka, karena mereka telah Menolak Yesus, (Yohanes 5:45). Mereka akan bertobat di masa 3,5 tahun dan akan alami aniaya oleh Antikristus. Genap ucapan Yesus dalam Matius 24:13 “Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.”

Dan bagi orang-orang yang non Yahudi, kesempatan kita untuk bersaksi, waktunya sudah sangat singkat. Yaitu dari percaya kepada Yesus sampai kedatanganNya ke dua kali.

Gambar

kronologi-akhir-zaman-2

Kesempatan bagi orang non yahudi hanya sampai awal kedatangan antikris, sebab 3,5 tahun masa antikris adalah waktu bagi orang yahudi akan menerima Yesus lewat kesaksian Elia dan Musa. Waktu kita sangat pendek. Sebab itu setiap kita harus pakai waktu yang singkat ini untuk memancarkan Terang beritakan tentang Yesus entah lewat kesaksian mulut maupun lewat cara hidup kita.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s