PRINSIP-PRINSIP KERAJAAN (KERAJAAN ALLAH) – oleh Pdt. Hani Paulus (Ibadah Raya 1- Minggu, 9 April 2017)

APAKAH PRINSIP?

  • Prinsip adalah aturan tindakan atau tingkah laku yang diterima dan diakui.
  • Hukum atau kebenaran umum yang mendasar dan utama yang menjadi acuan pembuatan hukum-hukum lainnya
  • Doktrin fundamental / kebenaran yang mendasar dengan penerapan universal
    • Contoh : Hukum Gravitasi memiliki Prinsip-prinsip mengenai gaya tarik bumi. Dari ilmu Gravitasi ini muncullah Hukum-hukum Fisika lainnya, antara lain : Hukum Newton, Hukum Pascal, dll.
    • Contoh lainnya terdapat banyak sekali dalam Alkitab mengenai Prinsip, misalnya mengucap syukur dalam segala hal. Merupakan sebuah prinsip yang dapat kita pakai untuk situasi apapun. Melanggar prinsip-prinsip mendatangkan akibat yang fatal, cepat atau lambat.
  • PRINSIP seperti MERCUSUAR. Mercusuar sendiri berdiri kokoh ditengah badai dan angin kencang ditengah laut. Semua yang mendekatinya, tidak akan dapat memengaruhinya atau membuatnya berubah posisi. Ia teguh, seperti batu karang.

 

Ada beberapa pertanyaan penting yang perlu kita renungkan secara mendalam.

  1. Mengapa ada begitu banyak kebencian di dunia ini?
  2. Mengapa ada rasialisme di dunia ini?
  3. Mengapa harus ada perang dan apa manfaatnya?
  4. Mengapa manusia dalam setiap generasi mengejar kekuasaan sampai mengorbankan perdamaian ?
  5. Mengapa ada begitu banyak agama?Mengapa terjadi konflik antar agama?
  6. Mengapa kita tidak dapat saling mengasihi di bumi ini?
  7. Mengapa tidak ada satu agama saja yang baik untuk semua orang?
  8. Mengapa selalu terjadi ketegangan antara politik dan agama?
  9. Akankah tercipta kedamaian dan harmoni global di bumi ini ?
  10. Mengapa keberhasilan ilmiah dan intelektual manusia tidak mampu menyelesaikan masalah-masalah sosial, budaya dan agama?
  11. Apakah ada pengharapan bagi dunia kita?
  12. Bagaimanakah dengan masa depan anak-annak kita? Dunia macam apa yang mereka akan tinggali?
  13. Apakah yang saya dapat kerjakan untuk melakukan perubahan di dunia ini? Dst…

 

PELAJARAN PENTING

Dunia ini kacau? Manusia egois? Pemerintah tak berdaya? Dimana-mana ada permusuhan? Teknologi tidak mampu menyelesaikan masalah? Agama menjadi alat politik? Kesuraman?

 

SOLUSI

Solusinya harus kembali kepada Allah, kembali ke IDE awalnya Allah. Sebuah Konsep yang dibangun pada saat penciptaan. Sebuah Ide yang menyediakan tempat yang layak bagi kehidupan manusia yang berjumlah kurang lebih 7,5 Milyar saat ini.

 

MUSA, Seorang pejuang kebebasan dan mantan pangeran Mesir, pertama kali mencatat ide ini 3.500 tahun yang lalu dalam Kisah Penciptaan Langit, bumi serta segala isinya ( Kejadian 1,2). Sebuah ide yang sudah lama namun hilang. Lalu 2.000 tahun yang lalu, ide yang luar biasa ini diperkenalkan lagi oleh seorang guru muda dari sebuah desa di Galilea, YESUS.

 

Apakah IDE–NYA ALLAH ini?

Ide yang sederhana ini adalah tentang sebuah kerajaan (Kerajaan Allah). Namun apa yang ada dipikiran kita ketika kita berkata tentang sebuah Kerajaan? Raja yang Otoriter? Perang? Menaklukkan? Banyak istri dan selir? Dst…

 

Pemikiran kita tentang kerajaan sudah diwarnai sedemikian rupa oleh kisah-kisah dramatis yang diangkat oleh sutradara menjadi film untuk ditonton, sehingga yang kita lihat hanya sisi buruknya sebuah sistem kerajaan.

 

KERAJAAN ALLAH

Berbeda dengan Kerajaan Sorga yang diperkenalkan oleh Allah. Kita akan belajar tentang Konsep, Prinsip dan Sifat dari Kerajaan Sejati, yang asli, seperti yang diperkenalkan oleh Sang Pencipta. Konsep ini lebih baik dari agama,ideologi politik, sistem pemerintahan atau program sosial manapun.

 

Mari kita belajar tentang sebuah keunggulan dari Prinsip-Prinsip yang ditawarkan oleh Yesus kepada ahli-ahli agama, penganut Taurat pada saat itu.

Keunggulan Kerajaan Allah (diangkat dari berbagai sumber):

  1. Sumber

Agama                  :     Bersumber dari usaha manusia melakukan pencarian akan sesuatu yang telah hilang akibat ketidaktaan manusia kepada Tuhan.

Kerajaan Allah   :     Bersumber dari rencana dan kehendak-Nya untuk menghadirkan pemerintahanNya di bumi.

  1. Definisi

Agama                  :     Usaha manusia yang tersesat untuk menjangkau dan mencari Allah

Kerajaan Allah   :     Pemerintahan Allah yang berdaulat, yang diwujukan dalam pelaksanaan kehendak-Nya.

 

  1. Eksklusif vs inklusif

Agama                  :     Dibatasi dengan tembok-tembok eksklusifisme

Kerajaan Allah   :     Melintasi suku, ras, denominasi bahkan agama

 

  1. Religion vs Relationship

Agama                  :     Dipenuhi dengan RITUAL-RITUAL liturgis tanpa kehidupan

Kerajaan Allah   :     Dipenuhi oleh gaya hidup yang baru, gaya hidup seperti Yesus (up-in-out).

 

  1. Mesin vs Organik

Agama                  :     Berisi peraturan-peraturan yang kaku (legalistic), agar berkenan kepada Allah

Kerajaan Allah   :     Berisi kasih karunia dan kebenaran “People is our Business” (Yoh 1:16-17)

 

  1. Penghakiman vs Pemulihan

Agama                  :     Menyatakan kesalahan orang tanpa solusi tuntas

Kerajaan Allah   :     Membangkitkan orang yang bersalah untuk dipulihkan kembali kepada rencana Allah sehingga memperoleh solusi yang tuntas

  1. Kebutuhan Manusia vs Kehendak Allah

Agama                  :     Mengejar pemenuhan kebutuhan (“Bless Me Club” = Ego)

Kerajaan Allah   :     Mengejar kehendakNya (Mat 6:33)

 

  1. Meninggalkan Bumi vs Tanggung Jawab Bumi

Agama                  :     memusatkan perhatiannya semoga dapat masuk sorga, mempersiapkan manusia untuk melarikan diri dari bumi

Kerajaan Allah   :     Memusatkan perhatiannya untuk mendatangkan Pemerintahan dan kehendak Allah terjadi di bumi (Mat 6:10)

 

  1. Efek dan Akibat

Agama                  :     Kemunafikan, Ja-Im, berbeban berat

Kerajaan Allah   :     Komitmen, radikal, produktif dan berdampak. (Mat 13:19)

 

KERAJAAN ALLAH

Sebagai seorang Kristen (Pengikut jejak Kristus), kita jangan terjebak dengan menjalankan kepercayaan kita hanya sekedar rutinitas, formalitas dan tradisi belaka. Jika demikian, kita kelihatan seperti seorang Kristen namun tanpa Kristus ada didalam diri kita.

 

Tuhan menginginkan kita menjadi Kristen yang sejati, dimana Pribadi-Nya, Kerajaan dan Kebenaran-Nya, hadir didalam hidup dan pemikiran kita. Biarlah Allah berdaulat dan memerintah sepenuhnya hidup kita, mengubah kehidupan kita, serta memengaruhi orang lain sehingga bumi ini dipenuhi oleh kemuliaan Allah. Dengan demikian kita beroleh bagian penggenapan dari doa Bapa Kami yang diajarkan Yesus. Datanglah Kerjaan-Mu, jadilah kehendak-Mu, di bumi seperti di sorga. Amin

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s